[NCTFFI Freelance] Kegelisahan Renjun (Ficlet)

kegelisahan-renjun

Kegelisahan Renjun

Casted by:

[NCT’s] Huang Ren Jun

.

Comedy, School-Life || Ficlet || General

By Rijiyo ©2017

.

.

“Oh… jadi ceritanya kamu direbutin?”

.

.

“Jaemin, please bantuin aku,” rengek Renjun sambil menarik-narik seragam Jaemin yang tengah minum lemon squash.

“Bantu apaan?”

“Itu… si Lea sama Janet. Mereka berdua tuh bikin pusing tau nggak. Yang satunya minta ini, satunya lagi minta itu,” jelas Renjun sambil cemberut.

Jaemin berdecak. “Bukannya itu maumu? Kamu kan pernah bilang pengin disukai banyak cewek.”

“Ya tapi nggak gitu juga, kali. Maksudku ‘suka’ itu cuma sekedar kagum, nggak sampe rebutan.”

“Oh… jadi ceritanya kamu direbutin?”

Renjun mengangguk. “Kemarin Lea sama Janet datang ke rumah. Mereka nembak aku. Tapi aku nggak langsung jawab, terus mereka nunggu jawabanku sampai besok.”

“Ya udah, pilih aja mana yang lebih kamu suka.”

“Masalahnya… aku suka dua-duanya.”

Jaemin menepuk dahinya. “Nah, kamu sendiri juga songong.”

Sebenarnya bukan itu saja alasan Renjun bingung. Tapi karena dua gadis itu punya kakak lelaki berpamor penting di sekolah. Lea atau Nakamoto Lea adalah adiknya Nakamoto Yuta si ketua klub karate. Kalau Renjun lebih memilih Janet, ia takut kalau Yuta tidak akan mau mengajarinya karate lagi karena sudah membuat adiknya galau (ugh, Yuta adalah senior yang paling dihormati Renjun).

Janet atau Seo Janet adalah adiknya Seo Johnny si preman sekolah yang paling ditakuti. Bayangkan saja kalau Renjun lebih memilih Lea, bagaimana reaksi Johnny saat melihat adiknya galau? Renjun bisa sekarat di atap sekolah nantinya.

Tapi… kalau menerima dua-duanya itu juga akan jadi masalah.

“Kalau sudah begini, tanya aja sama kak Mark. Dia mah pinter kayak gitu-gituan,” ucap Jaemin.

Renjun mengangguk pelan. Saat istirahat ke dua, cowok itu langsung pergi ke lantai atas. Ia masuk ke kelas Mark dengan malu sekaligus takut.

“Hai, Renjun! Wah, hari ini Renjun ganteng banget, deh.” Salah seorang gadis menghampirinya sambil tersenyum.

“Eh, kak Arin. Kak Mark mana, ya?”

“Kok malah nyari Mark? Dia lagi main tuh sama temennya di atap. Ada apa, sih?” tanya Arin yang Renjun ketahui sebagai gebetannya Mark.

Renjun menggeleng, lalu melenggang pergi. Sebenarnya Renjun bingung. Kenapa dari kemarin banyak cewek yang… um… terpesona padanya, ya? Padahal penampilan Renjun juga itu-itu saja. Oke, dia senang sih, secara dari dulu dia iri jika melihat Jaemin, Jeno, atau Mark yang selalu dikerubungi cewek cantik. Jaemin bahkan punya banyak simpanan cewek, mulai dari sekolah ini dan sekolah-sekolah lain. Jeno tak jarang juga bercerita padanya kalau dia pernah punya pacar empat. Nah, bagaimana bisa mereka tidak pusing dengan itu semua? Sedangkan Renjun sudah setengah mati mengurusi dua cewek yang bahkan belum resmi jadi pacarnya. Mungkin nasib orang bermuka ganteng dengan bermuka pasaran itu beda.

“Renren!”

“Junjun!”

Demi celana Hello Kitty-nya Taeyong, Renjun ingin mengubur dirinya hidup-hidup sekarang saat mendengar namanya diteriakkan dua gadis dari belakang.

“Renren! Aku mencarimu dari tadi.” Ini Lea.

“Junjun, kamu sudah makan? Ke kantin, yuk!” Kalau ini Janet.

Renjun melepas tangan kedua gadis itu yang melingkar di lengannya. “Aku mau ketemu sama kak Mark.”

“Renren nggak pengin ketemu sama aku, ya?” ucap Lea.

Renjun menelan ludah.

“Oh, jadi Junjun lebih pilih kak Mark, ya?” pungkas Janet.

Renjun menelan ludah lagi.

Lea dan Janet itu cantik sekali, Renjun bersumpah. Tapi ya namanya orang bingung, mau bagaimana lagi? Renjun menempelkan tubuhnya di dinding sambil berharap ada dewi Fortuna yang menghampiri.

“Junjun kenapa, sih? Kok keringetan?” Janet menghapus keringat di pelipis Renjun dengan tangannya.

Lea dengan bengis menyingkirkan tangan Janet. “Jangan pegang-pegang Renren-ku, ya. Tanganmu itu banyak kumannya.”

What the hell! What do you mind, hah? Want to fight here?” tantang Janet.

Dare ga osoretedesu ka? Anata wa sore ga nani mo shimasen fukimasu! Namaikina on’nanoko!

Damn this kid! Did I understand what you’re talking about, huh?”

“Anata wa baka! Anata no yōna on’nanoko wa ataishimasen hito hito-mō ni setsuzoku sa remashita!”

Renjun semakin pusing. Apalagi ketika melihat Lea dan Janet mulai jambak-jambakan sambil mengomel dengan bahasa negaranya. Lalu—demi Tuhan, Renjun sangat bersyukur—karena ia bertemu Mark dan teman-temannya yang kebetulan lewat. Renjun langsung lari dan memeluk Mark erat-erat. Mark kelihatan shock.

“Renjun, kamu apa-apaan, sih? Lepasin!” Mark berusaha memberontak.

“Kak, please, cuma lima menit,” jawab Renjun, lemas.

Lea dan Janet menghampirinya dengan tatapan takjub. Renjun berteriak, “Kalian sudah lihat, kan? Aku lebih sayang sama kak Mark. Aku cinta kak Mark. Kak Mark itu satu-satunya buat aku dan aku nggak mau kehilangan dia. Jadi jangan ganggu aku lagi, oke?”

Mark, Janet, Lea, dan teman-teman Mark langsung membelalakan mata. Bahkan Arin yang tak sengaja lewat pun ikutan membelalakan mata. Renjun semakin memeluk Mark dengan erat, sedangkan yang dipeluk ingin misuh-misuh.

Janet dan Lea berteriak histeris sambil menutup mata, “HUANG RENJUN YAOI!” Kemudian berlari tak tentu arah.

Kali ini Renjun melepaskan pelukannya sambil mengucapkan terima kasih pada Mark. Renjun lega selega-leganya. Akhirnya ia bisa terbebas dari dua cewek alay itu tanpa takut dihajar kakak cowoknya. Yeah, Johnny dan Yuta tidak mungkin memusuhi Renjun hanya karena ia dianggap yaoi, kan?

“Kamu gila, ya? Aku masih normal! Aku ini San Namja (Macho)!” pekik Mark sambil begidik ngeri.

“Iya, Kak. Sudah kelihatan kok machonya. Pokoknya aku makasih banget sudah dibantu.”

“Hah? Bantu apaan emangnya?”

Renjun tersenyum lagi, memperlihatkan giginya yang gingsul. Kemudian ia berlari karena punya niatan untuk menceritakan hal ini pada Jaemin.

Mark mematung. Hingga kemudian, Arin menepuk bahunya.

“Mark, maaf sebelumnya. Tapi mulai sekarang jangan duduk sama aku lagi, ya?”

“Kenapa, Rin?”

Arin mengerang frustrasi, “Soalnya aku nggak mau duduk sama cowok yaoi!”

Arin berlari menjauhi Mark.

Salah satu teman Mark berbisik, “Pesonamu sungguh luar biasa, Mark. Cowok aja ikutan doyan.”

Seketika Mark seperti orang tersial di dunia. Ia mengumpat, lalu mengejar Renjun sebelum gosip yang tidak-tidak semakin menyebar di sekolah.

.

.

.

_Fin_

 

A/N:

Kenapa sih Jiyo suka banget nistain Renjun? /mati kamu yo! Mati!/

Btw, itu bahasa Jepang & Inggrisnya udah bener belom sih? Itu jepangnya bekas translate huhuhu :’3 Tolong reviewnya ya kakak ❤ Jiyo tau ini garing :’3

Advertisements

9 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Kegelisahan Renjun (Ficlet)

  1. YA ALLAH YA RABBI YA TUHANKUUU WKWKWKWKWKWK ASELI INI SOOO RECEHH😂😂😂😂😂😂 alhamdulillah renjun akhirnya ada yang rebutin juga, tapi maaf ya Lea sama Janet, renjun maunya sama Jane, gimana nih?? /lalu disembur air aki/
    Terus juga itu….astagaaaaa tolong dikondisikan gimana wajah2 bego renjun pas dikelilingi dua gadis yang katanya cantik semua itu…..mending terima aja deh dua duanya! Jeno aja punya pacar empat ga masalah, masa kamu gandeng dua cewek aja salah? 😂

    Liked by 1 person

  2. INI EMANG RECEHNYA NAUDZUBILLAH DON :’D :’D Eh Dona 01L kan ya? HAHA

    Tolong aku juga nggak kuat sama tingkah Janet & Lea :v Lah kenapa bawa2 Jane itu? *Mark ngelirik*

    Makasih sudah baca & komen dona 🙂 ❤

    Liked by 1 person

  3. ANJAYYY SI JENO!!! KAMU MAU NGIKUTIN SAYYIDINA RASUL APA GIMANA PUNYA PACAR 4??? /GAK /RASUL PUNYANYA ISTRI WOYY BUKAN PACAR
    sebenernya ini lucu tapi hmmm kurang frontal kayaknya kalo renjun mau punya image yaoi. penjelasannya kurang detail XD kalo aku yang bikin mungkin aku enggak akan cuma menjelaskan Renjun yang tiba2 memeluk Mark, tapi aku jabarkan juga Renjun yang tiba2 pasang muka seunyu hello kitty terus bergelayutan di lengannya Mark, terus dia seakan minta perlidungan Mark, like “oppa… katakan pada mereka tentang hubungan kita yang sebenarnya,” yaaaa pokoknya di otakku terbayang skenario kalo Renjun adalah uke kesayangan Mark lah :v terus abis deklarasi, Renjun nyium pipinya Mark sekilas hahahaha YA LORD GILANYA AKU KALO UDAH MASALAH YAOI DAN BROMANCE. bercanda kak, aslinya aku homophobic tapi karena di sini Renjun juga sandiwara ya ga papa lah aku nistakan aja sekalian /YA UDAH SANA LEL BIKIN FF AJA SENDIRI
    ini bagus kok kak, narasinya juga enjoyable as always ~~ kak rijiyo sering banget ngirim FF di sini kyaaaaaa aku seneng sekali bacanya XDDDD

    terus mungkin ada review di “Padahal penampilan Renjun juga itu-itu saja.” mungkin it would be nice kalo “padahal penampilan Renjun juga begitu-begitu saja”.

    okayyyy maaf aku bawel ya shaayyy, pokoknya ff ini sangat cinchaaayyy :v

    Liked by 1 person

  4. JENO EMANG TITISANNYA RASULULLAH MAKANYA DITAKDIRKAN PUNYA PACAR EMPAT, BIAR KENYANG KAK 🙂 MARK AJA KALAH LOH (y)

    Waduh, kok aku nggak kepikiran sampe ke situ, ya? Hahaha asik juga sih ya kalo tiba2 Renjun cium pipi, minta perlindungan, and blablabla lainnya 😀 Habisnya aku kurang bisa bikin bromance :v Sebenernya aku punya ff NCT yang lumayan, tapi pas itu nggak tau mau publish di mana, terus nemu blog ini YA ALLAH DEMI APA JADI PENGIN SUJUD SYUKUR :’3

    Gapapa mbalel, aku suka orang bawel ❤ ❤ ❤ Soalnya aku sendiri kalo komen juga bawelnya naudzubillah 😀

    Like

  5. RENJUN ASLI NGAKAK SPONTAN GITU LANGSUNG MELUK MARK wkwkwkwk xD

    cara baru nolak cewek

    Renjun be like, ‘maaf tapi aku punya cowok.’

    hehehehehehehehehehe nice ff!

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s