[127] Catching Fire

moodboard_johnlyn

CATCHING FIRE

Wake up this world

Based on Prompt #42 From 127 Drabble(s)

aiveurislin’s masterpiece © 2016 ; Johnny Seo & Eadlyn Lee ; a drabble counts 195 words contains dystopian-au!, war things for general


Kau tahu bagaimana rasanya berada dalam situasi di mana kau seakan-akan hidup hanya untuk hari ini? Terkungkung dalam sahutan tembakan di mana malaikat pencabut nyawa mengadakan pesta sampanye ditengah-tengahnya diiringi musik pengiring kematian. Menyedihkan.

Johnny tidak ingin menyalahi takdir karena terlahir di zaman ini. Ini merupakan tugasnya, pilihannya sejak awal. Namun jika bukan campur tangan orang-orang dungu berlabelkan nenek moyang, ia tidak harus susah payah menjadi suatu bentuk kediktatoran berkedok pahlawan. Pada dasarnya, tugas yang diampunya bukanlah suatu hal yang mulia. Ia tetap saja merupakan pembunuh paling dibangga-banggakan seantero negerinya.

Tungkainya perlahan menyusuri medan selagi pandangannya menelusuri satu-persatu mayat yang tergeletak kaku di sepanjang padang. Enam jam yang lalu, ia bertaruh nyawa bersama mereka untuk mempertahankan kejayaan negeri disusul tiga jam setelahnya ia bertahan dari guncangan hebat kerak bumi.

“Apa yang bisa dibanggakan dari sebuah perang?”

Eadlyn yang berada di sisinya berhenti di salah satu mayat seorang perwira, memastikan kembali denyut nadinya lalu mengikat sebuah kain hitam di lengan kanannya, “Perubahan dan harapan. Itu adalah modal terbesar untuk kita memenangkan pertempuran ini demi menciptakan dunia berlandaskan perdamaian. Kau mengerti ‘kan?”

Johnny tersadar, bukankah sudah sepatutnya jika bumi menjadi tempat paling aman untuk ditinggali seluruh umat?

 

–finish.

ketawain aja yha ini hina-able dan plotless banget soalnya /hehehe/

Advertisements

15 thoughts on “[127] Catching Fire

  1. BIN WAW KAMU PRODUKTIF YA DUA POST SEHARI ; A ;

    terus whaaaaa temanya dystopia begini nih my cup of tea sekaliiiii. mau ngehighlight kalimat ini dong: “Ia tetap saja merupakan pembunuh paling dibangga-banggakan seantero negerinya.” aku ngerasanya ini nih paradoks gt yha :” relate sama fict-nya kak sher yg joshua jadi tentara itu hehehehe. yg mau bela negara tapi kok sedih mesti bunuh orang. suka juga sama kalimatnya eadlyn x)) /pls aku kok mbayanginnya eadlyn anak maxon dan america WKWKWK/

    yosh keep writing bintan q ❤ ❤ ❤

    Like

    • NDAK KOK AIS. YANG SATU AKU POST HARI SABTU LHO. Trus ini sekolahku masih percobaan 5 hari sekolah, jadi masih punya waktu longgar lah buat nulis. Apalagi masih awal masuk, belum banyak tugas hehe.

      Aku si pernah baca fict-nya kak sher itu. Yang judulnya sundown-sundown itu(?) Kan? Aku sih mencoba logis aja sih. Jujur aku kagum banget sama orang yang punya profesi tentara (yha) tapi aku malah penasaran, masa sih tentara ga pernah punya perasaan macam johnny gitu? Nah tapi ya mereka mungkin punya rasa kemanusiaan tapi pernah nunjukin itu kali ya?
      Iya, itu Eadlyn anaknya Maxon-America ((LOH)) aku baru baca garis besar sekuel trilogi the selection dan menemukan karakter Eadlyn yang ((aku ngomongnya)) luarbiasa hahaha

      Kamu juga ya ais❤

      Like

    • Iya, Kak. Emang artis SM banyak doppelganger-nya. Jadi sering bikin bingung xD
      Iya, Kak. Karena ini drabble, jadi jumlah katanya dibatasi, hehehe. Makasih udah suka kak ❤

      Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s