[Ficlet] Myth Series: MEDUSA

CeYuTgBUkAE_zJC

Medusa

With NCT`s Nakamoto Yuta and TWICE`s Myoui Mina

A slight!comedy, fantasy, school-life story rated by T in ficlet length

DISCLAIMER

This is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life. And every fake ones belong to their fake appearance. The incidents, and locations portrayed herein are fictitious, and any similarity to or identification with the location, name, character or history of any person, product or entity is entirely coincidental and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art without permission are totally restricted.

©2016 IRISH Art&Story All Rights Reserved

Medusa: known as snake-hair-bad-looking-evil-woman.

Related Myth: Samael

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

“Astaga, sungguh lucu!” entah, sudah berapa kali Yuta mengucapkan kalimat yang sama hari ini.

Pasalnya, kelasnya tengah heboh dengan sebuah film terbaru yang menceritakan tentang legenda. Dan sebagai seorang Nakamoto Yuta yang terkenal dengan kemaskulinannya seantero sekolah, film semacam ini tentu lawakan untuknya.

“Lihat? Kau tidak lihat bagaimana lucunya film itu?”

Oh, jangan lupa kalau mereka sekarang sedang membuka bioskop gratis di kelas. Bermodalkan sebuah laptop, layar proyektor, dan sepasang speaker, juga soft-file film yang tadi dihebohkan, seisi kelas agaknya begitu fokus pada layar proyektor, dan Yuta lah satu-satunya yang menganggap film itu lucu!

Bagaimana tidak, mereka tengah menonton film horor dengan Medusa sebagai pemeran utamanya. Medusa, ya, tentu kalian tahu Medusa bukan? Wanita yang dikatakan terkutuk dengan kepala dipenuhi ular sebagai rambutnya, yang akan mengubah kalian menjadi batu jika melihatnya?

“Menggelikan sekali, kalau Medusa itu benar-benar ada, pasti seisi sekolah ini sudah berubah jadi batu!” lagi-lagi Yuta berucap, tanpa peduli jika orang-orang terganggu karena celetukannya.

Oh, sebenarnya, hanya ada satu orang yang merasa terganggu. Sementara gadis-gadis lainnya merasa menonton bersama Yuta adalah sebuah kehormatan, anak-anak laki-laki kelas mereka menganggap menonton dengan celetukan Yuta adalah bahan tawa canda mereka, tapi tidak bagi seseorang.

Myoui Mina.

Sedari tadi, dia sudah melemparkan pandangan sengit yang tidak di sadari Yuta sama sekali. Ya memang aneh, kalau Yuta tidak sadar gadis secantik Mina sedari tadi curi-curi pandang ke arahnya.

“Yuta!” akhirnya Mina mencicit, tak tahan lantaran wajah Yuta sudah memerah, siap melontarkan kalimat lain untuk kemudian ditertawainya bersama murid lain.

“Ya?” Yuta menoleh, tampak mengerjap terkejut, nampaknya kesibukan mengomentari film tadi sudah membuatnya tidak sadar akan pandangan Mina padanya.

“Kita perlu bicara. Sekarang.” ujar Mina, bangkit dari kursinya, melangkah keluar kelas dengan membanting pintu cukup keras.

Terlongo, Yuta bahkan tak mengerti kenapa tiba-tiba seorang Myoui Mina—gadis paling angkuh di sekolah—ingin bicara padanya. Berdua saja.

Memilih tak ambil pusing, Yuta akhirnya melangkah keluar, mengikuti langkah Mina yang diam seribu bahasa. Sesampainya mereka di ruang kesehatan sekolah—satu-satunya ruangan yang dipastikan kosong saat pelajaran—Mina menghembuskan nafas panjang.

“Kau tahu tidak kau sangat berisik?” tanya Mina, berbalik menatap Yuta yang berdiri dengan tampang kebingungan.

“Kenapa? Ah, masalah film tadi?” Yuta mengulum senyum, menahan tawa, baginya Mina begitu lucu karena meributkan masalah film sampai bicara berdua saja seperti ini.

“Maaf, ayo kembali ke kelas, aku tak akan berisik lagi.” ujarnya diplomatis.

“Bukan itu masalahnya!” bentak Mina kesal.

“Lalu?” Yuta bertanya tak mengerti.

Mina menarik nafas panjang, untuk kemudian menghembuskannya kuat-kuat sebelum ia bicara.

“Kau bilang Medusa itu lucu!? Hah! Lihat siapa yang bicara sekarang! Kau tidak tahu bagaimana tersiksanya dikenal sebagai sosok jelek seperti itu huh? Belum lagi, rambut ular, oh astaga, memangnya ini jaman sebelum masehi?”

“Kau perlu tahu ya, Nakamoto Yuta, Medusa sudah tidak punya rambut seperti itu lagi!” Mina mengibaskan rambut panjangnya, sekon selanjutnya, Yuta mematung, pasalnya, rambut panjang itu berubah menjadi ular-ular kecil, persis seperti yang ada di film!

“K-Kau—”

“Kau tidak tahu apa gunanya salon? Teman-teman kecilku ini sejak tadi mengumpatmu, bodoh! Kau tidak tahu mereka juga tersiksa karena harus ikut bersekolah bersamaku?!”

“Dan kau bilang… seisi sekolah ini menjadi batu? Oh, jangan bercanda. Kau pikir aku ingin cari sensasi dan bersaing dengan selebritis kalau aku mengubah seisi sekolah ini menjadi batu?”

“Rasanya aku hanya perlu mengubahmu dan mulut menyebalkanmu saja jadi batu!”

Mina mengakhiri kemarahannya, mendorong tubuh Yuta cukup keras untuk menyingkir dari jalan keluar dari ruang kesehatan.

“Mina!” Mina menghentikan langkahnya saat suara Yuta terdengar.

Mina membalik tubuh, menatap Yuta yang masih ternganga.

“Kau Medusa?” tanya Yuta.

“Ya. Aku Medusa!” ujar Mina ketus, melanjutkan langkahnya untuk keluar dari ruang—

“Mina!”

“Apa?!” lagi-lagi Yuta memanggil, membuat Mina membentaknya cukup keras hingga Yuta sedikit terhuyung mundur.

“Apa lagi?” desak Mina karena Yuta tak lantas bicara.

Jemari Yuta menunjuk ke arah wajah Mina, membuat Mina menyernyit.

“Itu… masih ada ular.”

Mina menghembuskan nafas panjang. Bergerak berdiri di depan kaca jendela ruang kesehatan sementara tangannya sibuk merapikan rambutnya.

Ugh, lihat saja kau Nakamoto Yuta, aku akan benar-benar mengubahmu jadi batu.” Mina menggerutu, pasalnya, beberapa ekor ular sekarang bermunculan, benar-benar membuatnya kesal.

“M-Mina.” lagi-lagi Yuta berucap.

“Apa lagi sekarang?!” Mina hampir saja menjerit karena kesal.

Yuta kali ini memamerkan cengiran khas miliknya.

“Kau tetap cantik, tenang saja.”

FIN.

Cuap-cuap by IRISH:

AKHIRNYA! GOD! Setelah berbulan-bulan ngidam ngedebutin couple jepang ini. AKHIRNYA! Praise the Lord, bener-bener syukur alhamdulillah karena bisa ngebuat fanfiksi Yuta-Mina meskipun godaannya banyak sekali (diantaranya adalah mood sama Yuta ilang dan akhirnya fanfiksinya nama cast nya di find+replace, LOLOL)

Entah sampai kapan Yuta-Mina akan bertahan. Biarlah rambut-rambut ular Mina yang menjawab.

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

Advertisements

33 thoughts on “[Ficlet] Myth Series: MEDUSA

  1. Wkwk aku ketawa tawa sendiri bacanya wkwk,, sebenernya aku ga apal muka yuta kayak gimana soalnya pas di fire truck rambut yuta malah mirip sama medusa

    Kriting berdiri kayak kesengat listrik gitu ,, makanya sampe sekarang aku ga bisa inget muka yuta kaya gimana :v

    Like

  2. Anjir habis mewek2 baca series nya Jaehyun, seketika ngakak baca ini HAHA apaan coba si Yuta -_- Btw, aku masih ngebayangin loh kalo Mina jadi medusa, rambutnya berubah jadi ular gitu HAHA duh ini lucu banget sumvah 😀 Yuta juga gitu, bukannya takut, malah bilang kalo Mina tambah cantik -_- Heol, kalo gitu ntar rambutku aku ganti jadi ular deh biar Yuta seneng… (eh?)

    Kak Irish, sepertinya aku jatuh cinta sama ff mu ❤

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s