[Daydream Scenario] Hold Tight

tumblr_mwf3afr4dv1qkyzm3o1_1280

Hold Tight

story by  roseblanche

Mark Lee (NCT) &  Michelle Kim (OC)

Fluff

G

Ficlet

-oOo-

Based on prompt

Contact Lens

-oOo-

Rasanya canggung, tentu saja.

Memangnya siapa yang tidak merasa canggung ketika jalan berduaan dengan laki-laki kelewat tampan yang sayangnya hanya berstatus hanya sebagai teman, dan bukannya sahabat ataupun kekasih? Awalnya memang ada lima orang yang juga ikut, namun satu persatu mendadak membatalkan janji mereka.

Maaf, tiba-tiba aku ada keperluan lain.”

Hari ini ternyata aku sibuk. Lain kali saja, ya?”

Aku minta maaf, besok akan kujelaskan, oke?”

Sialnya, Michelle baru menerima pesan-pesan itu setelah ia sudah terlanjur sampai ke kafe tempat mereka berjanji untuk bertemu, dan nyatanya di sana juga sudah ada Mark. Alhasil, terpaksa mereka hanya jalan berdua.

Bukankah ini seperti kencan?

Namun, ada satu hal yang mengganggu Michelle.

“Kau kenapa?”

Sedari tadi Mark berjalan berdampingan dengan Michelle, tetapi tingkah gadis itu membuatnya bingung. Pasalnya, Michelle terus-terusan mengerjapkan matanya, yang terlihat jelas mulai memerah.

“Tidak, tidak apa-apa.”

Michelle sendiri juga tidak tahu apa penyebabnya, tetapi sepertinya hari ini lensa kontak minus itulah yang membuat matanya tidak nyaman.  Aneh, karena biasanya tidak apa-apa. Mungkin karena efek terpaan angin musim gugur yang terlampau keras? Entahlah, hanya saja–

“AH!”

Mark berjengit kaget mendengar pekikan itu, lalu sontak menoleh pada Michelle yang kini kedua maniknya sudah membulat sempurna, entah apa penyebabnya.

“Apa, sih?”

“Mark! Jangan bergerak!”

“Hah?”

Mark tidak mengerti maksud Michelle, namun spontan kedua kakinya langsung mematung karena dilihatnya gadis itu juga tidak bergerak sedikitpun– hanya matanya saja yang memicing sambil berkeliaran ke arah bawah, seperti mencari sesuatu.

“Jangan bergerak kena–”

“Lensa kontakku jatuh!”

Dan alhasil Mark hanya bisa menganga. Dilihatnya orang-orang lain yang memandang mereka dengan tatapan aneh, bahkan jelas sekali terlihat ada yang menahan tawa. Awalnya ia hanya tidak peduli,  tetapi pada akhirnya ia tidak tahan juga. Karena lensa kontak itu tidak kunjung diketemukan.

Ya, Mark!”

Tanpa seijin sang empunya, Mark langsung saja merangkul bahu gadis yang masih panik itu dan menyeretnya berjalan.

“Sudah, dilihat banyak orang, tuh! Paling-paling juga sudah terinjak.”

“Lalu… bagaimana denganku?”

Suara memelas itu membuat Mark ingin tertawa saja rasanya. Tapi, kasihan juga.

“Ya sudah, kutemani beli yang baru.”

“Tapi aku tak bisa melihat jelas kalau tidak pakai lensa kontak! Penglihatanku jadi buram semua, tahu!”

Michelle melepaskan diri dari rangkulan Mark, namun satu detik kemudian Mark sudah meraihnya kembali, dan bahkan rangkulan itu kini menjadi lebih erat.

“Makanya, sini pegangan yang erat! Sudah tahu penglihatanmu buram, masa masih mau jalan sendiri?”

.

.

.

Tahu begini, lain kali tidak usah pakai lensa kontak saja sekalian kalau jalan berdua dengan Mark.

 

fin.

-oOo-

Advertisements

5 thoughts on “[Daydream Scenario] Hold Tight

  1. Imajinasiku bermain waktu baca ff ini. Kebetulan mataku minus trus tiap hari pake softlense sama kayak si OC. Jadi kebayang kalo aku jadi kayak OC. Waktu jalan, softlense jatuh trus dirangul sama temen kampus. Kemudian aku ngakak, sadar kalo teman kampus gada yg seganteng Mark😂

    Di luar smua imajinasi randomku, ini ff-nya manis skali. Aku suka❤ banyakin bikin ff fluff gini ya. Keep writing!

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s