[NCTFFI Freelance] Into New World (Ficlet)

into new worldd

Judul : Into New World
Author: Miss Of Beat R
Cast : Kim Doyoung, OC
Genre : Fantasy
Length: Ficlet
Rating : General

Desclaimer : telah di publish di blog pribadi : kichiethain.wordpress.com

“Terakhir yang Doyoung ketahui adalah seharusnya dirinya mengikuti audisi Seoul Philharmonic Orchestra, tapi saat dalam perjalanan menggunakan kendaraan umum dan memasuki terowongan semua menjadi gelap dan—“

.

.

Dari celah daun yang menutupi, seberkas sinas matahari yang begitu menyengat, memaksa seorang pemuda bersurai jingga itu untuk membuka kedua matanya.

Doyoung-si pemuda itu kembali mengerjapkan matanya, mengartikan situasinya kembali saat ini. Terang dan hangat. Hanya itu yang bisa diartikan. Tambahan. Hijau. Iya, hijau. Warna hijau dari pohon pinus yang mengelilinginya begitu dominan di iris matanya.

Heran? Bingung? Itu juga hal yang Doyoung rasakan. Tunggu. Sesuatu yang empuk menjadi bantalan saat ia membuka matanya. Kepalanya mengadah ke atas, dan sesuatu yang lain ia dapat tangkap dalam penglihatannya. Bukan sesuatu. Tepatnya seorang gadis dengan dengan iris almond  bersurai cokelat terindah yang pernah ia lihat.

“Kau sudah bangun?” tanya gadis itu dengan lembut. Astaga, bahkan suaranya seperti lantunan dari alat musik harpa yang biasa ia dengar di kelas musik.

Doyoung mulai memaksa dirinya untuk bangun dari pangkuan gadis itu, berulang kali mengerjapkan matanya layaknya orang tolol memastikan orang yang di sampingnya itu nyata.

“Apa ada sesuatu di matamu?” tanya gadis itu polos. Doyoung hanya dapat menggelengkan kepalanya.

Gadis itu tersenyum dan mulai bangkit dari tempatnya, mengibaskan gaun medieval berwarna hijau jamrud dari sisa daun yang menempel. Setelah itu ia mengulurkan tangannya kepada Doyoung yang menatapnya dengan binar kekaguman.

Ayo, kita tak banyak waktu.” Doyoung mengerutkan keningnya tak mengerti, namun ajakan gadis itu sayang untuk ia tolak hingga akhirnya ia menerima uluran itu. Bahkan disaat kulit mereka saling bersentuhan, serasa ada sengatan listrik yang menyetrum ditubuhnya.

“Kita akan ke mana?” tanya Doyoung dimana ia berjalan bersama gadis itu yang saat ini memimpin tujuan mereka, memasuki hutan berisi deretan pohon pinus. Dilihat-lihat, hutan ini begitu tenang, bahkan suara burung berkicau pun tak ada, entah jika bukan siang hari seperti ini, pasti hanya kegelapan yang ada.

“Tentu saja menyelamatkan penduduk yang terkena wabah penyakit. Kau kan seorang anak Adam yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit dengan flute yang kau bawa itu. Setidaknya itu yang kudengar selama ini,” tutur gadis itu.

Pemuda itu lantas melihat tas hitam berisi alat musik yang disampirkan di sisi kanannya. “Tidak, kau pasti salah orang.” Doyoung mulai menarik diri dan mencari cara untuk menjelaskan. “Aku hanya manusia biasa, sama sepertimu.”

Astaga, apa aku salah memanggil seseorang?” guman gadis itu seraya memijit pelipisnya. “Hey, kau itu adalah anak Adam yang kami butuhkan. Dan tambahan informasi, aku bukan seorang manusia, aku adalah seorang Nimfa, mengerti?”

“Nimfa?” Doyoung kembali melihat gadis itu dari ujung kaki yang telanjang hingga ujung kepala diaman ada semacam tali melingkar di sana. “Apa itu Nimfa? Apa semacam hantu?” tanya pemuda itu seraya mengambil tiga langkah kebelakang.

“Jika hantu di dalam duniamu sama dengan Nimfa di duniaku, maka aku mengiyakannya,” tandas gadis itu.

Napas Doyoung seperti tersekat di ujung tenggorokan. Perlahan pemuda itu mencoba menyatukan satu persatu kepingan ingatannya yang sepertinya tercecer kemana-mana. Pertama, ia terbangun di tepi sungai dengan gadis cantik yang mengaku seorang Nimfa kepadanya. Lalu ia akan diajak menemui penduduk yang terkena wabah penyakit dan menyembuhkan mereka dengan flute yang ia bawa.

Apa dia sedang bermimpi?

Terakhir yang Doyoung ketahui adalah seharusnya dirinya mengikuti audisi Seoul Philharmonic Orchestra, tapi saat dalam perjalanan menggunakan kendaraan umum dan memasuki terowongan semua menjadi gelap dan—

“Astaga, apa ini surga?” tebak Doyoung. Si Gadis Nimfa itu ingin menjawab, tapi lelaki itu kembali menggelengkan kepala. “Tidak mungkin. Jika ini surga maka tidak mungkin ada penyakit. Apa ini di neraka? Tidak mungkin juga. Dosaku terlalu banyak dan tidak mungkin kondisi fisikku masih semempesona ini,” ucapnya memperhatikan seragam yang ia kenakan masih lengkap.

“Kau tahu, dari cerita yang kudengar tentang kau yang menyukai kesunyian justru berbanding terbalik dengan dirimu yang banyak bicara ini.” nilai gadis itu sambil membuka jalan yang tertutup oleh semak belukar.

“Kau juga, yang katanya seorang hantu, tapi lebih terlihat seperti bidadari,” celetuk Doyoung tak mau kalah.

“Ah benar. Aku memang bidadari. Iya itu lebih cocok denganku, ketimbang hantu yang sepertinya menyeramkan.”

“Tapi sungguh, aku bukanlah orang yang kau maksud. Aku tidak bisa menyembuhkan siapapun. Kau panggil saja dokter atau semacamnya.” Ucap Doyoung mencari solusi.

“Percayalah, jika bukan Aslan yang merekomendasikan untuk membawamu kemari, maka aku sudah membawa lusinan tabib terbaik di negeri ini,” balas si Nimfa dengan ketus. Gadis itu terus berjalan hingga membawa mereka keluar dari hutan. Ia berdiri di ujung tebing, menunggu Doyoung berada di sisinya.

Pemuda itu kembali mengerutkan kedua alisnya setelah Nimfa itu menyebut kata ‘Aslan’. Ia seperti pernah mendengar nama itu di suatu tempat. Namun di saat ia baru menyadari panorama yang berada di hadapannya maka perlahan Kim Dongyoung mulai mengerti di mana ia saat ini.

“Dan untuk pertanyaanmu tadi, maka dengan ini ku persembahkan. Selamat datang di Narnia.”

-Fin.

Advertisements

2 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Into New World (Ficlet)

  1. Maz Doyoung gimana rasanya dateng ke dunia Narnia? Duh pasti sungguh menakjubkan ya bakal ketemu banyak makhluk mitologi dan King Aslan hahaha. Bagus cerita fantasinya! 🙂 Keep writing yaa! ^^

    Like

  2. Mas Doyoungie open your rice kepedeannya nggk pernah ilang di manapun dan kapanpun ia berada wkwk. Seru bacanya, jarang-jarang nih aku baca ff fantasi cerita dongeng kayak gini. Semangat nulisnya 😉

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s