[Ficlet] WHY?

tumblr_nsm1c8BIGr1uqdy6ro1_r1_500

   WHY?  

  NCT`s Johnny & Red Velvet`s Wendy 

   with NCT`s Jaehyun 

  romance, slight!comedy story rated by G served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

“Apa Johnny ada, Jae?”

Pertanyaan Wendy membuat Jaehyun terdiam sejenak. Sekon kemudian, ia menggeleng pelan. “Tidak ada.” sahutnya membuat Wendy menyernyit. Aneh sekali memang, karena Wendy seharian ini tidak melihat Johnny dimana pun.

“Apa kau bisa meneleponnya?” lagi-lagi Jaehyun terdiam, tampak berpikir. Well, kediamannya mungkin semakin mengundang kecurigaan Wendy.

“Tidak bisa.” sahutnya.

“Kenapa?” tanya Wendy tidak mengerti.

Jaehyun diam, lagi.

“Tidak tahu.” sontak ekspresi Wendy berubah datar, sepertinya ia tahu kenapa Jaehyun bersikap seperti ini.

“Johnny pasti ada di dalam bukan? Dan dia tidak mau menemuiku, baiklah. Lihat saja, siapa yang lebih kuat bersembunyi.” ujar Wendy, menyingsingkan lengan pakaian yang ia kenakan seraya berusaha melewati Jaehyun.

“Jangan masuk!” Jaehyun berucap, direntangkannya tangan untuk menghalangi Wendy lewat, sementara si gadis Son masih berkeras.

“Jae, minggir! Kenapa Johnny tidak mau bertemu denganku?” sungutnya tidak terima, tentu saja sebagai seorang kekasih dari Seo Johnny, Wendy tidak bisa menerima begitu saja perlakuan Johnny terhadapnya sekarang.

“Aku tidak tahu!” Jaehyun berkeras, sekuat tenaga ditahannya Wendy yang akan masuk ke dalam ruangan—dimana Johnny nyatanya memang bersembunyi.

Akhirnya, Wendy menghentikan usahanya. Tatapannya pada Jaehyun sekarang penuh kekesalan, sementara kemarahannya pada Johnny sudah tak bisa ia perkirakan lagi.

“Ya sudah, katakan pada Johnny, kalau dia tidak menemuiku hari ini, kita putus!” Wendy berucap tegas, sebelum ia membalik badan dan melangkah pergi meninggalkan Jaehyun di sana.

Sepeninggal Wendy, Jaehyun tentu bisa dengan bebas masuk ke dalam ruangan tersebut, dengan mengunci pintu—sebagai antisipasi jika saja Wendy tiba-tiba kembali dan menerobos masuk.

Akhirnya, ia duduk di salah satu kursi kayu di sana, sementara Johnny berbaring di atas meja yang sudah ia jajar berhimpitan. Keadaan Johnny sekarang membuatnya bingung juga, pemuda Seo tersebut tak hentinya menarik dan menghembuskan nafas panjang, dengan tangan kanan yang memegang ponsel dan berulang kali ibu jarinya bergerak di atas ponsel berlayar sentuh tersebut.

“Sebenarnya, kau dan Wendy sedang ada masalah apa, John?” tanya Jaehyun memecah keheningan.

Johnny tak lantas menyahut, ia masih memasang raut sedih dan menatap ponselnya. Sekon kemudian, diliriknya Jaehyun sebelum ia bangkit dari tempat ia sedari tadi berbaring.

“Aku sudah tidak suka lagi pada Wendy.”

Demi Tuhan, Jaehyun sekarang benar-benar terkejut. Tak perlu Jaehyun tanya bagaimana si pemuda Seo itu dulu begitu tergila-gila pada Wendy. Sampai tiap pagi Johnny tak pernah absen dari aktivitas wajib—yang dikatakannya sebagai sapaan sayang—pada Wendy; mencubit kedua pipi chubby gadis itu dan memeluknya dengan gemas seolah Wendy adalah teddy bear.

“Kau tidak suka lagi padanya, kenapa?” akhirnya pertanyaan ‘kenapa’ lolos juga dari bibir Jaehyun, setelah sebelumnya ia dengar dari bibir Wendy sebagai penuntutan karena Johnny enggan menemuinya.

Johnny terdiam sesaat, ia kemudian menarik dan menghembuskan nafas panjang sebelum menatap Jaehyun sayu.

“Kau tidak tahu? Atau kau tidak memperhatikannya?” tanya Johnny dengan nada menuntut. Nah, sekarang Jaehyun semakin dibuat bingung.

“Memperhatikan apa?” tanyanya. Untuk apa pula ia menaruh perhatian pada apa yang terjadi pada Wendy? Toh, Jaehyun bukan seseorang yang berstatus sebagai kekasih gadis itu.

“Aku hancur, Jae. Sekarang Wendy—”

.

.

.

“—sudah bertambah kurus, bagaimana jika aku nanti rindu pada pipi chubby miliknya? Memeluk Wendy tak akan serasa memeluk bantalku di rumah lagi, Jae.”

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

Berawal dari shock therapy yang Wendy kasih gara-gara dia tetiba muncul dengan pipi chubby yang menghilang ;3; jadilah fanfiksi ini. Pft, Wendy ~ kamu udah cantik chubby gitu, kenapa sekarang tambah kurus ;3;

Ya anggep aja Johnny senengnya awewe chubby yang kalo dipeluk mirip sama meluk bantal dia di rumah ;3;

.

.

.

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

Advertisements

20 thoughts on “[Ficlet] WHY?

  1. IHH KAK RISH SAMAAN MASA AKU JUGA KEJANG MELIHAT RUSUK WENDY KYAAAA
    TAPI AKU SUKA DIA KURUSAN MACEM ERA HAPPINESS GITU, KLO SEKARANG EMANG SUMPAH TERLALU NGEBET TUH DIETNYA XD

    Like

  2. Aku malah lebih shock sama alesan joni ga suka lagi sama wendy -_-
    Enak bgt pacaran sama cowo model begini, ga usah pusing mikirin berat badan naik, bebas makan sepuasnya wkwk

    Like

  3. Sampai tiap pagi Johnny tak pernah absen dari aktivitas wajib—yang dikatakannya sebagai sapaan sayang—pada Wendy; mencubit kedua pipi chubby gadis itu dan memeluknya dengan gemas seolah Wendy adalah teddy bear.

    astaga~ terus gara” pipi doi jadi kurus jadinya si John udah gasuka lagi wkwkwk aduh~ yaudah ini cubit pipiku yang sedikit chubby aja John *dipelototin sama Jaehyun* LOL apa banget ini

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s