[Vignette] Obat Penawar Galau

yh_324

Obat Penawar Galau

Written By Berly ©2016
• ᴥ •

| General | Comedy, Family, Hurt/Comfort |

Starring : Mark Lee, Mackenzie Lee (OC), Emerald Lee (OC),
Mentioned : Johnny Seo.

Read also : Hello, Long Time No See, Stranger | RAWR! | Please, Don’t Say Goodbye

I just own the plot! The OC’s belongs to Me and Airly! No plagiarism! Happy Reading!

.

“Hih, menggelikan.”

.

.

“Kak Emma, Kak Kenzie, sebelum pulang tolong belikan aku sebuah DVD film dong, untuk tugas sekolahku,” suara Mark yang sok manis bergema dari dalam ponsel Emma yang sengaja distel loud speaker.

“Film apa, Mark?” Emma menyahut, Kenzie menyimak.

“Film apa saja, Kak Emma, kalau bisa sih film update terbaru yang seru!”

“Ah, ya ya ya. Baiklah Mark, aku mengerti, akan kubelikan ya nanti! Dah~.”

“Makasih ya Kak Emma cantik, Dah~!”

Klik.

Makasih ya Kak Emma cantik.

Makasih untuk Kenzie, tidak? ‘Kan, Kenzie yang menyetir motor?

Cih. Dasar Mark, bocah penjilat. Batin Kenzie mencibir.

Dan akhirnya, di sinilah sekarang Mackenzie Lee berdiri, memandangi lampu-lampu menyala, toko-toko, dan pejalan kaki yang ramai berlalu lalang di pinggir jalanan sekitar pusat kota Myeongdong. Gadis itu benar-benar bosan, namun ia tetap memilih menurut ikut Emma, yang katanya ingin pergi ke Myeongdong untuk mencari beberapa DVD film—keperluan tugas Bahasa Inggrisnya Mark Lee—sebelum pulang ke rumah. Adik bontot-nya itu diberikan tugas oleh gurunya untuk me-riview sebuah film, katanya. Dan kebetulan Emma memang suka sekali mengoleksi berbagai DVD film, makanya Emma sangat antusias untuk mencarikan DVD film-film baru dan dengan senang hati membantu tugas Mark.

Tak ada yang ingin Kenzie lakukan sebenarnya di sini, tapi siapa tahu dengan ikut bersama Emma, gadis itu bisa me-refresh otaknya barang sedikit karena saking jenuhnya dengan tugas-tugas SMA-nya yang juga menumpuk belakangan.

Dirinya bahkan tengah dilanda kegalauan saat ini, perihal beberapa hari lalu saat Johnny Seo—cinta monyet pertamanya—datang ke rumahnya lagi setelah 6 tahun tak bertemu (Datang dari Chicago ke Seoul). Laki-laki itu bilang, ia tengah mengambil keputusan untuk melanjutkan pendidikan kuliahnya di Seoul—lebih tepatnya di kampus yang sama dengan kampus Emma. Dan katanya lagi, laki-laki itu sekarang tengah tinggal di sebuah apartemen bersama Mia—si kucing putih kembaran Miho!

Nah, ceritanya, tadi sore, saat Kenzie datang ke minimarket—tempat Emma biasa kerja paruh waktu—untuk menjemput Emma menggunakan motor beserta dua jas hujan seperti biasa (Karena sore tadi tengah hujan dan Emma minta dijemput Kenzie setelah jam kerjanya selesai), kebiasaan buruk Emma yang tak pernah mau repot-repot membawa payung di saat musim hujan tiba, dan terlalu sering menyusahkan Kenzie untuk selalu menjemputnya di minimarket setiap sore. Kebetulan minimarketnya dekat dengan kampus Emma, dan … secara tidak sengaja kedua netra Kenzie mendapati sosok Johnny Seo tengah berdiri di depan sebuah ruko kosong bersama beberapa teman kampus Johnny yang lain.

Memang sih, pada awalnya Kenzie bela-belain datang menjemput Emma sore tadi, supaya dirinya bisa melihat diam-diam sosok Johnny yang tengah pulang dari kampusnya. Dan keinginannya itu benar-benar sudah terwujud saat itu, tapi … yang mengganjal dan jadi masalah intinya kala itu adalah … bukan hanya Johnny yang dilihatnya, melainkan Johnny yang tengah mengobrol asyik berduaan bersama seseorang perempuan sebaya Johnny. Perempuan cantik bersurai cokelat gelap panjang dan senyuman yang menawan. Mereka berdua tertawa-tawa bersama di tengah hujan yang tak terlalu gerimis juga tak terlalu deras. Tiga kata yang ada di benak Kenzie kala melihat pemandangan itu.

Serasi dan romantis.

Tidak, tidak. Tentu Kenzie tidak mau mengganggu keasyikan perbincangan di antara keduanya dengan menyapa seorang Johnny Seo sore itu. Alhasil dirinya langsung saja melesat pergi menarik gas motornya, karena Emma juga sudah menepuk-nepuk pundak Kenzie kala itu—lantaran kakak sulungnya telah selesai memakai jas hujan dan sudah siap duduk di jok belakang motor—menandakan bahwa mereka berdua sudah bisa berjalan pulang saat itu juga.

Ya. Kenzie galau. Karena melihat pemandangan romantis yang membuat hatinya teriris. Hingga kini kegalauannya belum juga menghilang, menekan hatinya bersama kejenuhan yang kian membuncah.

Tak ada hal yang asyik, tak ada hal yang menarik. Apa yang harus Kenzie lakukan untuk menghilangkan semua perasaan galau, bosan, dan jenuhnya itu?

Ladies and gantelments! Please welcome… Theeeeee Rock!!! If you sssmeeeeeeeeel…. what The Rock is cooking……..

Sayup-sayup Kenzie mendengar suara riuh yang begitu berisik, berasal dari sebuah televisi berlayar besar di samping toko kaset beserta DVD film itu. Emma masih sibuk memilah-milih kaset di dalam toko kaset, jadi tak ada salahnya, ‘kan, kalau Kenzie melihat-lihat hal lain juga di sebelah toko? Dan suara riuh barusan memang benar-benar membuat seorang Mackenzie Lee penasaran. Dilihatnyalah sebuah acara gulat Internasional yang bertajuk WWE di dalam layar kaca televisi milik sebuah toko sport.

Ladies and gantelments! Please welcome too….. John Ceeeenaaaaaaaaa!” MC di dalam layar kaca televisi itu kembali bersuara menyambut penggulat lain, dan melantunlah sebuah lagu backsound yang asik saat John Cena datang. Membuat kepala Kenzie bergoyang-goyang menikmati alunan backsound-nya. Sontak, mata Kenzie pun mendadak berbinar-binar kala melihat wajah si penggulat negro yang bernama The Rock, dan lawannya yang bernama John Cena—yang tengah membuka bajunya.

Hey, The Rock is hot! And John Cena is very handsome! Pikir Kenzie dengan mata yang terus terpaku-terpukau pada layar televisi itu. Tanpa disadari oleh dirinya sendiri, Kenzie senyam-senyum, tertawa sendiri menyaksikan acara itu—lebih tepatnya tertawa karena menyaksikan kedua pria tampan dan hot itu bergulat ria.

.

.

Emerald Lee—atau Emma, kali ini tengah memasang wajah cemberut di kursi boncengan motor. Bagaimana tidak? Itu akibat ulah Mackenzie Lee yang tingkah kelakuannya jadi tidak singkron beberapa menit lalu. Hey? Bayangkan saja jika kalian menjadi seorang kakak pertama, dan memiliki seorang adik perempuan yang tak ada angin, tak ada petir, tak ada badai, tiba-tiba langsung tertarik menonton acara WWE dengan cara yang tidak elit—alias norak di tengah keramaian pejalan kaki Myeongdong. Mackenzie berdiri terpaku dengan kedua mata yang berbinar-binar di hadapan sebuah layar kaca televisi besar—yang sengaja dipajang dan dipertontonkan gratis dalam sebuah toko sport. Kalian tahu WWE? Ituloh, acara smackdown yang sangat terkenal di seluruh penjuru dunia penggila gulat!

Gila. Itulah satu kata yang kini menangkringi benak Emma terhadap Kenzie. Hello! Sejak kapan adik perempuannya yang manis, si penyayang kucing suka menontoni acara gulat semacam itu? Dan yang paling parah lagi adalah : Kenzie merengek pada Emma untuk langsung buru-buru masuk ke dalam toko sport tersebut, membujuknya agar membeli poster The Rock dan John Cena menggunakan uang Emma.

Uang Emma nyaris habis, lantaran poster-poster yang dibeli Kenzie mahal harganya. Satu posternya berharga 5000 Won. Dan Kenzie kini tengah senyum-senyum sendiri bahagia menenteng dua poster baru yang bertengger manis di lengannya. Poster The Rock dan John Cena!

Eiih, Emma benar-benar tak habis pikir, uangnya habis dipakai Kenzie hanya untuk membeli poster original orang-orang berotot yang hanya memakai celana dalam hitam dan bergaya toples. Hih, menggelikan. Batin Emma menggerutu.

Adik perempuannya sudah gila. Ya. Kenzie sudah gila.

“Sejak kapan kau tertarik pada WWE, Kenz?” tanya Emma di sela-sela mereka dalam perjalanan pulang.

“Mmm, sejak … tadi.” Kenzie terkekeh puas seraya menikmati angin malam yang kini benar-benar terasa menyejukkan hatinya.

“Aku tidak mau tahu, pokoknya ganti uangku!” tuntut Emma tak mau tahu.

“Ya ya ya Emerald Lee, aku akan menggantinya nanti!” sahut Kenzie seraya tersenyum lebar pada udara malam hari yang sejuk dan cerah ini, karena malam ini awan-awan sudah tidak menurunkan rintik hujan lagi, melainkan memperlihatkan kerlap-kerlip bintang yang indah di atas sana.

Setidaknya, Kenzie sudah tidak galau lagi, perihal Johnny. Berkat obat penawar galau yang adalah dua poster baru orang-orang berotot yang hot, macho, dan tampan, yang rencananya akan dipajang di kamarnya saat tiba di rumahnya nanti.

.

.

FIN

Poster baru milik Mackenzie Lee :

4696542-hq_john_cena-john-cena-29296127-953-1429 9f41b5dd9e61c50246bab7b9172d5b11

wkwkwkwk ngakak sampe tahun depan /ga

-Berly-

Advertisements

12 thoughts on “[Vignette] Obat Penawar Galau

  1. Tabahkan hati Emma ;;_;; wkwkwk
    serah dah ini apaan. aku ngakak bayangin muka Kenzi yang melongo depan layar besar di tengah pusat Myeongdong dan muka Emma yang cemberut, ketauan banget bikin malu. wkwkw XD
    /apaan sih ini nyampah ya/sudahlah/
    nice fic ber~ and keep writing! ^^9

    Liked by 1 person

    • Makasih banyak ly dah mau nyempetin komen di fic absurd ini awkwkwk…. Ya Kenzi mah gitu orangnya. Norak baru pertama kali liat WWE lol.
      Tapi jahat nih, masa ngekekin Kenzi yg lagi ngegalauin Johnny…….. lolzz
      U too keep writing ♡ ehehehhhhhh

      Liked by 1 person

  2. SEBENTARRRRR… KU MAU NGAKAKKKKKK BHAHAHAHAHAKKK XD
    dari sedih2an gara2 johnny terus tiba2 ke WWE doohhh… kirain bakalan apa obat penawarnya eh taunya dua lelaki macho yang cuma pake celana dalam doang wkwkwkwk
    tapi btw, kujuga suka nonton kaya ginian. tapi bukan smackdown sih.. kusukanya tinju.. tapi hari minggu nonton di tv one.. aaakkk seruuuu XD
    berarti obat penawar galau kita samaa yah?? /gak gitu juga des/
    aku jg pernah dong kaya kenzi. nonton acara motogp di layar lebar waktu lagi jalan2 ke BEC. terus teriak2 sendiri waktu terjadi susul menyusul pembalap. bhahahakkk.. makanya kungakak baca ff ini berasa inget diri sendiri yang malu2in XD

    Liked by 1 person

    • wkwkwk…… Kenzi mah emang gitu kak orangnya kalau sekalinya liat orang-orang berotot yang hot dan tampan /?/…
      Iya seruuuuu kan kak nonton orang gulat macem begituan tuh XD /lol/ asikasik ada temennya wkwkwk. Ih kok kita sama kak XD aku juga pernah kok nonton motogp terus teriak-teriak sendiri gak jelas waktu pembalapnya susul-menyusul, bhaaaaaaqqq…. lol banget kak Des XD yezhhh ku nggak sendirian berarti huwahhahahahhh.
      Makasih yhaaa kak Des dah mampir baca sama komen ❤

      Like

      • bhaaakk itu mah dirimu aja kayanya ber yg liat orang berotot gitu langsung melotot wkwkwk XD
        iyaaa, suka kalo liat lawannya udah bonyok2 kepayahan 😛
        wah masaaaa? dirimu penggemar motogp jg?? hehehe
        kalo km deket mah di sini, kita bakalan nonton gulat layar lebar sambil tereak2 berdua wkwkwk XD

        Liked by 1 person

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s