[Ficlet] Panggilan Kesayangan

2beb215ce700d771b744f692fe9ae303-2

Panggilan Kesayangan

story by ayshry

[NCT’s] Johnny Seo – [OC’s] Aylee Jeon

AU!, Childhood, Fluff/Ficlet/G

Disclaimer : Cast belong to God and the plot is Mine!

***

Pada hari-hari biasanya, tak pernah ada kebisingan yang menganggu bocah lelaki bernama Johnny. Pasalnya, kompleks perumahan yang telah ia tinggali selama kurang lebih setahun—setelah kepindahannya dari Korea—selalu aman, tenang dan damai. Tapi, sepertinya ada yang berbeda dengan hari ini; suara gaduh yang bemuasal dari samping rumahnya membuat bocah itu mengintip dari tirai jendela.

Mendapati beberapa truk penuh dengan barang-barang serta koper-koper besar yang bertebaran di halaman, membuat rasa penasaran sang bocah membucah. Meninggalkan acara intip-mengintipnya, si bocah kini berlari ke luar demi melihat dengan jelas kegaduhan di samping rumahnya.

“Sepertinya kita kedatangan tetangga baru.” Perkataan dari sang ibu membuat Johnny mengangguk mengerti, jadi, suara gaduh dan ribut yang tak biasa itu lantaran ada yang pindahan. Johnny pun berusaha memaklumi meski acara tidurnya harus terganggu.

Duduk sembari berpangku tangan, Johnny masih mengamati tetangga barunya tersebut. Hingga tanpa sengaja manik cokelatnya menangkap sosok seorang gadis cilik tengah menggapai-gapai sesuatu di bawah bangku yang tersedia di halaman. Berbekal rasa penasaran pun keingintahuan, Johnny melompat; berlari menghampiri si gadis cilik.

“Sedang melakukan apa?”

Kedatangan Johnny yang tiba-tiba ternyata membuat si gadis sedikit terlonjak. Menatap Johnny curiga namun dengan mata berkaca-kaca, lantas si gadis mengabaikan presensi Johnny saat itu; kembali sibuk dengan kegiatannya mengais-ngais sesuatu yang tak kunjung didapati.

Johnny mencoba mengintip; mencari tahu apa yang sedang dicari si gadis. Menemukan sebuah boneka kelinci yang entah bagaimana bisa berakhir menyedihkan di bawah kolong bangku, membuat si bocah mendekat; berjongkok lantas merangkak memasuki kolong demi mengambil boneka kelinci tersebut.

“Ini.” Johnny menyodorkan boneka kepada si pemilik. “Lain kali kalau main hati-hati, ya, bagaimana bisa boneka itu berakhir di sana, dia bahkan tidak punya kekuatan untuk berjalan sendiri, huh.”

“Terima kasih. Aku sedang bermain dan tanpa sengaja membuatnya terlempar dan begitulah, bonekanya berakhir dengan bersembunyi di sana, hehe.”

Johnny melempar senyum ketika tawa si gadis cilik menguar. Ada sesuatu yang membuat bocah Seo itu turut bahagia, entahlah, mungkin efek mendapatkan tetangga plus teman baru?

“Oh ya, namaku Johnny Seo.” Si bocah menjulurkan tangannya.

Menyambut tangan milik Johnny, gadis cilik itu lantas berkata, “Namaku Aylee Jeon, tapi kau cukup memanggilku Ay.”

“Ay? Nama yang lucu. Hei, sepertinya setelah ini kita harus menjadi teman!”

“Teman? Ah kau lebih pantas menjadi kakakku, haha.”

“Kakak? Hmm, baiklah, tak terlalu buruk. Tapi, hei, kau dilarang untuk menyukai kakakmu ini ya, karena aku sudah memiliki seseorang yang kusukai, meski pun aku tak tahu kapan akan bertemu dengannya lagi.”

Gadis cilik bernama Aylee itu berdecak. “Masih kecil sudah main suka-sukaan, tsk.”

“Kau yang masih kecil. Aku ‘kan sudah besar.” Tawa Johnny menguar sesaat lantas meraih pergelangan si gadis cilik dan menariknya. “Omong-omong, soal panggilan, entah mengapa aku ingin memanggilmu dengan ….”

“Dengan apa?”

“Ayangku, haha.”

Si gadis cilik bergidik. “Ih, apaan sih, Kak Johnny aneh!”

“Loh? Aneh bagaimana? Mulai sekarang ‘kan kita adalah kakak-adik, jadi apa salahnya seorang kakak mempunyai panggilan sayang pada adiknya?”

“Hmm, panggilan sayang ya?” Menghempaskan bokong di atas rerumputan, Aylee lantas menerawang. “Kalau begitu aku juga ingin mempunyai panggilan sayang untukmu. Hmm, ada satu yang terpikir olehku.”

“Apa?”

“Joh—“ sengaja memberi jeda demi melihat reaksi sang kakak baru, Aylee lantas melanjutkan, “Johnes! Haha. Pas sekali ‘kan? Kau memanggilku Ayang dan aku memanggilmu Johnes, bagaimana?”

WHAT?! Oh, tidak-tidak, panggilan seperti apa itu, terdengar menjijikkan. Ganti!”

“Tidak mau!”

“Ya ampun, aku bahkan memanggilmu dengan sebuatan ‘Ayangku’ dan kau malah memanggilku dengan sebutan nista seperti itu? Lupakan saja!”

“Oke!” Si gadis berdiri tiba-tiba, mengayunkan tungkai kecilnya menjauh dari si bocah yang kini memandanginya heran. “Aylee nggak mau main sama Kak Johnny lagi!”

Mendengus kasar penuh rasa kesal lantas Johnny berdiri terburu-buru, berlari mengejar si kecil Aylee demi menyergap tangan mungilnya. Menatap manik hazel berkilauan itu lalu berkata, “Oke baiklah. Kau boleh memanggilku Johnes, tapi jangan pernah merajuk seperti tadi lagi, mengerti? Mulai sekarang aku adalah kakakmu dan kau adalah adikku. Ayangku.”

Senyuman manis menjadi balasan dari kalimat panjang milik Johnny, membalas tatap lantas mengangguk kuat, Aylee berteriak bahagia. “Oke, Johnes!” Menggandeng mesra tangan si kakak baru lantas membawanya mendekati kedua orangtua yang sedari tadi melihat tinggah ajaib si bocah.

Mom, Dad, I have a new brother and I’ll call him Johnes! It’s so amazing, right?!”

Melihat senyuman merekah di wajah sang anak satu-satunya, kedua pasangan paruh baya itu turut gembira sedangkan si bocah lelaki hanya bisa memasang senyum yang dibuat manis sedemikian rupa.

Ya, apa salahnya mengalah sesekali demi mendapatkan seorang adik pun karib? Karena jujur saja, sejak kepindahannya dari Korea, si bocah lelaki selalu dirundung rasa sepi akibat perpisahan dengan sang pujaan hati.

Namun sepertinya kini, ia telah mendapatkan penyembuh hati.

-Fin.

  1. Fic di atas adalah penjelasan dari asal-usul panggilan kesayangan antara Johnny dan Aylee, yaitu: Johnes dan Ayangku /uhuk/
  2. KYAAA AKHIRNYA DD AY NGEKSIS DI SINI KYAAA JADI DD DD AN NYA MZ JYANI KYAAAAA ANJAY MESKIPUN INI PAS BACA ULANG GELI SENDIRI TAPI GAPAPA AY DAN JOHNES EMANG ALAY HAHA
  3. Teruntuk Tante Berlian yang pastinya akan mengutuk setelah membaca fic ini, sabar kak dan tenang saja, dd Ay gabakal ngembat mz jyani, dd hanya akan menjadikannya teman untuk meniztakan diri sendiri /ini serius/
  4. Jadi. Ya. Begitu. Kita. Sudahi. Saja. Sekian. Dan. Terima. Kasih ❤

-mbaay.

Advertisements

6 thoughts on “[Ficlet] Panggilan Kesayangan

  1. KYAAA AKHIRNYA DD AY NGEKSIS DI SINI KYAAA JADI DD DD AN NYA MZ JYANI KYAAAAA ANJAY MESKIPUN INI PAS BACA ULANG GELI SENDIRI TAPI GAPAPA AY DAN JOHNES EMANG ALAY HAHA
    .
    . KYYAAA… gapapa ko Mbaay, sekali kali ngeksis ama om john… tapi ti ati lohh… ntar digebuk kaBer.. jan sering2 ngeksis ama on john mba. /eaa / /eeaa/ /abaikan/ /kubur dalam dalam/

    Liked by 1 person

  2. AYANGKOOOOOOH /tereak pake toak/ RUPA-RUPANYA AYANGKOH MINTA DISEMBELIH /GA/ eheheheheheheheheheheh mbaay, lanjutkan!
    /Enaknya Hansol diapain yhaa? Dijadiin sayur urap enak kali campur oseng tempe :’)/ /dikemplang/

    Liked by 1 person

  3. BARU BACA

    BARU KOMEN

    HAHAHA BODO AMAT YANG PENTING GAK NYIDER /DIKAMPLENG

    AYANGKOH X JOHNES EMANG KLOP KOK YHA, TERLEBIH SAMBIL BAYANGIN MUKA OM JOHN YANG NISTA NISTA KAMPRET WAKTU DIPANGGIL JOHNES~~SYALALALALA~~~~

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s