[NCTFFI Freelance] Without You (Ficlet)

tumblr_o3vnuracyq1ur45upo1_1280

Title                     : “WithoutYou”

Author                  : Stefhany Kim .

Genre                   :  Drama, Sad

Main Cast            : – Moon Taeil (NCT)

                                : – Nam Jin Young (OC)

Rating                   : General

Lenght                  : Ficlet

Summary             : “Jika kau mau putus denganku. Kau salah. Karena kau masih mencintaiku”

Disclaimer          : FF ini pernah di post di blog saya (Sfransiscafio88.blogstpot.com), tapi yang ini sudah saya edit sedikit.. jadi kalau beda pun hanya beberapa kata saja. FF ini murni keluar dari pemikiran otak saya. Selamat Membaca..

**Jin Young Pov**

Sudah seminggu ini aku hidup tanpa Taeil.

Taeil adalah namjachinguku. Sudah hampir 2 tahun kami bersama. Ya, lebih tepatnya hari ini adalah 2 tahun kebersamaan kami dan sebenarnya kami sudah punya rencana untuk merayakannya. Tapi, itu hanya tinggal angan-anganku saja. Entah, setan apa yang merasukinya sampai ia bisa mengatakan ‘aku ingin putus’ disaat dia juga mengataan ‘aku ingin hidup bersamamu’ . Dia hanya memutuskanku secara sepihak. Kupikir aku bisa hidup tanpanya. Tapi TIDAK. Bahkan sampai saat ini pun air mataku belum surut untuk menangisinya.

Flashback

**Author Pov**

 

“Jin Young-ah ada sesuatu yang ingin kubicarakan” ucap Taeil serius.

“apa? Bicara saja.” Jawab Jin Young menatap Taeil dengan senyum yang lebar.

“Aku ingin putus” ucap Taeil memalingkan wajahnya.

“Mworago?” ucap Jin Young menghentikan aktivitasnya yang sedang mengadu-aduk cofe nya.

“Ayo putus” ucap Taeil lagi.

Jin Young membeku tak berkutik begitu ia mendengar kata-kata yang menyakitkan keluar dari mulut kekasihnya, Taeil.

“wae?” tanya Jin Young sudah tidak bisa membendung air mata yang semakin banyak.

“Aku tidak mencintaimu lagi” jawab Taeil.

“bohong. Kau bilang kau ingin hidup denganku kenapa sekarang kau mengatakan sesuatu yang sama sekali tidak ingin ku dengar?” tanya Jin Young.

“Kapan aku berkata seperti itu?” ucap Taeil acuh tak acuh.

Hancur dan sakit. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan isi hati Jin Young saat ini. Ia tidak mengira namjachingu yang selama ini dia agung-agungkan tega memutuskannya.

“baiklah. Ayo putus.” Ucap Jin Young beranjak dari duduknya.

“jika kau tidak mencintaiku pergilah. Jika kau tidak menyayangiku menghilanglah dari kehidupanku. Tapi, jika kau masih mencintaiku tetaplah disini bersamaku.. aku tau kau masih mencintaiku Taeil,. Semuanya masih terlihat jelas dari sorot matamu yang tidak pernah menatapku sejak tadi. Kau bohong jika kau bilang kau sudah tidak mencintaiku lagi. Kau bohong” lanjut Jin Young menangis sekeras kerasnya diantara para tamu caffe yang lain. Jin Young sudah tidak memikirkan malu atau tidak lagi. Yang dia mau hanya menyampaikan apa yang ada di dalam hatinya saat ini. Sedangkan Taeil masih termenung duduk di depan Jin Young tanpa memandang kearah Jin Young sedikitpun.

“Jika kau mau putus denganku. Kau salah. Karena kau masih mencintaiku” ucap Jin Young sembari berjalan meninggalkan Taeil.

Flashback end

 

Air mata ini tidak henti-hentinya menangisinya. Orang yang selalu berada di sampingku. Orang yang selalu berada di sampingku. Yang selama ini bisa ku sentuh kapan saja. Aku hanya bisa menatap fotonya yang tersenyum lebar tepat berada didepanku.

“Kau masih bisa tersenyum lebar? Dasar pembohong”gumamku menatap foto Taeil sengit. Tapi, tidak terasa setetes demi setetes air mataku mulai mengalir lagi. Bahkan semakin deras. Sudah kucoba untuk menahannya. Tapi, tidak bisa. Aku sudah terhanyut dengan suasana yang ada di sekitarku.

“eonni” panggil seorang yeoja dari belakangku.

“hiks hiks..”ku hapus satu demi satu air mataku tapi, tetap saja mengalir.

“eonni.. oppa memberikanku ini… ku pikir ini untukmu” ucap yeoja itu, adik Taeil. Ia menyerahkan sepucuk surat kepadaku.

“gomawo” gumamku memeluk adik perempuan Taeil.

Ku ambil nafas dalam-dalam untuk membuka dan membaca surat yang setauku dari Taeil.

 

                Untuk : Han Jin Young

               

                Annyeong Han Jin Young-ssi. Mungkin saat kau membaca surat ini aku sudah pergi dari kehidupanmu. Aku pergi, bukan berarti aku tidak mencintaimu lagi seperti katamu. Tapi, kau benar jika aku putus denganmu aku salah. Karena aku memang masih mencitaimu. Maafkan aku Jin Young-ssi. Kerena kebohonganku kau dan aku sama sama sakit. Aku memang bodoh. Aku bodoh dengan berkata jika aku baik-baik saja padaha aku sedang tidak baik-baik saja. Maaf karena aku sudah berbohong dengan menutup-nutupi penyakit yang ku derita selama ini. Bukannya aku tidak ingin memberitahumu. Tapi, aku tidak ingin membuatmu bersedih kerena penyakit yang sedang ku lawan demi hidup bersamamu selamanya.

                Aku tau ini sulit. Tapi, aku yakin kau bisa. Maksudku aku yakin kau bisa hidup tanpaku setelah ini. Aku yakin kau lebih tegar dari yang selama ini ku kenal. Jadi, kumohon lupakan aku dan carilah namja lain yang lebih baik dariku. Aku yakin kau pasti akan mendapatkannya. Aku memang namja pengecut yang tidak bisa berkata dengan jujur di depan orang yang dicintainya.

                Aku hanya ingin kau hidup denga bahagia dan sehat. Jadi kumohon kau untuk menjaga kesehatanmu. Aku tidak ingin kau keluar masuk rumah sakit sepertiku. Aku ingin kau selalu tersenyum dimanapun dan kapanpun itu karena senyummu adalah senyum termanis yang pernah kulihat.

                Saranghaeyo Han Jin Young.

 

                TTD

                Moon Taeil.

 

Tangisku pecah lagi sesat aku selesai membaca surat dari Taeil.

“Bagaimana aku bisa tersenyum Taeil? Bagaimana bisa jika orang yang membuatku tersenyum sudah tiada?” gumamku dalam tangisku yang pecah.

Bukan kau yang bodoh Taeil. Tapi, aku yang bodoh. Sudah hampir 2 tahun kita menjalin hubungan tapi tidak sedikitpun aku tau bahkan mengerti jika kau sedang kesakitan dan melawan penyakit itu sendirian. Kanker otak stadium akhir. Sekait itukah kau? Kenapa aku tidak bisa merasakannya selama ini? Kau bahkan sangat pintar menutupinya. Sekarang aku tau Taeil kenapa kau memutuskan hubungan kita. Tapi, bukan seperti ini caranya. Sebenarnya aku ingin menemanimu saat kau terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit. Aku ingin menjadi satu-satunya orang yang ada di sampingmu saat kau terbaring lemah. Aku ingin menjadi orang pertama yang melihatmu membuka mata saat kau terbangun dari tidurmu. Aku sangat mencintaimu Taeil.

Story END

 

A/N

Hai.. ini FF pertama saya yang saya post di NCT Fanfiction Indonesia. Maaf  jika cerita ini terkesan aneh. Tapi, baru ini kemampuanku. Mohon bantuannya teman.. Trimakasih sudah memabaca. Trimakasih juka Admin sudah mempostkan cerita pendek saya.

Advertisements

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s