[Ficlet] Of Usual Bornday and Her Presence

moodboard_elkun

OF USUAL BORNDAY AND HER PRESENCE

Omong-omong, selamat mengulang hari lahirmu yang ke-dua puluh satu, Tuan Qian Kun.

aiveurislin’s masterpiece © 2017 ; Qian Kun & Elkie Chong ; a ficlet counts 719 words include The Golden Compass-au!, school life, fantasy, friendship things for teenager


“Qian Kun!”

Sayup-sayup suara itu mengumandangkan gema di setiap sudut koridor paling atas menara astronomi Universitas Jordan. Sepersekon berselang, presensi sesosok gadis memasuki kumpulan saraf oftalmo pemuda yang diketahui bernama Qian Kun itu. Tergopoh-gopoh gadis itu menaiki puluhan anak tangga menara hingga muncul di hadapan pemuda itu dengan napas tersengal-sengal.

“Kau ini apa-apaan sih? Apa kali ini aku harus mengurangi poin asramamu atau memberimu detensi penuh selama dua minggu?” gadis itu meluapkan amarahnya seketika itu juga, yang sontak membuat deru napasnya kian putus-putus.

Kun tidak bersuara, memberikan gadis itu detik untuk sekadar mengirup udara bebas, yang nyatanya membuang waktu sia-sia. Gadis itu mulai melepas syal merah yang membelit lehernya, memberi sedikit rongga pada tenggorokannya untuk menampung sedikit lebih banyak oksigen guna mengisi paru-parunya.

“Elkie Chong.”

Membisu, sorot sepasang netra Elkie kemudian menubruk milik Kun dengan sejumput kuriositas. Gadis yang memiliki tinggi sepantaran telinga Kun itu mengambil tempat di sisi pemuda itu lalu menekuk kedua lututnya, serta-merta bergabung sembari menikmati semilir angin dan kerlip bintang yang menggantung di langit malam.

“Baiklah-baiklah, Tuan Qian. Karena kau sudah menjadi langganan detensi selama bertahun-tahun, untuk kali ini biarlah aku memalingkan muka. Omong-omong, selamat mengulang hari lahirmu yang ke-dua puluh satu, Tuan Qian Kun. Ini hadiah dariku juga bagian dari kemurahan hatiku karena baru saja diangkat sebagai prefek asramaku dan anggap saja aku masih amatiran,” ulas Elkie panjang kali lebar.

“Kau itu prefek paling cerewet dari sekian banyak prefek yang memberiku detensi, asal kautahu saja, Elkie. Juga terima kasih atas ucapanmu,” balas Kun tak kalah sengit lalu menyelipkan seutas senyum di parasnya. Elkie mendengus lalu bergumam dengan bahasa yang tak Kun mengerti.

Kun maupun Elkie membisu, tak berniat mengudarakan sepatah aksara. Untuk sekian menit, hanya desau angin yang mengisi kungkungan keheningan. Hingga akhirnya untuk pertama kalinya Kun yang berintuisi memulai kembali konversasi mereka.

Demon-mu, apa bentuknya yang sebenarnya?” Elkie tersentak pelan, selepas Kun melayangkan sebuah kuesioner spontan. Kedua maniknya kemudian melirik Hazel, demon miliknya yang kini masih bergelantungan di eternit dalam wujud kelelawar.

Ah, maksudmu Hazel?”

Kun pun mendecih pelan mendengar lontaran kalimat retorik Elkie yang menurutnya tak membutuhkan jawaban. Sementara gadis keturunan Chong itu hanya menggaruk surai brunette-nya dengan ekspresi kikuk, “Hazel itu rubah betina. Tapi ia terkadang berubah menjadi belalang, kelelawar, atau kucing. Lalu bagaimana dengan Gerald?”

Kun menghela napas sepersekian sekon kemudian, “Wujud Gerald agak menyeramkan. Rottweiler. Oleh karena itu aku lebih sering mengubahnya menjadi berang-berang. Terkadang dia menjadi kadal atau burung hantu.”

Elkie mengangguk pelan. Spontanitas, lalu memerangkap kedua lututnya dalam dekapan tangannya, merasakan hawa malam itu kian menusuk kala malam mulai larut, “Kautahu ‘kan demon kita akan memiliki wujud tetap setelah kita lulus nanti. Jadi, demon-mu akan berwujud Rottweiler nantinya?”

“Mungkin saja. Apa kau takut?”

Elkie membuat ekspresi lucu dengan jari telunjuk yang digerakkan ke kanan dan ke kiri, pertanda bahwa ia membantah kuesioner bernada goda yang diudarakan Kun, “Bagiku tidak ada yang lebih menakutkan dari zombie dan Guru Besar. Cepat bangun! Kita sudah melewati batas jam malam. Aku tidak bisa menjamin kau akan selamat dari dewan prefek atau penjaga sekolah.”

Ah sayang sekali. Padahal hari ini ulang tahunku,” Kun pun bangkit dari alas duduknya sembari menaruh Gerald yang kini berwujud kadal di pundaknya, pun diikuti Hazel yang berubah wujud menjadi seekor kucing lalu melompat ke dekapan Elkie.

“Kalau begitu tahun depan bujuklah Paman Asriel untuk memberimu libur tambahan agar kau bisa pulang dan mintalah Guru Besar menunda ujian akhir hingga bulan depan.”

Pemuda itu hanya bisa geleng kepala pun memuji dalam hati kepandaian Elkie Chong berkicau. Gadis itu terlebih dahulu mengetuk ritmis sepasang tungkainya, meninggalkan Kun yang membatu di pijakannya.

Langkah gadis itu perlahan memberat pun akhirnya terhenti kala hendak memijaki anak tangga. Ia menoleh pada sosok Kun yang belum memiliki sedikit pun niat untuk beranjak, membuatnya spontan menghela napas gemas, “Kun, jangan melewati jam malammu lagi. Jika kau tidak beruntung, aku tidak bisa menolongmu jika prefek yang lebih senior menemukanmu melanggar jam asrama. Toleransiku hanya sebatas malam ini karena hari ini ulang tahunmu. Paham?”

Kun hanya terdiam saat kata-kata itu mengudara. Elkie bisa merasakan ketidakhadirannya di ruang rekreasi asrama. Elkie selalu berinisiatif untuk mencarinya hingga menemukannya di puncak menara. Elkie juga satu-satunya orang yang ingat jika awal tahun adalah hari ulang tahunnya. Menghabiskan saat-saat berharga bersama gadis itu tanpa sadar membuat kedua sudut bibirnya membentuk satu lengkungan simetris sambil mengekori langkah gadis itu memijaki anak tangga.

 

–finish.


notas ;

happy late-birthday my chinese boy, Qian Kun♥ gapapa kan ya ngucapinnya telat sehari (alesan mulu lu bin) semoga tahun ini kamu cepet nyusul Winwin yah 😉

Welcome 2017 untuk seluruh keluarga NCTFFI dan segenap pembaca! Semoga tahun ini menjadi tahun yang baik untuk kita semua dan semua resolusi kita di tahun ini dapat tercapai 😀

kindly drop a review after you read this fiction. thank you.

aiveurislin.

6 thoughts on “[Ficlet] Of Usual Bornday and Her Presence

    • Halo! Aku akan jawab pertanyaanmu menurut persepsiku aja ya. Soalnya aku sendiri belum tahu asal-usulnya penggunaan OF di judul. So, if you have other opinion, it can’t cause any problem 🙂

      OF sebenarnya merupakan bentukan kepemilikan dan jarang diartikan. Namun bisa diartikan ‘dari’ atau ‘daripada’. OF juga bisa berarti ‘tentang’, dan dasar itulah yang dijadikan kebanyakan penulis untuk memberi judul fiksi mereka dengan bentukan OF (contoh: Of Usual Bornday and Her Presence / Tentang Hari Ulang Tahun Biasa dan Kehadirannya). Bentukan OF biasanya diikuti oleh noun phrase (kata benda) yang mana oleh penulis digunakan untuk menciptakan kesinambungan judul dan keseluruhan cerita (ga logis kan kalau memberi judul yang ga ada sangkut-pautnya sama cerita). Dan alasan terakhir yaitu untuk menarik minat pembaca.

      Semoga penjelasan ini membantu ya 😀

      Liked by 1 person

  1. Fantasyyy dgn Kun dan elkie saya suka saya suka
    Au nya golden compass ya keren! Aku masih ingat soal daimon(? Or daemon haha aku sdh agak lupa) tapi detil filmnya saya lupa. Sayangnya nuansa fantasynya kurang nih, AUnya kurang kena, tapi momen kunelkie kena kok aku senang liatnyaa
    Keep writing yaa

    Like

    • Halo Kak LDS! Ketemu lagi hehehe
      Sebenernya sih aku juga udah rada lupa sama filmnya. Jadi riset dulu dengan nonton ulang di laptop wkwkwk cuma rada ngeselin sih soalnya sekuelnya batal dibuat produksi. Jadi masih ngerasa janggal dan cuma bermodal spoiler dari internet.
      Sip deh kak. Makasih buat review-nya. Emang fantasy-ku rada tengkurep akhir-akhir ini dan itu ganggu banget masa T.T
      Kyaaa, apa jangan-jangan Kakak juga ngeship Kun sama Elkie? Wkwkwk kalo gitu samaan yaampun 😀 😀

      Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s