[Ficlet] Myth Series: MERMAID [2]

12479229_215667058793919_65524045_n

   MERMAID [2]  

  NCT`s Jaehyun & Red Velvet`s Yeri 

  fantasy, sad, slice of life story rated by T served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Mermaid: cursed creatures in blessing way, beautiful, but deadly.


Reading list:

〉〉 SamaelMedusaMermaidElfDraculaWerewolvesPhoenixDracula [2]Medusa [2]Werewolves [2]Phoenix [2]  〈〈

 Mermaid [2]  

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author`s Eyes…

Yeri tidak ingin keluar dari rumah. Bayangan pemuda berparas sempurna yang tempo hari diingatnya muncul dalam air dengan wujud mermaid sungguh membuat Yeri takut. Tapi, ia juga bosan terjebak di rumah, tanpa bisa melakukan apa-apa.

Ada hal yang lebih membuat Yeri merasa takut, eksistensi pemuda bernama Jaehyun itu. Kalau benar, pemuda itu adalah seorang mermaid, itu artinya Yeri tidak bisa seenaknya menangis di tepi pantai lagi.

Bayangan kesendirian segera menyergap Yeri, membuatnya terpaksa harus menarik dan menghembuskan nafas panjang—hal yang seringkali dilarang oleh mendiang ibunya—sebelum akhirnya gadis itu menatap ke luar jendela kamarnya, memandang hamparan biru yang memanggil di luar sana.

Yeri kemudian menggulirkan roda kursinya, perlahan, mendekati jendela, ingin melihat panorama indah di luar sana yang bisa membuang sedikit kekhawatiran juga beban yang selalu hinggap di benaknya.

Ingatan tentang kecelakaan yang menimpanya juga mendiang ibunya beberapa bulan lalu kini tak lagi bisa membayangi.

Membuat Yeri ingin mengumpat diri sendiri lantaran menjadi satu-satunya yang selamat dalam kecelakaan maut yang sudah merenggut nyawa orang-orang yang paling ia cintai, ibu dan kakaknya, sementara ia tak lagi bisa ingat kejadian mengerikan itu.

Tanpa sadar, likuid bening lagi-lagi menerobos pertahanan Yeri, membuatnya terisak dengan menyedihkan dan bahkan tak lagi malu jika seseorang mungkin melihatnya—

“Jadi kau sekarang lebih suka menangis di dalam kamar, ya.”

—menangis.

Yeri terkejut bukan kepalang, segera diusapnya air mata yang sempat membasahi wajah sebelum gadis Kim itu menolehkan pandang.

“K-Kenapa kau ada di sini?” tanyanya terkejut, pemuda berparas sempurna yang tadi sempat ia pikirkan sekarang sudah berdiri di luar jendela, menyandarkan diri dengan santai di dinding kayu yang jadi penahan rumah sang gadis.

“Melihatmu menangis.” Jaehyun menjawab dengan tenang.

Yeri terdiam sejenak, sebelum sekon selanjutnya ia sadar, ia tidak seharusnya melupakan kejadian mengerikan itu jika saja tempo hari ia tidak tenggelam.

“Apa yang sudah kau lakukan?” Yeri akhirnya bertanya.

“Apa?” Jaehyun menatap dengan alis terangkat.

“Kenapa aku tidak bisa mengingatnya? Kenapa aku tidak bisa ingat kecelakaan yang sudah menimpaku?” tanya Yeri dengan nada menuntut.

Jaehyun kini terdiam, ditatapnya sepasang bola mata yang berkaca-kaca di hadapannya sebelum ia menghela nafas panjang dan lantas berucap.

“Banyak orang percaya, kalau mermaid adalah pembawa bencana, pembawa kesedihan. Kau tahu sendiri aku tidak membawa kesedihan bukan?” bukannya menjawab pertanyaan Yeri, Jaehyun malah berkelakar sendiri.

Cukup lama Yeri terdiam, ingin mengiyakan, tentang mitos yang orang-orang percaya tentang bencana, kematian, kesedihan, yang kerapkali dibawa oleh para mermaid saat mereka muncul.

“Kami sebenarnya membawa pergi kesedihan, seperti yang kulakukan padamu.” Jaehyun lagi-lagi bertutur, seolah tak memberi Yeri kesempatan untuk berpikir jernih, ia lantas melangkah mendekati sang gadis.

“Saat di dalam air, bukankah rasa sakit karena kehilangan kaki yang membuatmu menderita bisa hilang?” tanyanya lembut, membius Yeri dalam kebisuan yang berangsur-angsur mendominasi.

Keduanya kini terdiam, hanya suara gelungan ombak dan angin yang terdengar, sementara Yeri masih menatap sang pemuda dalam diam.

“Kenapa? Kenapa kau membawa rasa sedihku pergi? Aku tidak ingin melupakan rasa sedihku, aku tidak ingin lupa alasan yang membuatku menderita. Aku bahkan … merasa diriku begitu bodoh dan tidak tahu malu karena sudah melupakan kejadian itu. Aku—”

Ucapan Yeri terhenti kala telunjuk Jaehyun bersarang di bibirnya. Ditatapnya sang gadis dengan tatapan sendu.

“Apa kau ingin mengingatnya lagi?” tanya Jaehyun sejurus kemudian.

“Ya …” lirih Yeri.

Kedua tangan Jaehyun kini bergerak menangkup kedua pipi Yeri, menatap sang gadis tepat di kedua manik mata sebelum berangsur-angsur, tatapan Yeri membulat, terkejut bukan kepalang saat kilasan kejadian menyakitkan itu tiba-tiba saja datang bertubi-tubi dalam benaknya.

Menghancurkan pertahanan yang sempat diciptakan Yeri tadi, membuatnya kembali menangis tersedu-sedu. Dengan tangan yang gemetar, Yeri menjauhkan kedua tangan Jaehyun darinya, melepaskan kontak fisik yang tadi sempat tercipta.

“Bagaimana bisa? Bagaimana kau bisa menunjukkannya padaku?” tanya Yeri dengan suara bergetar.

Jaehyun tersenyum lembut. “Apa kau tahu alasan yang membuat nyanyian mermaid selalu terdengar menyedihkan dan menyayat hati?” tanyanya.

“Kenapa? Karena kalian—” lagi-lagi Yeri terhenti, disadarinya sebuah fakta yang selama ini disalah artikan oleh manusia.

“Kesedihan yang kalian bawa pergi dari manusia … apa mungkin …”

Jaehyun mengangguk. “Kami yang membawanya, menjadikan kesedihan itu bagian dari memori kami. Manusia tidak harus merasa sedih lagi, karena kami, para mermaid, yang akan merasa sedih atas kenangan buruk mereka.”

“Jadi … ingatanku … kau yang membawanya?”

“Ya, Yeri-ah … Bukankah sudah kukatakan, kau boleh memanggilku jika ingin menangis lagi? Aku tidak keberatan untuk datang dan menunjukkan kenanganmu saat kau ingin.”

Yeri kini terdiam. Ditatapnya paras sempurna tersebut tanpa sanggup berkata-kata. Sementara air mata yang tadi sempat membasahi wajahnya kini mengering karena angin, entah mengapa, ia merasa iba pada sosok sempurna ini.

“Apa kalian tidak lelah?” tanya Yeri kemudian.

“Membawa semua kesedihan? Tidak, kesedihan … memang jadi kutukan bagi kami.”

“Lalu … bagaimana kalian bisa bahagia jika semua kenangan buruk ada pada kalian?” tanya Yeri lagi.

Jaehyun menghela nafas panjang. “Kami selalu hidup sendiri, mengabaikan satu sama lain. Membawa kesedihan yang sudah kami renggut, sebelum akhirnya mati karena kenangan buruk itu sendiri.”

“Tidak ada yang ingin membagi kebahagiaan mereka, Yeri-ah. Tidak ada yang ingin kehilangan kebahagiaan, walaupun sedikit.”

Lagi-lagi, penuturan Jaehyun berhasil membuat kabut bening menutupi pandangan Yeri. “Jadi … kalian akan mati karena kesedihan?”

Sebuah anggukan Jaehyun berikan sebagai jawaban.

“Kalau begitu, aku akan menemanimu, menciptakan kebahagiaan, agar kau tidak mati karena kesedihan.” tutur Yeri.

“Apa?” Jaehyun menatap tidak mengerti.

“Bukankah kau juga ingin bahagia?”

“Tapi … kenapa? Kenapa kau ingin membantuku?” tanya Jaehyun.

“Anggap saja … ucapan terima kasihku, karena kau sudah mengurangi rasa sakit yang aku rasakan.”

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

Aku merasa hina karena setelah bikin dua series lawakan, kemudian muncul lagi dua series yang membutuhkan perasaan. Kamvretos, akibat kebeningan Jaehyun di ensiti laif diriku tergoda buat bikin dedek Jaehyun dalam bentuk ikan /kemudian dikemplang/ dan ya, nanti lah biarkan dedek Jaehyun muncul di series tiga dengan bentuk ikannya. LOLOL.

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

Advertisements

35 thoughts on “[Ficlet] Myth Series: MERMAID [2]

  1. Iyeye :v Abang Jaehyun si ikan patin muncul sama Kak Yeri :v, mewek-mewek lagi nih ceritanya kak? Sore dingin ditemani secangkir kopi dan ff sendu kak Irish pas banget dah, bikin baper 😖. Ada series ketiga? Dendeng aku gak sabar lagi 😣 kak aku mau nanya lagi, Elf kapan ya? Aku pengen banget tu ff naik lagi ke permukaan :v rindu sama bang Ten si penjaga hutan :v , ditunggu kisah selanjutnya😘

    Like

  2. Mampus lu lel baca ginian malem2 /dateng2 nyumpahin diri sendiri mampus/
    KYAAAAA KAK RISH SETELAH SEKIAN LAMA AKU PENASARAN DENGAN KELANJUTAN KISAH MYTH YANG INI MAYGAT MAYGAT MAYGAT HUUUUAAAAA AKU BENER BAYANGIN TATAPAN SAYU JAEHYUN PAS UDAH NGOMONGIN NYANYIAN MERMAID ADUHAI /tapi yg terbesit malah lirik I’m with you ~ /gagal baper
    Ini kayaknya bakal panjang deh kak kalo diterusin pengembaraan jaehyun mjd seorang ikan, kaya Siren Lament (ga ngerti tulisannya bikos ga ngikutin webtoonnya)
    Uwwww sori juga kak aku blm baca yg sebelumnya kaya medusa sama phoenix itu karena abis UAS aku lelah liat tulisan /bodo amat kenapa malah curhat
    Pokoknya aku suka banget sama kisah ini, menurutku ini yg paling mbaperin selain persahabatan mark umji

    Like

    • Buakakakka Lel dirimu kok sempet aja baca ini XD wkwkkwkkwkw padahal diriku baru ada kuota buat balesin komennya /durhaka/ XD wkwkwkwkwkw ADUH AKU JUGA BAYANGIN NYANYIAN SI MAS JAE INI YA PAS DIA NYANYI ITU XD XD XD XD /KEMUDIAN STRES BERSAMA/
      Sirens Lament emang konsepnya berduyung-duyungan juga XD sayang sekali cerita jaehyun nanti sad ending yak XD wklwkwkwkkw

      Liked by 1 person

  3. MAS JAEHHHHHYYYYEEEEOOOOONNNNN,,,,, SINI MAS SINII…. AKU BUTUH KAMU JUGA MASSSSS…. AKU BUTUH KAMU BUAT MENGHAPUS KESEDIHAN INI JUGA MASSSSS……..
    Kak IRISH, aku bacanya sedih kak… Hahaha baperan sihh nih orang-aku- ..

    Like

  4. “Kami selalu hidup sendiri, mengabaikan satu sama lain. Membawa kesedihan yang sudah kami renggut, sebelum akhirnya mati karena kenangan buruk itu sendiri.”

    Aku baperrr, aku baperr, aku baper Iris /lalunangis di pundak Jae/

    Like

  5. AHHHHHHHH AKHIRNYA KAMU KEMBALI, DE IRISH! AKU SENANG SEKALIIIII~
    bentuk ketiga dalam bentuk ikan??? berarti ada lagi dong abis ini? WOAHHHHH DAEBAK! *hebohbener* -_-
    makasih banget yaaa aku suka sama ffnya *bawapulangjaehyunkerumahku*

    Like

  6. Eaaa Yeri nangis-nangisan ditemani Jaehyun di jendela/?
    WAAAH
    Datang-datang ternyata disuguhi fakta tentang mermaid yang bikin kusedih banget 😥
    Mereka membawa kesedihan manusia
    Dan emang fakta banget kalo ngga ada yang mau kehilangan kebahagiaan
    Maunya pasti ngehilangin kesedihan
    /baper

    Dari cuap-cuap sih bakal ada yang ketiga nih wkwk
    Ditunggu kak :3

    Like

    • XD iya bener banget itu, gak ada kan manusia yang mau berbagi kebahagiaan XD tapi kalo kesedihan sih banyak XD wkwkwkwkkwkw thanks yaa udah mampirr

      Like

  7. akhirnya ada juga cerita yang bikin baper ria di malam yang dinginnya menusuk ini(?) aww!! kopel kesayangan ane :’) bener nih ada series ketiga??!! >< ditunggu kak irish :*

    Like

  8. Ini tuh kak irish ngelawak toh😂😂?? Wkwwkwkw, padahal diceritanya ngga ada yg ngelawak. Tapi idenya yang bikin ngelawakk, bayanganku jaehyun setengah ikan tuna. Di jual mahal, wkwkw:’v ngelawak kok ceritanya sedih amat kak? Jadi pengen ketawa lagi:’v wkwkwkwk. Kasihan amat mas Jaehyun😂😂 pokoknya kece abis lahh kak ceritanyaa, kompor gass,wkwk. Btw semangat nulisnya kakk🙌🙌

    Like

  9. baper, baper😂 mudah”an yeri bisa bikin jaehyun gk sedih deh supaya jae gak mati sia”.
    Kan mayan jual ikan ganteng di pasar, kan,kan? hasilnya bisa dipake buat beli album oppa :v /di ajak ngopi massal/

    Like

  10. Huwaaaa baper :” Si Jaehyun ku ya allah naas sekali hidupmu nak :” Sini sama Mama :” Aduh kak Irish, tanggung jawab ih, aku baper tau :” Nyesek pas tahu kalo kehidupan mermaid ternyata kayak gitu huhuhu, harus menanggung kesedihan, sakit hati, dan air mata manusia :” Ya ampun gak tau nih mau ngomong apa, tapi jujur aku suka banget sama series ini huwaaaaa :”

    Oh iya, entah kenapa aku suka loh sama pairing ini. Secara aku juga suka banget sama Yeri, eh kebetulan dipasangin sama mas Jaehyun yang manis-manis pemalu apala-apalah HIHI, jadinya aku bisa menghayati (apaan sih –“)

    Aku suka kak sama ff mu, aku lanjutin baca series yang lain ya, mumpung ada kuota & mumpung gurunya gak tau 😀 (Btw, aku curi2 kesempatan baca ff pas lagi pelajaran fisika HAHA)

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s