[Chaptered] Fall in Love

Fall in Love

By : Febby Fatma

Drama, Romance, Fluff, Friendship, lit. bit Comedy

PG-13

Cast :

Nakamoto Yuta (NCT)

Nikaido Ran (OC)

Izuki Shun – Anime Character

 

Disclaimer : Saya tidak mengambil keuntungan apapun dari fiksi ini. Semuanya murni hasil pemikiran saya. Mohon tidak copy-paste atau memplagiat. Sebelumnya terima kasih dan selamat membaca~

0o0o0o0o0o0

 

Yuta jatuh cinta.

Pada perempuan yang tinggal di kuil dekat rumahnya.

Teman sekelas juga.

Seorang gadis dengan mulut pedas, alis yang menukik tajam, jarang terlihat tersenyum, sinis, rambut hitam lurus dan yang paling penting dia sama sekali tidak seksi—dadanya kecil. Jauh dari type ideal yang selalu Yuta jadikan pedoma saat bermain dengan perempuan.

Tapi Yuta tetap menyukainya.

Lebih dari gadis dengan rok pendek dan tubuh proporsional (dalam artian yang sedikit kotor) menurut Yuta.

Semua bermula dari saat Yuta berbagi cerita tentang pengalamannya berkencan dengan seorang model majalah. Waktu itu teman-teman Yuta menyimaknya walau tidak begitu berminat untuk meniru, mereka merekam jelas bagaimana cara Yuta menghabiskan waktu dengan model majalah itu. Lalu tiba-tiba dia datang, menyela omongan Yuta, memberi tanggapan yang cukup menyakitkan.

“Apa asiknya? Nyataannya itu hanya hubungan palsu.”

Waktu itu Yuta menanggapinya hanya dengan senyum. Tidak ingin mendebat perempuan yang terkenal kurang ramah pada teman-temannya. Tapi dalam hati, jujur saja Yuta cukup (sangat) tersakiti.

Kata-katanya benar.

Dia mengatakan apa hal yang paling Yuta takutkan akan orang katakan pada Yuta.

Tapi entah kenapa Yuta tidak bisa marah atau membencinya. Yuta justru tertarik padanya. Yuta jadi ingin tahu lebih tentangnya. Tidak perduli bagaimana tanggapan perempuan-perempuan lain yang ingin mengajak Yuta jalan, tapi Yuta lebih suka mengikuti perempuan bernama Nikaido Ran itu pulang. Kadang Yuta suka sengaja mampir ke kuil tempat tinggal perempuan itu, tapi sejauh ini Yuta masih belum bisa begitu banyak mengobrol dengannya.

“Yuta, pulang nanti kita karoke, yuk?”

“Sudah lama, loh, kita tidak keluar bareng.”

Yuta duduk dua bangku di depan Ran, dan hal seperti ini sering terjadi. Biasanya Ran akan pergi karena tidak menyukai keributan yang teman-teman perempuan lain buat hanya untuk mengajak Yuta pergi, begitu pula kali ini.

Namun Yuta tidak ingin Ran mengabaikannya lagi.

“Ran, tunggu dulu.”

Dia berhenti, menoleh pula pada Yuta, tapi begitu Yuta mendekat dia justru mundur.

“Apa?” Tanyanya galak.

“Tidak perlu seperti itu juga.” Sikap waspadanya pada laki-laki juga patut diacungi jempol. Hanya laki-laki bernama Izuki Shun yang bisa mendekati dan berbicara secara normal dengannya—dan karena alasan yang Yuta sendiri tidak paham, Yuta tidak suka hal itu. “Aku hanya ingin mengajakmu ikut ke karoke pulang sekolah nanti.”

“Terima kasih, tapi aku tidak bisa nyanyi. Pergi saja tanpaku.”

“Kalau begitu kita mampir di kafe saja, bagaimana? Kita bisa mengobrol disana. Dengar-dengar di dekat kuil ada kafe yang baru buka, tempatnya bagus, makanan disana juga murah dan enak. Kau maukan?”

“Tidak.”

Tanpa membiarkan Yuta mengatakan apa-apa lagi dia pergi dari sana.

Banyak cibiran untuknya, tapi dia sama sekali tidak perduli. Banyak yang tidak menyukainya, diapun tidak ambil pusing tentang itu. Biarpun begitu, Yuta tahu dia bukanlah perempuan yang jahat, sebaliknya dia sangat baik. Sudah bukan satu-dua kali lagi Yuta melihatnya membantu teman-teman yang dijauhi dan dibully.

“Hey, Yuta, jadi gimana?”

“Lagian kenapa kau mengajaknya?”

“Ah, maaf. Sepertinya hari ini tidak bisa. Aku baru ingat kalau aku ada janji dengan Shun akan membeli jaket baru.”

Setelahnya Yuta berlari mengejar Ran. Sudah dikatakan tadi, Yuta tidak ingin Ran mengabaikannya lagi, dan Yuta benar-benar tidak ingin itu terjadi. Apapun, Yuta akan melakukan apapun agar bisa menarik perhatian Ran, setidaknya agar Ran mau mengobrol dengannya.

“Ran.”

“Apa lagi?”

“Kau mau kemana?”

Ran tidak menjawabnya, Yuta juga sebenarnya tahu kemana dia akan pergi. Seragam olahraga yang dibawanya dan bel pergantian jam pelajaran menjadi jawaban untuk Yuta.

“Oh, kalau begitu kita pergi bersama, ya?”

Masih tidak ada suara. Ran justru meninggalkan Yuta begitu melihat Izuki yang berjalan menuju kamar ganti laki-laki di kiri koridor.

“Shun, hari ini Akira ingin kau ke rumah. Katanya dia ingin kau membayar hutang yang kemari.”

“Hah, lagi? Kenapa dia tidak menyerah saja, sih? Aku sampai bosan, loh.”

“Haha, salahmu sendiri mengenalkan permainan seperti itu padanya.”

Yuta terpaku di tempatnya.

Barusan Ran tertawa.

Barusan perempuan yang katanya tidak pernah tersenyum itu tertawa. Di depan seorang laki-laki—yang secara teknis adalah makhluk yang dianggap musuhnya. Yah, walau memang Izuki Shun selalu mendapat pengecualian, tapi tetap saja ini tidak bisa Yuta terima. Harusnya kalau Ran membenci laki-laki dia tetap harus menunjukan sikap itu pada Izuki Shun.

“Oh, Yuta, mau ganti juga?”

Kali ini matanya mengarah pada Yuta, tapi tidak sama, pandangannya pada Yuta berbeda dengan pandangannya pada Izuki.

“I—iya, eh, aku lupa bawa seragam olahragaku. Aku kembali ke kelas dulu.”

Samar-samar Yuta bisa mendengar obrolan mereka yang berlanjut, ada suara kekehan pelan juga disela-sela obrolan itu. Sungguh Yuta tidak suka ini, Yuta tidak bisa menerima sikap Ran ini, apapun alasannya.

Yuta sudah mencoba akrab, tapi kenapa Yuta tetap diabaikan?

Kenapa Izuki Shun yang tidak melakukan apapun justru bisa dengan mudah dekat dengannya?

Yuta tidak bisa menerimanya!


 

Holla~ Aku dateng bawa Threeshot kali ini. Nggak mau panjang-panjang dulu, tapi pengen membiasakan untuk bikin Chaptered. Update-nya masih nggak jelas, tapi FF-nya udah rampung.

Segitu dulu~

Izuki Shun – Kuroko no Basuke

Febby pamit~~

Advertisements

2 thoughts on “[Chaptered] Fall in Love

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s