[Ficlet] Myth Series: ELF [2]

tumblr_o4obn1NOWO1v89783o1_1280

   ELF [2]  

  NCT`s Ten & IOI`s Yoojung 

   slight IOI Doyeon  

  slight!comedy, fantasy, school-life story rated by T served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Elf: magical creatures living in the forest with an eternal life.

Reading list:

〉〉 SamaelMedusaMermaidElfDraculaWerewolvesPhoenixDracula [2]Medusa [2]Werewolves [2]Phoenix [2]Mermaid [2] 〈〈

 Elf  [2]  

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author`s Eyes…

“Yoojung-ah! Kau dengar aku, tidak?” jantung Yoojung hampir saja melompat keluar dari persinggahan kala dengan tidak tahu dirinya Doyeon bertanya menggunakan nada tinggi tepat di telinga gadis tersebut.

“Iya, iya! Aku dengar!” Yoojung membentak.

Ditatapnya Doyeon yang sekarang melipat kedua tangan di depan dada, sepertinya, Doyeon sedang benar-benar kesal.

“Jadi, apa Taeil seburuk itu?” Yoojung memulai konversasi, seingatnya tadi, Doyeon sedang bercerita padanya tentang bagaimana Taeil bisa tiba-tiba saja muncul di depan rumahnya, dengan tambahan, membawanya berlari dari Doyoung.

Tentu saja Yoojung sekarang tidak mengerti apa yang jadi sumber kekesalan Doyeon, Taeil yang muncul tiba-tiba, atau amukan Doyoung saat ia pulang nanti.

“Lagipula, dia itu lucu sekali! Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba saja datang ke rumah. Bisa-bisa aku kan habis dimarahi oleh Doyoung!” Doyeon berkelakar.

Sekarang, alis Yoojung berkerut bingung.

“Doyeon-ah, sebenarnya, yang membuatmu ini kesal, kakakmu atau Taeil?” tanyanya tidak mengerti.

Doyeon menatap sahabatnya dengan ekspresi paling kesal. Seolah pertanyaan Yoojung adalah pertanyaan paling konyol yang tidak perlu dijawabnya.

“Keduanya, sekarang, kau juga membuatku kesal!” ujar Doyeon berhasil membuat Yoojung terlongo.

“Apa salahku?” tanya Yoojung dengan ekspresi tidak berdosa.

Melihat bagaimana Doyeon meninggalkannya tanpa bicara apapun, Yoojung juga tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Pasalnya, Doyeon tidak pernah terlihat sekesal ini sebelumnya.

“Apa-apaan Doyeon itu … semalam dia kesal padaku karena aku tidak mengangkat telepon. Sekarang, dia kesal pada kakaknya dan Taeil, tapi aku yang jadi sasaran. Memangnya apa salahku?” Yoojung menggerutu, bibir gadis mungil itu lantas mengerucut menahan kesal.

Tentu saja ia juga kesal karena kemarahan membabi-buta Doyeon padanya.

“Mungkin dia kesal karena kau sedari tadi melamun.” sebuah suara berucap menyahuti omelan Yoojung.

Sang gadis Choi lantas mendengus. “Memangnya apa salahnya melamun? Melamun juga hak asasi manusia.” ujarnya membalas.

“Entahlah, memangnya kenapa kau melamun? Apa kau masih penasaran padaku?”

Baru saja Yoojung akan buka mulut, ia terhenti, dengan terlongo ia memutar pandangan, seperti sebuah déjà vu, saat ia bicara sendirian sementara ia yakin jika telinganya mendengar seseorang menyahuti, gadis itu sampai memandang atap gedung tempatnya bernaung sekarang.

“Wah, aku pasti terlalu banyak mendengar ocehan Doyeon …” ujarnya, memilih menggeleng kuat-kuat guna menghapus imajinasi tentang suara familiar sosok yang ia temui tempo hari.

“Aku tidak tahu kalau tempat manusia seperti ini, tidak rugi juga aku mengikutimu.” lagi-lagi suara yang sama.

Sekarang, Yoojung dengan hati-hati menatap tiap sudut yang dirasanya bisa dijadikan tempat bagi seseorang untuk bersembunyi sebelum seseorang lagi-lagi mengejutkannya dengan tepukan di bahu.

“Tidak! Berhenti menakutiku!” refleks Yoojung mencekal lengan sosok yang baru saja menepuk bahunya.

Gadis itu menoleh cepat, menatap pemuda yang sekarang terlongo lantaran kontak fisik yang baru saja tercipta antara dirinya dan seorang gadis manusia.

“Bagaimana kau bisa muncul seenaknya? Kata Doyeon, elf itu pasti ada di hutan, apa kau elf versi terbaru? Sampai bisa seenaknya muncul di sekolah?” tuntut Yoojung mengabaikan ekspresi terkejut pemuda di hadapannya.

Sang pemuda—Ten—menatap Yoojung kaku sebelum ia berucap ringan.

“Kami bisa muncul dimanapun, asalkan ada tumbuhan.” ujarnya, tidak dengan nada penuh percaya diri yang tadi ia gunakan saat menggoda Yoojung, kini, kekesalan gadis mungil itu malah mendominasi.

“Nah, berarti kau pasti elf versi terbaru. Aku sudah mencari tentang elf di internet. Mereka bilang elf itu hanya ada di hutan!” Yoojung berucap, satu tangannya kini bergerak menyentuh beberapa bagian tubuh Ten dengan santai—tanpa peduli ekspresi Ten yang sekarang makin kaku.

“A-Aku bisa muncul asal ada tumbuhan, Yoojung.” tuturnya.

“Tidak mungkin. Dan juga, dari internet aku tahu elf itu bagian dari hutan, jadi mereka tidak mungkin berbentuk sepertimu, tahu! Jangan-jangan kau itu thumbelina!” sentak Yoojung.

Ten menatap gadis di depannya dengan berbagai macam ekspresi, sebelum akhirnya ia berucap. “Siapa itu thumbelina? Dan … siapa internet?” tanyanya.

Yoojung menggigit bibir lantaran menahan kesal. “Thumbelina itu adalah gadis cantik yang ukurannya hanya sebesar ibu jari!” Yoojung lantas memamerkan jari mungilnya di depan wajah Ten, “dan internet itu kecanggihan zaman sekarang.” sambungnya.

Ten menyernyit. Dua istilah yang begitu mudah diucapkan Yoojung sekarang justru sangat baru baginya.

“Yoojung, kurasa … thumbelina itu hanya sebuah dongeng.”

“Wah, tidak mungkin! Kalau thumbelina dongeng, berarti elf juga dongeng.” bantah Yoojung tidak terima.

Berusaha santai menghadapi gadis mungil yang sekarang memojokkannya, Ten lantas kembali berucap. “Kalau kau percaya thumbelina ada, tidak apa-apa. Aku bisa mengubahmu menjadi thumbelina, cantik, dan berukuran sekecil ibu jari. Kau mau?” tawar Ten serta-merta membuat Yoojung mematung.

“Kenapa mau mengubahku?” tanyanya ternganga.

“Kau bilang, thumbelina ada. Kau tidak percaya padaku bukan? Thumbelina hanya sebuah dongeng. Kecuali kalau kau tidak keberatan untuk jadi thumbelina pertama.”

Ya! Kau gila huh!?” hampir saja Yoojung menjerit karena takut sekaligus tidak percaya. Sekarang, kekesalannya pada Doyeon dan sikap anehnya malah berujung pada luapan emosi pada Ten.

“Aku tidak gila, Yoojung. Dan … kalau kau tidak keberatan, apa kau … bisa sedikit menjauh dariku?” pertanyaan Ten membuat Yoojung tersadar.

Oh, demi Tuhan. Ingatkan Yoojung untuk tidak melompat dari gedung sekolah karena sekarang ia sadar ia sudah melakukan hal yang sangat memalukan!

Bagaimana bisa ia tidak sadar kalau sedari tadi ia mengurung Ten dengan kedua lengan pendeknya di tembok? Membuat pemuda itu dengan pasrah mendengar semua amukannya sementara ia sendiri teramat santai mengurung sang pemuda layaknya adegan romantis dalam film?

“Aku sepertinya mengganggu kalian berdua.” sebuah suara lagi-lagi masuk dalam pendengaran Yoojung.

Dialihkannya pandangan dengan menahan malu, dan pandangannya sekarang bertemu dengan sosok Moon Taeil, yang berdiri tak jauh dari mereka, menatap dengan senyum di wajah.

“Taeil! Oh! Sungguh! Aku bisa—”

“Santai saja, Yoojung-ah. Anggap saja aku tidak melihat apapun.” ujar Taeil, mengangkat bahu acuh sebelum ia melangkah pergi.

“Ini semua karenamu!” Yoojung menunjuk Ten dengan penuh amarah.

“Kenapa jadi salahku?” tanya Ten membuat Yoojung teringat pada pertanyaannya pada Doyeon tadi.

Mengapa keadaan sekarang jadi berbalik?

“Tunggu, bukankah elf tidak bisa dilihat oleh manusia? Dulu, Doyeon juga tidak melihatmu, tapi kenapa Taeil bisa melihatmu? Apa kau belum di upgrade?” tanya Yoojung dengan ekspresi bingung.

Ten kini mengerjap cepat.

“Pemuda itu bukan manusia, Yoojung, tentu saja dia bisa melihatku.” terangnya.

“Ah … Begitu rupa—apa!? Moon Taeil bukan manusia!?”

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

Entah mengapa, couple sengklek ketiga yang kuresmikan adalah Ten-Yoojung. Udah sama-sama berwajah imut yang gak umum, sama-sama berpostur imut pula. Sama-sama sengklek pula kelakuannya. LOLOLOL.

Sempet ngakak juga aku bayangin Yoojung yang badannya imut-imut sok-sokan ngamuk dan berujung ngurung Si Ten yang salah tingkah di tembok, LOL. Ini berasa salah korban sekali.

Pft, sudahlah. Samael menanti buat menyayat hati, muka Taeyong sebagai malaikat pencabut nyawa sudah memanggil. See you in the next story!

Contact Me  ]

instagram wattpad wordpress

 

Advertisements

32 thoughts on “[Ficlet] Myth Series: ELF [2]

  1. Duhh nak alay ini lagi… TEN, TEN, TEN apapun dirimu aku tetap CINTA padamu bang. Hahahaha. /apadeh/ Taeil bukan manusia? Lalu? Entahlah, gagal paham saya.

    Like

  2. Elf akhirnya, nak alay Ten datang :v. Aku suka banget sama cerita yang ini, kak Irish. Kopel goblok yang enak ditengok :v. Kisah anak manusia dan bukan manusia kak Irish ini Asyik sangat 😂 btw ada series ketiga gak kak?

    Siap-siap aja Yoojung, moon Taeil itu serigala loh :v auuu..

    Like

  3. akhirnya ELF rilis.. Meskipun bacanya telat.. Tinggal menunggu SAMAEL.. Lalu siries ke 3 bhak.. FIGHTING kaIrish!!

    Like

  4. ya aku baca ini ngakak sambil senyum2 geje 😂😍 pls yoojungnya asli bgt kyk yg asli/? kecil2 sengkleek tapi polos aaah suka sam couple ini setelah duo sengklek wenjohn couple ♡♡ tumben ten ga bullyable disini jd aman dia ga kena sumpah serapah wkkwkw aduh terima kasih lho irish taeilnya dijadiin cameo pengganggu moment indah ten-yoojung walau cuma sebentar udah seneng (?) buakakakakak tinggal nunggu series mythnya t-yong nih ♡

    Like

  5. Ih mereka berdua ngegeregetin juga><
    Yoojung-nya juga marah marah mulu tapi Ten berasa kaya anak polos gitu ya hahaha
    Ngakak juga yang terakhir, pas Yoojung baru sadar Taeil bukan manusia XD
    LOL rasanya aku mau ngakak guling-gulingan/?
    "Sempet ngakak juga aku bayangin Yoojung yang badannya imut-imut sok-sokan ngamuk dan berujung ngurung Si Ten yang salah tingkah di tembok, LOL. Ini berasa salah korban sekali."
    IYA KAK, SAMA BANGET, AKU JUGA NGAKAK
    Dan akhirnya aku udah familiar sama wajah-wajah member I.O.I sekarang:3 ulala kubahagia wkwk._.

    Ohya jadi berhubung cerita yang Taeil sama Ten connected, alhasil Yoojung dan Doyeon jadi pasangan teman yang sama-sama berhubungan sama makhluk bukan manusia ya? Wkwk

    Wih Taeyong bakal muncul tuh

    Like

    • ULALA XD wkwkwkwkwk aku ini ngakak banget loh gegara bikin adegan Ten-Yoojung di tembok, biasanya kan cewe imut yang digituin, ini malah si Ten yang dikurung di tembok XD kan ngakak, adegannya romance failed banget ini XD wkwkwkwk
      iyaa, pada dasranya mereka saling berhubungan tapi sama-sama gak tau XD wkwkwkwkwkw taeyong filenya kehapus, aku jadi galau

      Like

  6. Doooohhhhh ma loveee tenn😍😍 dah kebayang gimana kerennya diaaaa, ff-nya kak irish makin lama makin keceee, aku suka aku sukaa💞💞 semangat nulisnya kakkkk🙌🙌

    Like

  7. Aduh irish ini pinter banget ya bikin yg beginian aku sampek jejeritan dr td wkwkkwk dasar lebay/temennyatendong eh wkwkkwkwk

    Irish salam kenal yaaaa aku fans tulisanmu dr skgkwkwkkwk

    Like

  8. ten-ah knp imut bgt sih mesin beagle satu ini sampe ngikutin yoojung berarti yg penasaran si ten sampe ngikut ke dunia yoojung, sekarang kalo ngeliat taneman ke inget elf wkwk

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s