[127] Last Night

images (10)

Hansol & Clanath / Surreal, dystopia / PG-15

“Under that mysterious blue night.”

Hansol punya satu kebiasaan aneh.

Clanath menyebutnya ‘kemampuan bernostalgia dengan Tuhan’. Bukan cuma umpama saja, namun kenyataannya memang begitu. Disaat gempar-gempur suara raungan dan kekeringan melanda, justru sang pemuda lebih memilih duduk di pilah batu lantas menatap langit malam yang kelam.

Kemudian berujar dengan nada lirih baknya baru saja menemukan terkaan yang tidak seharusnya.

“Bintangnya makin lama makin membesar.”

Padahal Clanath sudah menghela nafas dan berserah diri, meski menolakpun perkataan Hansol selalu terbukti. Dia bukan penyihir, tapi si sok tahu yang berlagak menyair masa depan.

Ditariknya lengan pemuda itu kemudian memijatnya perlahan, menghantarkan sensasi hangat yang kentara.

“Baca saja, aku tunggu sampai langitnya benar-benar jatuh ke kota kita.”


END

Advertisements

One thought on “[127] Last Night

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s