[NCTFFI Freelance] Mark-Yeri Series (Drabble 4-1)

mark-yeri-drabble-series-2nd-verse-for-carolineakim-by-springsabila

[Mark-Yeri Drabble Series]

Mark NCT U feat Yeri Red Velvet

Storyline© CarolineaKim

[Warning, genre for this chapter: mystery, all is Mark POV]

.

.

Drabble 4 – 427 main words

[Part 1 – New friend?]

.

.

Aku merenggangkan otot untuk beberapa detik. Ini sangat melelahkan. Aku sudah tidak masuk sekolah selama satu minggu—dan tidak mungkin tanpa alasan yang jelas. Aku harus menemani ibuku yang merawat nenekku yang sakit di Incheon. Dan tidak memberikan surat izin bukannya kesengajaan. Ibuku benar-benar lupa, dan aku kira ibu sudah memberikannya pada wali kelas.

Jadi, guru konseling bertanya padaku. Tentu saja aku harus menceritakan semuanya, tetapi guru itu tampak sedikit tidak percaya kepadaku. Dan disinilah aku berakhir—perpustakaan sekolah yang ramai saat istirahat dan selalu sepi saat pulang sekolah. Aku sudah berkutat disini sejak satu jam yang lalu. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru konseling—meringkas isi minimal lima novel berbahasa asing. Sial, ini benar-benar menyusahkan.

Sialnya lagi, peraturan dari guru konseling adalah aku tidak boleh pulang sebelum semuanya selesai. Ya Tuhan, padahal novel yang sedang kubaca ini benar-benar tebal luar biasa. Paling tipis juga sekitar 595 halaman. Yeah, itu paling tipis. Tadinya, ada novel yang cukup menarik bagiku. Tapi, tidak jadi karena itu memiliki tebal 1050 halaman.

Err, entah kenapa aku merasa bahwa aku tidak sendirian disini. Padahal, guru penjaga perpustakaan sudah keluar limabelas menit yang lalu untuk pulang. Teman-temanku? Orang macam Taeyong, Ten, dan Doyoung mana mau berkunjung ke perpustakaan.

Open your eyes, Mark.”

Hampir. Hampir saja aku menjerit kaget saat suara seorang perempuan menyapaku. Untung saja pemilik suara itu langsung tertawa keras saat melihat wajahku yang memerah terkejut. Perempuan itu duduk didepanku dengan senyuman lebarnya dan wajah yang sedikit pucat. Ehm, dia manis sekali. Seragamnya sama seperti seragam perempuan disekolah ini—tetapi, aku tidak pernah melihatnya.

“Aku Kim Yerim. Anak baru disini, aku sempat melihat kamu dipanggil oleh guru konseling, jadi, aku mengetahui namamu. Aku suka berada di perpustakaan, tadi aku ketiduran dipojok sana.” Ucapnya tanpa mengilangkan senyuman lebar manisnya itu.

Aku mendengus pelan. “Lebih tepatnya suka mengejutkan orang, benar? Dasar menyebalkan.” Balasku, entah kenapa aku langsung bisa berinteraksi akrab dengan orang yang baru kukenal. Perempuan itu terkikik pelan dan menjulurkan tangannya. “Sekarang aku ingin tahu beberapa hal tentang dirimu.”

Aku mengerjap dan menyambut uluran tangannya. Dingin, satu kata yang bisa aku deskripsikan saat menyentuh tangannya. Tapi, tangannya halus sekali. “Sebut saja aku Mark Lee. Blasteran Korea-Kanada, lahir tahun 1999. Ada yang kurang?”

Dia menggeleng. “Wah, Kanada. Aku sudah lama ingin kesana, tapi tidak kesampaian. Aku juga lahir pada tahun 1999. Eng, anu, kamu tampan ya?” wajahnya memerah saat mengucapkan itu.

Aku menyeringai dan menyilangkan tangan didepan dada—menyandar pada kursi yang aku duduki. “Wajah manismu itu memerah tahu.” setelah kuucapkan itu, wajahnya kembali memerah hebat. “H-hei, jangan menggodaku, Mark!”

Dia benar-benar sangat menarik.

.

.

[Drabble 4 – Part 1 END!]

[Next Drabble 4 – Part 2]

Advertisements

3 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Mark-Yeri Series (Drabble 4-1)

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s