[Vignette] Sinting Series : Celana Silver Haechan

CSH

Celana Silver Haechan

By Berly ©2016

[NCT] Haechan/Kim Donghyuk, Dong Winwin, Nakamoto Yuta | Friendship, Comedy/Vignette/PG-13|

I just own the plot and OC!

Related Story: Sinting , Kegalauan Mark

Aku Haechan, orang terganteng di seluruh penjuru bumi ini. Winwin Hyung? Ah, dia memang sangat tampan, tapi ketampanan dan pesonanya ketinggalan jauh oleh ketampananku. Mark Hyung? Tenang saja, Mark juga tampan, tapi Haechan tentu saja yang nomor satu.

***

Kalau sejak kemarin Mark dirundung kegalauan yang tak kunjung mereda hingga sekarang, karena warna rambut bagian poninya diwarnai kuning bak anak punk—sekuning benda yang suka mengambang di kali—oleh agensi. Lain halnya dengan Haechan yang kini tampak sangat percaya diri dengan warna rambut cokelat barunya. Haechan; nama stage debut Donghyuk yang menurut dirinya sendiri adalah nama yang sangat imut dan cimit—membuatnya sangat bersemangat di pagi menjelang siang ini. Ditambah kini seusai mandi ia sedang menatap pantulan wajah berseri-serinya di hadapan cermin. Wow, Haechan … Kau sungguh sangat tampan. Gumam remaja laki-laki itu seraya mengangkat kedua alisnya ke atas dan ke bawah berkali-kali. Tak lupa di akhir, ia menyisir rambut cokelatnya dengan jemari yang sudah dibasuh dengan air ludahnya sendiri.

Mirror … Mirror, who’s the most handsome man in the world right now?” ungkapnya dengan nada yang menjijikan ala-ala drama theater Snow White di hadapan cermin kamar dorm.

You … You … Haechan. You are the most handsome man in the world right now.” Eh … tentu saja remaja laki-laki itu ngomong sendiri untuk menjawab pertanyaannya barusan. Eww.

Sekadar informasi saja untuk kalian. Sekarang dan seterusnya kalian harus panggil dia Haechan. Kalau kalian memanggilnya dengan nama Donghyuk, dijamin, laki-laki remaja yang baru puberty itu tidak akan menengok ke arahmu sedikitpun, karena … ya itulah yang sudah dirinya mantapkan di dalam hatinya mulai dari hari-hari kemarin di awal debut-nya.

Aku Haechan, orang terganteng di seluruh penjuru bumi ini. Winwin Hyung? Ah, dia memang sangat tampan, tapi ketampanan dan pesonanya ketinggalan jauh oleh ketampananku. Mark Hyung? Tenang saja, Mark juga tampan, tapi Haechan tentu saja yang nomor satu.

Rencananya hari ini Haechan ingin bertemu seseorang. Iya, Haechan ingin mengadakan kencan mendadak setelah dirinya memulai debut resmi dengan nama stage Haechan kemarin. Penampilan style yang sangat kece dan kekinian sudah disiapkannya di hari-hari sebelumnya di dalam kamar dorm. Segalanya hanya untuk hari spesial bertemu dengan Rein—kakak kelas yang berbeda satu tahun dengannya sekaligus kakak kelas yang dicintainya itu. Itulah rencana apik yang sudah diaturnya sedemikian mungkin. Haechan pun mulai mengenakan kemeja biru dongker bermotif putih bunga miliknya setelah memakai boxer kesayangannya, serta merta tak lupa memakai segala asesoris kemejanya. Tapi … kegiatannya tahu-tahu terhenti di saat ia mencoba mencari-cari keberadaan celana antik miliknya.

Celana Silver antikku mana? Kok, di gantungan pintu tidak ada? Itulah yang membersit di benak Haechan seraya melongok kesana-kemari. Alhasil dirinya pun memutuskan untuk keluar kamar, lantaran tak kunjung mendapati celana itu di dalam—masih dengan mengenakan boxer bunga-bunga berwarna pink sebagai tutupan celana—ia mencari keberadaan celana silver yang baru dibelinya kemarin dari hasil uang debut pertama.

Didapatinyalah eksistensi Yuta di ruangan tv. Haechan sedikit terkejut saat pertama kali melihat sosok Yuta yang sedang minum cola sambil makan keripik rumput laut di sana, mata Yuta fokus saja menatap layar televisi dengan ekspresi super datar dan horror. Hey, rambut Yuta semakin hari semakin membahana saja bentuknya—sejak insiden catok-mencatok rambut pakai penutup rice cooker.

Dasar sinting, untung saja Fire Truck kemarin datang tepat waktu untuk menyirami rambutnya yang terbakar dan tak kunjung lurus juga. Batin Haechan ngeri sendiri.

“Yuta Hyung, lihat celana silver milikku tidak?” tanya Haechan pelan sekaligus sopan, tidak ingin menyinggung perasaan Yuta. Siapa tahu saja Yuta masih sensitif, lalu akan kumat lagi kelakuan sintingnya.

Detik berikutnya Yuta menggulirkan fokus irisnya ke arah Haechan, lalu memandang Haechan penuh dengan tatapan super horror, “Tadi Winwin pakai celana silvermu keluar, katanya mau bertemu Na Rein.”

“Oh begitu …—HAH APAA!!!? WINWIN HYUNG KETEMU KAK REIN PAKAI CELANA SILVERKU YANG UNYU ITU?!” Late responses is so damn as kampret, ya, Haechan.

***

Cengiran lebar luar biasa menghiasi bibir tipis Winwin saat ini, ketika Winwin baru saja bertemu dengan Rein di salah sebuah kafe dekat pekarangan dorm. Dan jangan tanya bagaimana kesan pertama gadis itu ketika melihat penampilan baru seorang Winwin yang bisa dibilang ‘gila’ ketika baru debut sebagai artis di sebuah agensi. Rambut kuning-pink-nya tidak begitu buruk, sih, itu masih wajar dan cocok untuk wajah Winwin, menurut Rein. Namun … hey, Rein rasanya ingin ngakak terbahak saat matanya tak sengaja memindai celana ketat berwarna silver yang tengah dipakai Winwin.

“Wah, wah, celananya bagus juga.” Goda Rein sambil mengerutkan kening menahan tawa.

“Benarkah? Wah, ini celana memang super duper unik, Rei. Tidak salah kalau aku memilih celana ini untuk bertemu denganmu di kafe siang ini.”

“Tapi sepertinya terlihat ketat sekali, ya? Kau tidak pengap memangnya?” tanya Rein lagi sedikit risih, yang hanya dijawab dengan gelengan dan cengiran lebar milik Winwin.

“Tidak, justru ini sangat elastis, tahu. Elastis seperti kertas alumunium foil yang biasa buat manggang kue itu, lho.”

Rein memaksakan senyuman garingnya sekuat tenaga, sumpah, ingin sekali gadis remaja itu ngakak terbahak sekarang juga kalau saja gadis itu tidak sadar bahwa ia sedang berada di dalam kafe yang banyak pengunjungnya “Benarkah? Wow. Celana silver macam apa itu?”

“Ini celana silver milik—”

“Winwin Hyung!!!” Sebuah teriakan memotong suara Winwin yang sedang berbicara, “Kembalikan celana silverku!” lanjutnya. Itu suara Haechan yang tengah murka, omong-omong.

Winwin terkejut, sontak ia bangun dari duduknya gerogi sambil menelan air ludah dengan susah-payah. Winwin ingat betul kalau Haechan pernah bilang begini kemarin ; Awas kalau salah satu dari kalian Hyung-Hyung ada yang menyentuh celana silver keramatku itu. Mati kau kupanggang rambut kalian pakai tutup rice cooker nanti, biar fire truck kembali datang ke dorm untuk menyirami muka kalian satu per satu!

Alamakjang, lalu bagaimana nasib Winwin sekarang?! Laki-laki itu sedang ketar-ketir. Lantas saat Winwin ingin memutuskan untuk berlalu ke kamar kecil—berusaha menghindari kehadiran Haechan yang tengah murka, tapi tiba-tiba saja …

SREEET ….

Oke. Itu adalah suara bahan baju robek.

Winwin melotot terkejut. Rein tambah mengerutkan keningnya saat mendengar suara tersebut—masih dengan presensi gadis itu yang tengah duduk manis di meja. Sedangkan Haechan yang baru datang—tepat sampai di hadapan Winwin, ia malah ikut membulatkan kedua matanya terkejut sembari memandangi insiden kenahasan celana silver miliknya robek secara live.

CELANA SILVER MILIK HAECHAN ROBEK KARENA NYANGKUT DI PAKU MEJA KAYU KAFE! ITU KARENA SIAPA? WINWIN. INTINYA SIAPA YANG SALAH DI SINI?! WINWIN.

Winwin lagi, Winwin lagi. Tidak bisakah Winwin anteng sedikit untuk tidak membuat masalah sehari saja? Kemarin kepala Yuta kebakaran lantaran Winwin lama sekali membeli catokan yang dipesan Yuta di supermarket, kemarin juga Mark hampir depresi akut karena kehadiran Winwin di rooftop agensi, Kun yang menganggap Winwin sebagai tukang bengkel pun hanya bisa menggelengkan kepala berulang kali atas kelakuan Winwin yang super blank itu.

Kali ini apa lagi alasan Winwin yang telah meminjam celana keramat Haechan—tanpa bilang-bilang dari si Pemilik lebih dulu—untuk bertemu Rein?

Celana ketat silvermu bagus, sih, Haechan. Jadi aku tak tahan ingin memakainya untuk bertemu dengan Rein siang ini. Lumayan modelnya kece kekinian begitu, supaya aku bisa sebersinar kamu, seperti di televisi kemarin. Yap, itulah alasan absurd dari seorang Winwin.

Dasar Winwin dan Haechan sinting! Rein membatin seraya memasang wajah super horror ke arah dua orang pemuda—temannya—yang baru puberty itu. Puberty, sih, boleh saja. Asal … kondisikan dulu celana ketat silver yang membuat pengap pernapasan itu. Ampuni pikiran Na Rein yang kemana-mana, Ya Tuhan, tolong Na Rein. Ceburkan saja Na Rein ke dalam sungai Han sekarang juga, supaya bisa bertemu ikan duyung di dalam sana—mungkin.

Semuanya sudah terasa super sinting. Bye!

FIN

Advertisements

18 thoughts on “[Vignette] Sinting Series : Celana Silver Haechan

  1. WAIT…..

    MAU TERBAHAK DULU BOLEH NDAK SIHH ANJAY DEMAAAAYYY SINTING!!!!!!! KABER YOU DID IT!!!!! YAALLAH YA GUSTI, SAYANGKU—EH SALAH—HAECHAN MASYAALLAH TOLONG ITU BHAAAAK DIKONDISIKAN ANJU SIALAN, PERASAAN BARU KEMAREN YA KITA NGOMONGIN “CELANA SILVER HAECHAN YANG SUPER DUPER KETAT SAMPE BIKIN SALAH FOKUS.” YATUHAN, AMPUNILAH KESINTINGAN MEREKA ANJAY NGAKAK PARAH LAH ASLI KABER INI SINTING SEMUA HAAAAHAAAANJAY!

    BTW BHAAAK MASIH AJA MENYINGGUNG SOAL YUTA YANG GAGAL REBONDING HAHAHAHAHA PARAH ABIS, MAMAZ NCT KELAR JUGA ITU IDUPNYA, TIAP HARI SINTING MULU….DAN AKU PENASARAN; ITU CELANA ROBEK KENA PAKU ITU BAGIAN MANANYA KAK JELASKAAAAN!!!! MADESU BANGET YUHUUUUU MASA DEPAN SURAM ATI2 AJA WIN!!!!! BEGO ASLI SUMPAH AKU GA TAU KUDU GIMANA LAGI, PLEZ ITU HAECHAN PAKE AIR LUDAH, TERUS LARI2 KE KAFE MASIH PAKE BOXER?

    GANTENG MAKSIMAL LU CHAN.

    DAH GITU AJA, AKU MENGGELINDING KABER IHIKKKK KEEP WRITING! LOVE YOU KABERRRR~~~~

    Liked by 2 people

    • TERBAHAKLAH SEBLUM TERBAHAK DILARANG OLEH PEMERINTAH. ASAL JANGAN KERAS2 YA NGETAWAIN CELANA SILVERNYA HAECHAN YANG BERSINAR ITU /G

      EH HARUSNYA BER JELASIN LEBIH MENDETAIL YHA KALO HAECHAN KELUAR NGUBER WINWIN MASIH PAKE BOXER PINK BUNGA-BUNGA /G. /nyebut ber/

      Makasih sudah mampir Donna cimit yaaaaa wkwkwk. Maap late respon wakakak XD ❤ Keep writing for you too!

      Liked by 1 person

  2. KABERRRRLYY,,,,, SUMVAAAHHH NGAKAK ABISSS BACANYYAA… CELANA SILVER HAECHAN… KU JUGA IKUT SINTING BACANYAA………… 😂😂 ehh tapi omong2 ketat ko menurutku celana merah Mz TIWAY di foto teaser itu lebih ketat dari milik Haechan yakk?? 😂🔫

    Liked by 1 person

  3. MISI KAK NUMPANG NGAKAK ANJU INI KENAPA WIN KENAPAAAAAAA? KAMU LAGI KAMU LAGI. MUSNAHKAN SAJA WINWIN DARI MUKA BUMI INI /ga/ UDAH AH KAK CAPEK NGAKAK TERUSSSS.

    ANJU NAISSSSS👍👍👍

    Liked by 1 person

  4. Plis ecan….. Celana silver menjadi barang berharganya? Sumpah2. Btw
    WINWIN SINTING BGT TAPI PRECIOUS ASTAGAAAA
    Ya robek terusan haha
    Terus si ecan main pake jadi ratu jahatnya di Putri salju hmmm tau dah terserah lo dasar cabe milenium.
    Keep writing!

    Liked by 1 person

  5. Puberty, sih, boleh saja. Asal … kondisikan dulu celana ketat silver yang membuat pengap pernapasan itu.

    Ngakak njir :v Duh mau nangis bayangin Winwin sebegitu errornya :v Si Haechan juga, itu celana kan bikin sesak ya, terutama di bagian bawah. Duh kan pikiranku juga ke mana-mana. Ya Tuhan, ceburkanlah aku ke sungai Han biar bisa ketemu Mark, mungkin.

    Semuanya sudah terasa super sinting. Bye!

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s