[Ficlet] Stairs to You

project-26-7

Stairs to You

[2nd] Project 26

By : Febby Fatma

Drama, Romance, Fluff, Comedy

PG-13

Cast :

Nakamoto Yuta (NCT)

Nikaido Ran (OC)

 

Disclaimer : Saya tidak mengambil keuntungan apapun dari fiksi ini. Semuanya murni hasil pemikiran saya. Mohon tidak copy-paste atau memplagiat. Sebelumnya terima kasih dan selamat membaca~

0o0o0o0o0

Mengungkapkan cinta pada seorang gadis yang besar di lingkungan religius memang cukup memusingkan. Terlebih dia punya kakak laki-laki yang akan menjadi Imam di kuil tempat tinggalnya. Yuta benar-benar memusingkan hal semacam itu sekarang.

Tapi niatnya untuk mengungkapkan perasaan pada gadis itu tidak berubah. Yuta sudah membulatkan tekad, tidak ingin sampai ada laki-laki lain yang lebih dulu mengungkapkan perasaan pada gadis itu.

“Ran.”

“Oh, kau sudah datang. Tumben, biasanya kau datang sore. Jam segini Akira belum ada di rumah, loh.”

“Hari ini aku datang bukan untuk berdoa. Ada yang ingin aku katakan padamu.”

Yuta berdiri di tengah tangga menuju kuil, sedangkan Ran masih di gerbang kuil, sama sekali belum menaiki satupun anak tangga. Dari posisinya sekarang Yuta justru semakin jatuh hati pada gadis itu, dia sangat menarik dari manapun Yuta melihatnya.

Yuta heran kenapa baru di pertengahan semester Yuta sadar ada gadis yang begitu menarik di kelasnya, padahal Yuta yakin dia sudah benar-benar mengenal semua teman sekelasnya.

“Apa yang ingin kau katakan? Lalu kenapa harus di tempat seperti ini?”

Dia sangat berbeda dari kebayakan gadis yang mendekati Yuta. Dia menjaga harga dirinya sebagai cucu seorang imam kuil dan sangat menjaga kepercayaan kakak laki-lakinya. Dia tegas walau kadang tidak bisa dibedakan antara tegas dan galak. Dia sedikit pemarah tapi sangat baik, cuek tapi cukup perhatian. Yuta tidak bisa berhenti menganggunya karena mendapat perhatian darinya itu sangat sulit dan membuat candu.

Dan alasan kenapa Yuta sangat ingin diperhatikan olehnya, Yuta baru tahu jawabannya beberapa hari lalu.

Hari ini Yuta ingin memberi tahu Ran jawaban yang baru saja ia dapat itu.

“Ran, kau pernah tanyakan, kenapa aku selalu menganggumu?”

“Hm, cukup sering.”

“Apa kau ingin tahu apa alasannya?”

“Katakan saja.”

Butuh banyak keberanian untuk mengatakan jawaban yang dia dapat dari berkonsultasi pada Akira—kakak laki-laki Ran sendiri. Entah Akira tahu atau tidak kalau gadis yang Yuta suka adalah adiknya, tapi setiap kali Yuta menceritakan tentang perasaannya pada Akira, laki-laki itu selalu meyakinkan Yuta untuk mengungkapkan perasaan, lengkap dengan pengandaian kalau ada laki-laki lain yang menyatakan cinta lebih dulu, menakut-nakuti Yuta.

Jadi sekarang, berkat Akira, Yuta siap untuk mengungkapakan perasaanya pada Ran.

“Aku menyukaimu.”

Ada jeda cukup panjang yang hanya diisi oleh suara angin. Mengungkapkan perasaan pada gadis yang disuka memang berbeda dengan mendapat pengakuan cinta dari gadis yang menyukainya. Debaran jantungnya luar biasa menggila. Yuta sampai takut kalau ternyata dirinya mengidap penyakit jantung.

Tidak lucukan kalau setelah menyatakan cinta dirinya akan berakhir di rumah sakit.

“Jadilah kekasihku.”

Ran masih menatapnya. Sejak tadi gadis itu tidak mengalihkan pandangan dari Yuta. Mungkin itu juga alasan kenapa jantung Yuta sampai menggila.

“Ran, apa kau mau?”

Dia menunduk. Kemudian mulai menapaki anak tangga, semakin naik semakin dekat dengan Yuta maka semakin gila debaran jantung Yuta.

Yuta pikir dia akan berhenti di hadapan Yuta, tapi ternyata Yuta salah. Dia melewati Yuta, dengan sebaris kalimat. “Menolakmu hanya akan merepotkanku.”

Butuh beberapa detik sampai Yuta sadar apa arti kalimat itu dan berbalik, melihat Ran yang kini ada di atasnya. “Apa itu artinya kau menerimaku?”

“Kau tidak pernah mengajukan diri, lagipula tidak ada proposal apa-apa yang aku terima.”

“Ran, maksudku—”

Dia tertawa. Dari bawah sini Yuta melihatnya menertawakan Yuta. Wajah yang biasanya kaku pada Yuta itu kini tampak melembut.

“Kau harusnya cukup pintar untuk mengartikan jawabanku.”

“Tapi,”

“Jangan paksa aku mengatakan yang lebih, atau akan aku tarik jawabanku tadi.”

Setelah Ran berbalik pergi, Yuta meloncat senang.

0o0o0o0o0

“Yuta? Kenapa lompat-lompat disini?”

“Eh, Akira.”

“Bahaya tahu, kalau kau jatuh dari tangga pengakuanmu tadi jadi seperti sia-sia, kau tidak akan sempat menjadi kekasihnya sama sekali.”

Kemudian Akira langsung melaluinya seperti yang Ran lakukan tadi. Bedanya Akira tidak memberi jawaban seperti Ran, tapi justru mengancamnya.

“Kalau kau sakiti Ran sekali saja, akan aku pastikan untuk mengirim kutukan terbaik untukmu.”

Yuta lupa kalau dia berurusan dengan adik calon imam di kuil daerah rumahnya. Habis ini mungkin Yuta harus lebih rajin lagi datang ke kuil untuk berdoa, demi kelanggengan hubungannya dan Ran, juga demi nyawanya.

 

0o0o0o0o0

[1] Image Pic : Zutto mae Kara Suki Deshita Character

[2] Yah, ini kaya lanjutan yang judulnya His Fault buat tanggal 1 kemaren ya, tapi sesungguhnya nggak. Seperti kataku sebelumnya ini semua bersifat OS alias langsung selesai. Cuma, emang setting-nya aku buat sama. Image Picnya juga sama~ hehe

[3] Sekian dariku, Febby pamit~~

Advertisements

2 thoughts on “[Ficlet] Stairs to You

  1. Njir, sempet ngakak kalo ini juga ff-nya kak Febby yang barusan kubaca :’v Apalagi ini yang kemaren, duh :’v

    Jadi jadi jadi, ini gimana toh maksudnya? Aku sempet nggak ngeh, apa Yuta itu cuma bayangin dia diterima Ran di kuil? Gitu kah? Btw, ini aku bacanya di kelas, curi2 pas guru lagi nerangin HAHA, makanya otakku agak lemot :’v (dih curhat)

    Oh iya, aku sukaaaaaaa banget sama kalimat ini ‘Mengungkapkan perasaan pada gadis yang disuka memang berbeda dengan mendapat pengakuan cinta dari gadis yang menyukainya.’ ❤ Uh, I luv it (y) Entah apanya yang bikin aku suka, tapi ….. duh, kalimat itu tuh berasa ngena banget ❤ ❤

    Salken sama kak Febby ❤ Maaf kak komenaku emang selalu nyampah -_-

    Liked by 1 person

    • Thanks for Review
      Nggak kok, itu ceritanya Yuta beneran diterima sama Ran di tangga.. tapi dia lagi lompat-lompat ketanggkep basah sama Akira. Duh, ati-ati, ntar HPnya kesita loh~
      Salken balik Rijiyo~~ <3<3

      Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s