[Daydream Scenario] Caramel Macchiato

d1fb4d3ee170c79a91f2de4e8d20f2e8

Caramel Macchiato

by Ayudia Jung

[NCTDREAM’] Zhong Chen Le & [OC’s] Jeon Clara

Fluff, AU│ General | Drabble

Based on prompt Caramel Macchiato – Chenle

Disclaimer: Just own this plot.

Summary
Chenle memang paling handal dalam merapalkan kalimat semanis caramel macchiato.

.

.

.

Chenle masih duduk tergantung pada ayunan senja itu. Menyaksikan waktu yang mengonversi taman bermainnya ketika itu menjadi selapang tempat membosankan ketika mendatangkan gerombolan awan kelabu diatasnya. Suara kesutan sepatu menyambangi indra pendengaran Chenle ketika satu-persatu semua orang bergegas berlari meninggakan taman. Sementara Chenle sudah menyerahkan diri atas cuaca yang mengutuknya senja ini. Pun menyerah untuk mencari matahari yang entah berada di belahan dunia sisi mana lagi sampai-sampai Chenle tak sanggup menemukan sebercah cahaya kemuning jingga ketika sore datang, atau mungkin memang matahari diculik oleh sekawanan awan kelabu.

“ Menunggu lama? ” Chenle menggangguk menyatakan kebenaran atas dirinya yang sudah menunggu setengah jam. Setelah sesaat gadis kecil itu pergi meninggalkan Chenle.

Chenle terdiam sesaat, lantas mengambil segelas coffee dari tangan gadis yang berada dihadapannya. Alih segara menyesap bibir gelas itu, Chenle nyatanya lebih tertarik menatap gadis itu. Chenle terkutuk suasana sampai dia sesaat mematung menyadari paras gadis disampingnya menjadi berlipat elok dengan rambut tergerai seperti saat ini. Tidak kalah manis dari coffeenya, menurut Chenle.

“ Aku tidak memasukan sianida, aku membelikan caramel macchiato sesuai kesukaanmu.”

Gadis itu terkekeh atas guyonan miliknya barusan setelah terasa dipandangi. Lantas terhadiahi sebuah rotasian bola mata oleh Chenle ketika berakhir suara tiupan gaduh dari mulut lelaki itu. Sejenak memanipulasi atas kegugupanya dibalik gelas coffee, diam-diam.

“ Clar,” Chenle menjeda sesaat. Sembari menanti gadis itu menoleh pada dirinya sementara dirinya entah menagapa menjadi salah tingkah sendiri. Sesekali mencuri kesempatan meraih tangan pada dadanya yang berdegub tak terkondisikan tanpa ada yang bertanggung jawab, ia juga tidak tahu sejak kapan gejala seperti ini timbul.

“ Ya ?”

“ Tidak ada.”

Chenle gugup setengah hidup.

“ Kenapa kau menyukai caramel macchiato, Chen ?” Chenle lantas melempar gelas coffenya yang hanya tersisa ruang. Terlepas dari fakta bahwasanya gadis itu sedikit terkejut karena pemuda disampingnya menghabiskan segelas coffee panas seperti dalam hitungan sepuluh kali kedipan mata.

“ Dan juga, kenapa selalu aku yang harus membelikannya untukmu ? Manja sekali,“ sisipan dari Clara menyusul.

“ Jadi, kau tidak niat membelikanku? ”

“ Bukan tidak niat, tapi—

 “ You’re like caramel macchiato, your scent is still sweet on my lips. Its why caramel macchiato be my favorite one as you.

Chenle memang paling handal dalam merapalkan kalimat semanis caramel macchiato.

Fin.

Apa ini hmm:”)
Leave review juseyooo ~

Advertisements

3 thoughts on “[Daydream Scenario] Caramel Macchiato

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s