[Daydream Scenario] My Step Sister

img_20160925_093758

My Step Sister

Based on prompt Sweetest Sugar –Jisung

Jisung and Taeri Kim

Drimhanco storyline

**

Nggak usah muluk-muluk deh bilang aja suka.

Jisung menghembuskan napas kasar dan menghirup kembali udara dengan susah payah. Sebenarnya ia tidak punya riwayat penyakit sesak napas. Namun, perkataan Jaemin tadi siang seakan menjadi awal penyakit itu datang. Bagi pria berambut blonde ini kalimat itu terdengar sangat sarkatis –atau mungkin dia itu lebay.

Kalau dipikir-pikir kembali, dia memang menyukai Taeri. Buktinya, ia selalu memperhatikan gadis itu secara diam-diam, membuntutinya saat kegiatan eskul, mentraktirnya makan, memberinya perhatian lebih, membantunya mengerjakan pr, selalu mengerjakan tugas piket Taeri, dan hal lainnya.

“Ah, tapi mana mungkin.” Jisung menggelengkan kepalanya, kemudian mengangguk, menggeleng, mengangguk dan lama kelamaan sebuah lengkungan kurva tercipta. Dewi Aphrodite sepertinya sedang berkunjung ke dalam hatinya. Tiba-tiba ia merasakan hal yang berbeda. Seperti ada hal yang memacu jantungnya untuk berdegup lebih kencang saat pikirannya terbang pada kejadian akhir-akhir ini. Tepatnya saat nama Taeri terlintas di benaknya.

Jisung membaringkan tubuhnya di atas kasur king size-nya. Kedua netranya memandang langit-langit kamarnya. Efek kedatangan Dewi Aphrodite masih melingkupi pikiran dan hatinya. Soalnya, langit-langit kamarnya sekarang berubah menjadi sebuah layar besar. Menampilkan beberapa adegan saat ia terus berduaan bersama Taeri. Beberapa adegan saat dirinya tersenyum bahagia saat memperhatikan lekukan wajah Taeri, saat dirinya tak bosan-bosannya menopang dagunya saat gadis bermarga Kim itu menjelaskan semua kisah padanya. Dan saat-saat dimana hanya Taerilah yang bisa membuatnya seperti ini. “Jesus, sepertinya aku memang benar menyukai gadis ini.”

Layar besar itu tiba-tiba menghilang. Jisung sedikit tersentak dan air mukanya berubah. Ia sudah kembali ke dalam realita hidupnya dan perlahan ia memejamkan matanya pun bergumam, “tapi, mana bisa aku menyukai adik tiriku sendiri.”

Jisung si pria berhati malaikat memperlihatkan senyum kekecewaannya. Kalau bukan karena Ayahnya ia pasti sudah menyampaikan perasaannya. Yah, Jisung kan tipe anak penurut dan sayang orang tua. Kebahagiannya adalah nomor dua setelah kebahagiaan Ayahnya.

“Hey! Cara menyalurkan cinta tak harus dengan cara menjadi kekasihnya bukan?” Jisung mengangguk, senyumannya berubah. Entah sejak kapan gadis bermarga Kim itu berdiri di depan pintu sambil melipat tangan di dada.

**

Sweetest Sugar; Makan sedikit biar nggak pahit.

Berbahagialah bagi mereka  yang bisa membagi keluh kesah  bersama seseorang yang penting baginya walau tanpa status kekasih atau semacamnya.

–End.

Advertisements

One thought on “[Daydream Scenario] My Step Sister

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s