[Chaptered] You Look Yummy (Part 10)

S-LCOUP

Main Cast : [NCT] Jaehyun, [DIA] Chaeyeon, [17] DK, [Gfriend] Yuju

Other Cast : [RV] Yeri

Genre : School Life, Friendship, Romance

Rating : PG-17

Previous Chapters :

| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |

.

.

Jam olahraga hampir usai, para siswa pun dipersilakan apabila ingin kembali ke kelas. Namun karena semangat para anggota kelas 3 – 2 masih amat menggebu, banyak dari mereka yang enggan kembali.

Meskipun tak banyak membuat interaksi, namun Jaehyun dan Chaeyeon diam-diam sering curi pandang satu sama lain. Bahkan tak jarang mereka bertemu tatap dan membuat keduanya jadi salah tingkah.

Chaeyeon memiliki hal penting yang ingin dikomunikasikan dengan Jaehyun. Setelah menjamin tak ada seorang pun yang tahu, ia pun mengisyaratkan pada Jaehyun untuk pergi ke kelas. Tanpa ragu pemuda itu bergegas memenuhi permintaan gadis yang ia cintai itu.

Lelaki itu pun sampai di kelas dan ia mendapati Chaeyeon yang terduduk anteng di bangku milik Jaehyun.

“Ada apa, honey?” tanya Jaehyun dengan sedikit nada menggoda.

“Berikan ini padanya,” Chaeyeon menyerahkan benda berbentuk kotak yang telah terbungkus oleh kertas berwarna pastel pada Jaehyun.

“Eh? Buat apa? Ulang tahunnya Yuju masih lama.” elak pria itu karena masih belum mengerti jalan pikir sang kekasih.

“Masa kau minta maaf tanpa memberikan hadiah, Yun. Sudah, bawa saja!” gadis manis itu mendesak Jaehyun untuk menerima bungkusan itu.

Aish, oke, oke… kalau begitu aku simpan, ya? Nanti kalau sudah ketemu dia, aku minta maaf sambil memberikan kado ini.” Jaehyun pun membuka ritsleting tas punggungnya untuk mengamankan benda itu.

“Jangan bilang kalau kado itu dari aku, oke?”

“Siap, sayangku…” kata Jaehyun seraya memainkan hidung Chaeyeon dengan miliknya. Mumpung belum ada orang, ia ingin memanfaatkannya untuk melakukan hal yang paling ia sukai itu.

.

.

Atas bantuan SNS, akhirnya Jaehyun bisa membuat janji dengan Yuju untuk bertemu di perpustakaan saat jam istirahat kedua tiba. Lelaki itu berpesan agar yang bersangkutan datang sendiri saja tanpa memboyong Seokmin – mengingat keduanya hampir tak pernah terpisah satu sama lain, bagai sepasang sandal jepit.

“Kalau kau repot-repot mengajakku ketemuan cuma untuk menjelaskan alasanmu enggak latihan kemarin, aku tak akan menggubrisnya. Aku sudah tahu alasanmu bolos.” oceh Yuju, padahal ia baru saja muncul dari ambang pintu dan mengambil beberapa langkah dari sana. Jaehyun pun menjengit, “Datang-datang langsung ngegas!” cibirnya yang tidak terima disemproti omelan.

Pemuda itu menarik sebuah kursi sebagai isyarat mempersilakan Yuju duduk di sampingnya. “Sudah kau kondisikan amarahmu, Nona?” tanya Jaehyun. Siapa tahu tadi Yuju belum puas mengoceh.

Saat mendapati gadis itu hanya membungkam, Jaehyun pun menyodorkan sekaleng kopi dingin padanya. “Buatmu.”

“Kau enggak pernah baca artikel tentang bahayanya minum dari kemasan kaleng, ya? Apalagi kalau dingin. Sumpah, kopi ini sudah terkontaminasi oleh zat kimia berbahaya!” Yuju menatap kopi kemasan itu dengan nanar seraya menghardik Jaehyun.

“Dasar bawel! Please, kau enggak akan kejang hanya karena beberapa tegukan.” amarah Jaehyun pun jadi tersulut karena Yuju terus saja menilai apa yang ia lakukan adalah sebuah kesalahan.

Well, sori… kau tahu aku memang menyebalkan sejak dulu.”

“Hahaha, kau hanya kelewat tegas dan berwibawa, Yu… jadi kebal humor.”

“Apakah itu bentuk komplimen?”

Sure,” Jaehyun mengangguk yakin.

Yuju kembali tak menimpali ujaran Jaehyun. Sumpah pemuda itu benar-benar mati gaya sekarang. Ini bahkan lebih mendebarkan daripada saat mencium Chaeyeon untuk pertama kali.

“Maafkan aku,” ucapan itu akhirnya berhasil lolos dari kerongkongannya setelah lama tertahan. Yang diajak bicara pun memiringkan kepala dengan mata menyipit, “Untuk apa?”

“Perkataanku dulu yang bilang kau enggak cantik.” Jaehyun lantas menggeladikkan tangan ke laci meja untuk mengambil sesuatu yang tadi ia letakkan di situ.

“Aku sungguh minta maaf…” disodorkannya kotak yang masih rapi terbungkus dengan kertas kado itu pada Yuju yang masih kebingungan dengan sikap aneh Jaehyun.

“Mana pula aku menyangka kalau ucapan yang kupikir tanpa arti itu bisa amat menyakitimu. Kau cantik, Yu… sungguh.”

“… tapi di mataku tetap Chaeyeon yang paling cantik.”

Pungkasan Jaehyun langsung disambut dengan tawa renyah oleh Yuju. Untung dia ingat kalau mereka sedang ada di perpustakaan, jadi gadis itu masih bisa mengontrol volume tertawanya. Seketika ia merasa iri karena Chaeyeon punya seseorang yang selalu memjadikannya prioritas.

“Jadi aku tidak jelek?” Yuju menciptakan sebuah repetisi.

“Tidak sama sekali. Ah, kau tidak seru. Dasar pendendam! Mulai sekarang jangan lagi merendahkan diri sendiri, oke?” Jaehyun mengacak surai ikal Yuju dengan iseng.

By the way, terima kasih hadiahnya. Aku enggak akan basa-basi untuk berkata ‘tak usah repot-repot’ seperti kekasihmu.”

Pardon?” Jaehyun memicingkan mata, masih belum menemukan koneksi untuk memahami juntrungan ucapan Yuju.

“Ah, tidak jadi. Ini rahasia antar sesama gadis.”

.

.

Di saat Jaehyun tengah sibuk mengklarifikasi semua kesalahpahaman yang telah terjadi selama bertahun-tahun, lain halnya dengan Chaeyeon dan Seokmin. Mereka sedang makan bersama di kantin sambil membicarakan dua orang itu.

“Semoga Yunoh bisa menjernihkan pikiran Yuju.” celetuk Chaeyeon kemudian menggigit ujung roti gandumnya.

“Ada-ada saja, dasar Yuju!” cibir Seokmin yang masih tak habis pikir dengan alasan sebenarnya yang membuat sahabatnya itu selalu merasa rendah diri.

“Chaeyeon Sunbae…” sebuah suara yang terdengar imut menginterupsi aktivitas makan mereka. Empunya nama pun dibuat menoleh, begitu pula dengan kawan yang sedang makan bersamanya. Terkejutlah Chaeyeon saat mendapati eksistensi seorang Kim Ye Ri sudah ada di depan bangkunya dengan raut sendu.

“Eh, Yeri? Silakan duduk…” Gadis Jung itu dengan ramah mempersilakan. Namun tawaran itu disambut dengan gelengan oleh Yeri. “Cuma sebentar, kok…”

Yeri pun mengeluarkan sebuah kotak kado berukuran kecil (kira-kira hampir sekepalan tangan). “Ini untuk Sunbae…” Gadis itu meletakkan kotak tersebut di sebelah gelas lemon squash milik Chaeyeon.

“Lo, ini untuk apa? Ulang tahunku masih Desember nanti.” herannya.

“Ternyata Sunbae adalah gadis yang selama ini ditunggu oleh Jaehyun Oppa. Dan aku sadar kalau Sunbae sangat cocok dengannya. Terlalu percaya diri kalau aku berani melangkah untuk mengambilnya darimu. Sunbae adalah gadis yang sempurna. Aku mengangumimu.” Yeri berkelakar dengan tempo yang kelewat pelan hingga Chaeyeon dapat merasakan kegugupan di dalam benaknya.

Aigu, bicaramu sudah seperti penggemar yang sedang menghadiri fansign, kau tahu?” Seokmin memberi tanggapan tanpa diminta.

“Yeri-ya, tidak perlu seperti ini… duh, bagaimana ini? Aku jadi merasa tidak enak.” Chaeyeon kelimpungan.

“Aku cuma mau bilang itu. Sekarang sudah kukatakan, aku permisi dulu.” Yeri lekas pamit setelah membungkuk takzim pada kedua senior yang terpaut dua tingkat darinya itu.

Seokmin tak jemu menatap punggung gadis mungil itu sampai akhirnya hilang seiring dengan presensinya yang semakin jauh.

“Oke, mari kita luruskan sekarang,” Seokmin menggurat raut serius disertai sorot tajam yang ia arahkan pada Chaeyeon. Yang bersangkutan pun merasa tak nyaman dipandangi seperti itu. “Jadi kau pacaran dengan Yunoh dan tidak bilang-bilang?” imbuhnya.

Gadis yang merasa eksistensinya tengah diintimidasi itu lekas membekap mulut Seokmin dengan telapak tangannya. “Hush… jangan keras-keras!”

“Apakah itu sebuah rahasia?” tanya Seokmin.

“Tentu saja! Kalau sampai anak yang lain tahu, bisa-bisa aku pulang tinggal nama.”

“Cowok macam apa dia? Masa publikasi hubungan saja enggak berani?”

“Kalau waktunya sudah tepat, nanti kartunya juga dibuka.”

“Ya, semoga saja segera…”

.

.

SYUNG!

BRAK!

Sekonyong-konyong Yuju tergelincir sekembalinya ia dari perpustakaan dan hendak ke kamar mandi untuk buang air. Ia memang memutuskan pergi ke arah yang berlawanan dengan Jaehyun saat mereka sampai di ambang pintu tadi.

Ia rasakan likuid berminyak pada telapak tangannya yang menempel pada ubin. Terlontarlah sumpah serapah dari mulutnya, meski dengan volume lirih. Untung saja ia jatuh di posisi yang tepat. Jadi roknya tidak terbasahi minyak.

Tanpa ia duga, beberapa orang gadis pun berhamburan keluar dari balik pintu kamar mandi.

“Hahaha, rasakan! Itu akibatnya kalau berani mengganggu Jaehyun kami.” hardik seorang gadis yang tak lain adalah Harim. Yuju pun mendadak naik pitam saat mendapati wajah menyebalkan itu tengah memandangnya remeh dan penuh rasa puas. Sekuat tenaga ia coba berdiri meskipun bokongnya masih terasa sakit.

Diedarkannya tatap sarkatis pada enam gadis yang berhasil membuat amarahnya tersulut. “Terkutuk kalian!” sentaknya. Myungjin pun maju, berniat melayangkan tamparan keras di pipi Yuju, namun dengan cepat ditangkis oleh si calon korban penamparan.

“Pikir dua kali kalau kalian mau memperlakukan aku layaknya gadis lain yang dekat dengan Jung Jae Hyun. Kalau kalian macam-macam, aku enggak akan tinggal diam!” gertak Yuju yang berhasil membuat para penggemar Jaehyun tertegun.

“Mau menamparku? Menjambak, atau memiting? Silakan saja, tapi kalian akan mendapat balasan setimpal dariku! Memangnya kalian semua hebat? Beraninya keroyokan!” imbuhnya dengan intonasi yang lebih tinggi.

Sudah Yuju duga kalau mereka hanyalah pengecut yang akan langsung ciut dengan sedikit perlawanan. Salah besar kalau mereka hendak mendeskriminasinya karena tadi ia memiliki obrolan hangat dengan Jaehyun. Karena Yuju adalah gadis yang akan mengembalikan apa yang ia terima.

Dipungutnya kopi kalengan serta kado pemberian Jaehyun yang tergeletak sembarangan di lantai akibat insiden jatuh tadi. Ia melangkah yakin menuju kamar mandi tanpa mengindahkan eksistensi para gadis yang masih merasa jengkel padanya. Peduli setan dengan jebakan apa lagi yang akan mereka siapkan setelah ini. Mengeluarkan air seni yang sudah memenuhi kantung kemih jauh lebih penting sekarang.

To Be Continued

Aku tahu ini worse banget, but still, don’t forget to leave your appreciation towards this story ^^

Advertisements

15 thoughts on “[Chaptered] You Look Yummy (Part 10)

  1. Lah seru kok, gantian momen ni keren wkwkw jarang2 seokmin sama chaeyeon, yuju sama jaehyun hahaha.. harusnya yuju tendang aja tuh cewek-cewek biar tau rasa hohoho..
    Chaeyeon x Jaehyun sudah clear… when will Yuju x Seokmin? :v

    Liked by 1 person

    • Iya kak, harusnya tendang ae Yuju kan strong ampe langganan juara lari 60 m wkwkwk
      Belom clear kak, la wong masih backstreet XD
      Sebentar lagi siapa ya… hmmmm
      Makasih kak fany sudah baca & komen ^^

      Like

  2. Yuju gitulohhh!!! Sip berani karena benar💪
    Sebenarnya ceritanya bagus, bahasa dan kata2 nya gk berbelit-belit,, tipeku banget bacaan yg simpel dan ringan gini😊. Cuma kalau boleh saran,, kurang panjang😁 udah gity aja

    Liked by 1 person

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s