[Ficlet] Oops!

NCT-Hansol-Member-Profile-and-Facts

Oops!

story by ayshry

[NCT’s] Ji Hansol, [OC’s] Yoon Jooeun

AU!, Family, CreepyGAGAL/Ficlet/G

Disclaimer : Cast belong to God and the plot is Mine!

***

Sudah lebih dari tiga puluh menit seorang Yoon Jooeun berkutat dengan lembaran kertas di hadapannya. Beberapa buku berhalaman ratusan juga setia menemaninya yang sudah berkali-kali mengeluh akan tugas seabrek yang harus segera diselesaikan jika ia masih ingin tetap hidup esok hari—sang dosen pemberi tugas bak malaikat pencabut nyawa, omong-omong.

Di sampingnya, seorang pemuda bersurai kecoklatan duduk dengan manis sembari memperhatikan sang pujaan hati. Meski sesekali pemuda yang tengah dilanda kebosanan itu mengusili si gadis lantas cekikikan sendiri seperti orang tak waras.

“Kak Hansol! Daripada usil, mendingan sini bantuin bikin tugas saja!” Jooeun berdialog, menelengkan kelapa lantas menghadiahi si pemuda dengan tatapan sinis.

“Bikin tugasnya nanti saja deh, Joo. Katanya tadi mau main PES. Ayolah, aku ‘kan sudah jauh-jauh ke sini, jadi tinggalkan dulu tugasmu itu. Hitung-hitung sebagai refreshing lah, daripada kamu mumet gara-gara ngerjain tugas mulu.”

Jooeun terlihat bimbang; gadis itu menerawang sembari memikirkan pilihan yang tersedia: melanjutkan tugasnya yang entah kapan akan selesai atau mengiyakan ajakan Hansol yang menggiurkan.

“Ya? Ayolah, nanti aku bantuin deh bikin tugasnya. Tapi sekarang main dulu, yuk?”

Desahan kasar terdengar dari arah Jooeun sebelum gadis itu berkata, “Baiklah, ayuk!” Dan kemudian pena di genggamannya ia lempar sembarangan lantas berdiri; berjalan menuju kamar sang kakak—Junghan—dan kembali lagi dengan perangkat PES.

Hansol kegirangan; menyambut perangkat PES dengan senyuman menawan lalu ikut membantu si gadis menyambungkannya ke televisi yang berada di ruangan Jooeun.

“Kalau kalah jangan nangis ya, Kak?!”

***

BRAK!

“AH, KAK HANSOL CURANG!”

Suara stik PES yang beradu dengan lantai porselen disambung teriakan membahana dari Jooeun memenuhi rungu Hansol yang sedang tertawa penuh kemenangan. Setelahnya si gadis langsung berdiri, mengambil sebuah bantal dan menggebuk tubuh si pemuda berkali-kali tanpa ampun.

Yak! Berhenti memukuliku, Yoon Jooeun!” Hansol berteriak di sela-sela tawanya. Meskipun terdengar kesal, namun sejatinya pemuda itu amat bahagia lantaran bisa membuat Jooeun semarah itu kepadanya.

“Dasar Ji Hansol curang! Ugh!”

BUGH! 

Kali ini Jooeun memusatkan gebukan pada wajah tampan sang pemuda; memukulnya sekuat tenaga hingga ia terjerembab ke atas kasur lantas membekapnya dengan bantal tersebut.

“Huh, rasakan!”

Eummp, J-Joo, lepaskan, hmmp … t-tolong ini aku nggak bisa n-napas hmpp

Mendengar kalimat putus asa yang berasal dari bibir Hansol membuat tawa Jooeun semakin. Gadis itu menjadi sangat bersemangat menyiksa sang kekasih yang kini sibuk menggerakkan tubuhnya agar lekas terlepas dari siksaan. Seakan tak mau kalah, Jooeun beranjak; menduduki perut si pemuda dengan kaki yang berusaha mengapit tubuh besar itu agar tak terlalu banyak bergerak, ditambah lagi penekanan bantal di wajah Hansol semakin ia perkuat.

“Jooeun-ah, s-sudah, a-aku benar-benar nggak b-bisa n-napas ini!”

“Huh, siapa suruh bermain curang denganku. Rasakan! Anggap saja ini hukuman untukmu.”

“T-tapi aku … a-aku benar-benar ….”

Perkataan Hansol terhenti bersamaan dengan pergerakan yang tak terlihat lagi.

“Hei, kau menyerah, Kak?” tanya Jooeun di sela tawanya. “Ayo minta maaf dulu baru aku lepaskan.”

Hening. Jooeun tak mendapatkan jawaban apa-apa.

“Kak? Kak Hansol?”

Tiba-tiba rasa cemas menghinggapi sang gadis, terburu-buru diangkatnya bantal yang ia jadikan senjata untuk menghukum kekasihnya itu lantas melemparnya sembarangan.

“Kak Hansol?” Jooeun mengguncang tubuh besar yang kini tak menunjukkan pergerakan sama sekali. “Hei, Kak! Jangan menakutiku! Candaanmu nggak lucu, tau!”

Seonggok daging besar itu nyatanya masih tak memberikan respon apa-apa.

“Kak? Kau baik-baik saja, Kak?” Jooeun perlahan turun dari atas tubuh Hansol, mendekatkan kepalanya ke dada sang pemuda lantas berdiam untuk beberapa saat.

“Nah? Kok nggak ada detak jantungnya sih?” Jooeun bermonolog. “Kak, jangan bilang kau sudah—“

“Jooeun-ah, kau melihat PES-ku?”

Suara berat milik sang kakak menguar dari bilik pintu. Jooeun menoleh; mendapati seorang pemuda bersurai panjang yang berdiri di sana sembari mengamatinya seksama.

“O-oh, Kak Jung, ini PES-nya aku pakai, hehe.”

“Eh, ada Hansol ya? Ya sudah pakai saja dulu, nanti kembalikan ya kalau sudah selesai.” Junghan melemparkan senyum lantas berbalik.

“Eh, Kak!” panggil Jooeun tiba-tiba.

“Ya?”

“Hmm, tadi ‘kan aku sedang bermain bersama Hansol, tapi dia curang jadinya aku bekap pakai bantal …”

“Oh, pantas saja kalian berdua berada di kasur, kukira kalian—“

“Tapi sepertinya aku tak sengaja membuatnya kehabisan napas, Kak.”

“Ooh begitu—APA?!”

Jooeun menyengir. “Kak Hansol, dia … sepertinya dia mati deh, Kak,  hehe.”

-Fin.

Kripikripikripikripikripi ah entahlah.

Mbaay khilap Gusti.

Mbaay teracuni zaiko-nya kadon dan kaber.

Bhay ah~

-mbaay.

Advertisements

16 thoughts on “[Ficlet] Oops!

  1. Ehh kak, duhhh kok kasian ama Hansol yakk…. Dibekep pake bantal ampe coid… Wahwahwah… Dan si Jooeun nya juga kok ya nggak ada sara bersalahnya juga sih??? Aaahhh itu kamu udah ngebunuh pacar mu lohh, Joo!

    Like

  2. Ehh kak, duhhh kok kasian ama Hansol yakk…. Dibekep pake bantal ampe coid… Wahwahwah… Dan si Jooeun nya juga kok ya nggak ada rasa bersalahnya juga sih??? Aaahhh itu kamu udah ngebunuh pacar mu lohh, Joo!

    Liked by 1 person

  3. ANJAAAAAAAAAAYYYYYYYY

    MATEK ROMANTIS CIEEEEEE ASOY BERSAHAJA BANGET SIH MAZ HANSOL MATINYA AHAAAAAAY

    btw ini lebih kripi dari hal terkripi di dunia. Anggep ae kalo kripi biasa itu kripik goreng, nah ini kripinya udah sampe gosong begitu BHAAAKS. sumpah ini pasti ulah mbaay yang membuat mbajoo menjadi saiko periang seperti ini yakan? jawab aku atau besok malam mendapat santetan dari simbah!

    HUWEEEEEEEEEEE kenapa aku bacanya sambil ngakak sih serius kak aku sambil ngakak bacanya wakakaka, bukannya malah sedih menggeliat di tanah ngeliat juragan risol mati karena ulah kekasih sendiri hiks tolong aku……………………….aku justru kesenengan sih liat dia mati gitu WAKAKAKAKAKAKAKA! WAHAI SEO JOHNNY, DENDAMMU SUDAH TERBALASKAN, JOHN! BERBAHAGIALAH WAHAI PEMUDA SEO!!!!! MUNGKIN INI SAATNYA, AKU AKAN MEMBUAT YUTA MATI ROMANTIS SEPERTI INI HAHAHAHAHA TUNGGU SAJA!!!!

    Liked by 1 person

    • KADOOOON MBAAY GAKUKU MEMBALAS KOMENAN KAMU INI LOH MABOK DULUAN NGELIAT RENTETAN HURUF YG PANJANGNYA SUDAH MENYAMAI EKOR KUDA /ga/

      Ah ini juga berkat kadon dan akber yg sudah meracuni viruz zaiko /tapi mbajoo milih zaiko zaiko manis menggigit biar beda dongs/

      Ah ah sudahlah mbaay gatau mo bilang apa lagi bahaha selamat malem mas jhonny /GA/

      Liked by 1 person

  4. Bang Hansol mati ya? Siapa suruh pacaran sama cewe psiko :v/ mending sama aku aja bang :v/ Udah gitu si Jooeun ketawa kriuk padahal udah ngebunuh orang :D. Keren-keren, ditunggu pembunuhan selanjutnya :v

    Liked by 1 person

  5. MBAAY! POKOKE MBAAY MEMBUAT BER TIDAK TAHAN UNTUK SEGERA MENISTAKAN TEN DENGAN CARA ROMANTIS SEPERTI TEKHNIK MBA JOO KEPADA MAZ HANSOL! BHAK! :V tengs mbaay, aku mau nyulik mas Jeonghannya ajadeh /dikeplak/

    Liked by 1 person

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s