[NCTFFI Freelance] Strony 17 (Drabble-Mix)

STRONY 17

Multi drabble written by hansekyung

Staring All of NCT member, Choi Sooyeon, and Seo Joa.

Special guest; f(x)’s Song Qian, EXO’s Park Chanyeol, Actor Kris Wu, and Abi.

Comedy, Romance, Hurt, and many others.

Happy reading~

______

#1 Moon − Pintu

Moon!” Saat itu Taeil sangat tegang karena ia melihat Sooyeon di luar dan mengatakan kata itu sambil menunjuk pintu. Ia yakin Sooyeon hendak menyatakan perasaannya kepada Taeil tetapi wisuda hendak dimulai beberapa waktu lagi.

“Yeon, ada apa? Katakan saja,” Taeil sudah antisipasi agar jantungnya tidak melompat keluar karena pernyataan cinta yang tidak terduga darinya. “Moon Tae? Tidak ada apa-apa, aku hanya memintamu membuka pintu. Ku kira pintunya di kunci.”

Jantung Taeil tidak jadi melompat keluar tetapi berhenti berdetak saat itu juga.

#2 Mengkhayal berlebihan − Train to Busan

Libur telah tiba. Hansol dan Sooyeon telah menjadi saudara namun orang tua mereka berada di Busan sehingga mereka memutuskan untuk pergi ke sana.

Keberangkatan kereta api ditunda selama dua jam akan tetapi Hansol dan Sooyeon memilih untuk menunggu dengan menonton film bersama. Kebetulan Hansol membawa laptop setidaknya dapat menjadi hiburan bagi adik tirinya.

“Kita ke Namsan saja, tidak jadi ke Busan. Zombinya dalam perjalanan, Sol.”

#3 Seo Youngho – Masa SMA

“Seo Youngho yang melaporkanmu.”

Seperampat jam berlalu hanya untuk membersihkan lorong kelas sebagai hukuman karena membeli cheonbokki dari luar asrama. Tidak hanya untuk sehari, hukuman itu berlaku selama seminggu. Selesai dengan hal itu, Sooyeon pergi ke kantin kemudian mendapatkan sebuah kartu undangan pesta ulang tahun dari Johny.

“Suatu keharusan datang ke pesta ulang tahunku. Dan jangan pesan cheonbokki dari luar asrama lagi ya.” Johny menunjukkan senyum sejuta makna.

“Oh Johny, aku pasti datang. Memang laknat Seo Youngho itu. Akan kuberi dia balasan tanpa ampun karena telah melaporkanku kepada kepala asrama.”

Biarkan Johny tertawa untuk beberapa saat.

#4 Itaewon Freedom

“I Taeyong freedom!” Teriak Taeil dari seberang lorong.

Klun Neo mendapatkan anggota baru asalnya dari China, namanya Dong Sicheng. Taeil diminta mengundang Sicheng di acara perayaan kemenangan tim basket Taeyong cs. Malamnya Sicheng melesat ke lokasi namun ia lupa menanyakan alamat lengkapnya kepada Taeil. Kemudian Sicheng mengirim pesan singkat.

“Hyung, aku sudah di Itaewon. Alamat lengkapnya di mana?”

“Itaewon? Untuk apa ke sana? Lokasinya di rumah Lee Taeyong.”

Maaf bagi para readers, Sicheng belum fasih berbicara maupun mendengarkan bahasa korea.

#5 Na(kamoto) Yuta

Saudaranya Jaemin.

“Aku ingin mengenal pria yang mirip dengan kakakmu itu.”

Sooyeon sontak kaget mendengar pengakuan dari Joa. Mungkin karena cintanya ditolak Taeil tempo hari, ia jadi mencari belahan jiwa yang lain. Tanpa berpikir panjang, Sooyeon meminjamkan ponselnya kepada Joa agar ia bisa chatting dengan Yuta.

“Hai, aku temannya Sooyeon. Maaf jika membuatmu tidak nyaman. Namaku Seo Joa.”

“Iya aku mengenalmu. Tidak apa-apa, santai saja.”

“Jadi namamu Na Yuta?Di ponsel Sooyeon begitu tulisannya.”

“Iya, kenapa memangnya?”

“Tidak apa-apa sih. Kamu saudaranya Jaemin ya?”

“Maksudmu?”

#6 Kun, maaf

Karena ide dari penulis sedang berada di titik puncak, maka dia membuatku menjadi tokoh dengan jalan cerita konyol.

Aku sudah dengar banyak tentang senior yang dulu satu yayasan dengan Winwinㅡbertubuh lentur serta cantik.

Victoria namanya. Sulit melepaskan pandangan darinya. Aku bahkan berfikir ingin menjadi kekasihnyaㅡandai bisa. 

Tapi kisah cintanya jadi kacau karena mahasiswa dari Indonesia mengganggu proses perkenalan Kun dan Victoria di Hall lantai empat.

“Kun Ge!” Abi, murid yang berasal dari Indonesia itu menginterupsi perbincangan santai antara Kun dengan Victoria.

“Kenapa?”

“Kamu tidak boleh menjalin hubungan dengan senior Song Qian, marga kalian sama! Kalau marga sama tidak boleh menikah! Song Qian-Qian Kun.”

Ya Tuhan tolong berikanlah ide yang bagus kepada penulis diriku dalam fanfiksi ini.

 #7 Vroom Vroom terkutuk

Liburan di Gwanghwamun menjadi momen yang menyenangkan sekaligus menentukan siapa yang akan menjadi Ketua Klub Neo. Selama ini Klub Neo berjalan seperti air yang mengalir dengan tenang. Meskipun tidak ada masalah, setiap Klub tentunya membutuhkan seorang Ketua serta susunan kepengurusan agar mempermudah koordinasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.

Saat perjalanan menuju Gwanghwamun, Doyoung membuat talk show kecil-kecilan yang diberi nama “Vroom Vroom”. Semua terlihat bersemangat. Namun tidak sesuai harapan, acara tersebut justru terasa membosankan. Doyoung menjadi bahan bully-an seluruh anggota yang berada di mini bus tersebut sekaligus membuatnya hanya berada pada posisi Wakil Ketua.

Seusai pemilihan Ketua serta Wakil untuk Klub Neo, Taeyong mendekati Doyoung. Saat itu mereka telah bersiap untuk kembali pulang.

“Diwai-si, tidak apa-apa ya?”

“Iya tidak apa-apa.”

“Itu, nanti ketika perjalanan pulang apakah ada ‘Vroom Vroom Season 2’?”

“Ah Hyung jangan menggodaku dengan ‘Vroom Vroom’ terkutuk itu!”

#8 TEN’s Love Story

Dulu, ketika cinta Taeil ditolak oleh putrinya Klub Neo.

Permisi author, kenapa kau memasukkan nama Taeil Hyung?Apakah dia semenarik itu?

Sooyeon boleh sombong, wajar saja mengingat dia diperebutkan oleh hampir seluruh anggota Klub Neo. Ten termasuk salah satunya. Meskipun kata bu guru sewaktu duduk di bangku SMP, ia adalah anak super cuek terhadap wanita namun tidak ada yang tahu bukan ke depannya bagaimana?

Ten mengajak Sooyeon ke ruang aula untuk berbincang-bincang sekaligus bermain piano. Dia membuat les piano gratis untuknya, niat awal sih membantu tetapi memang dari niat awal itu Ten jadi menaruh perasaan kepadanya.

“Yeon, indahnya suara hasil dari tut tut piano yang dimainkan tidak terlalu indah jika dibandingkan dengan wajahmu.”

“Tidak usah merayuku begitu, Mr. Chittaphon Leechaiyapornkul. Mungkin nama panggilanmu Ten karena kau punya sepuluh cara untuk merayu perempuan.”

Ten pergi ke halaman dekat lapangan tenis untuk menangis.

#9 Tidak Peka

Kenapa hubungan antara Sooyeon, Joa, dan anggota Klub Neo sangat rumit?

Setelah cinta Ten ditolak, kini peluang untuk Jaehyun mencoba mengisi hati Sooyeon. Beberapa hari ini gadis itu menerima pesan-pesan dengan nomor tak dikenal serta hadiah. Itu tak lain dari Jaehyun dengan menyamarkan namanya menjadi ‘Valentine Boy’. Joa tahu kalau itu Jaehyun, tetapi ia tidak mau mengatakan apapun kepada Sooyeon karena ia setuju kalau Jaehyun menjadi pacarnya.

Hanya modus.

Agar Taeil cemburu dan ia menerima cinta sepihak Joa.

Rumit? Seperti itulah.

Kembali kepada kisah cinta Jaehyun. Pria itu sengaja memancing Sooyeon agar mengetahui siapa yang mengirim pesan misterius kepadanya dengan mengajak Sooyeon bertemu ketika hari valentine. Karena berpikir bahwa ia perlu mengetahui pengagum rahasianya, Sooyeon membalas pesan Jaehyun yang isinya adalah ia menerima ajakan untuk bertemu saat hari valentine.

Tetapi.

Sooyeon-a, nanti berangkat bersama ya ke pesta ulang tahun Jaehyun sekaligus perayaan hari valentine di belakang Namsan! Gadis itu melupakan bahwa Jaehyun mengadakan pesta ulang tahun. Kalau Doyoung tidak mengajaknya, mungkin ia akan benar-benar lupa.

“Untuk : Valentine Boy

Maaf, aku tidak bisa datang. Temanku mengadakan pesta ulang tahun, sebaiknya lain waktu.”

Sabar untuk Jaehyun karena Sooyeon gadis yang tidak peka sama sekali, meskipun begitu ajakan Jaehyun tetap terealisasi bukan?

#10 Winwin

Begini cara Sicheng mendapatkan nama panggilan Winwin.

Pertama. Ketika turnamen ping pong kepala, kelompok Sicheng menang dari kelompok Taeyong cs. Sebabnya sangat sederhana. Meskipun hanya selisih 2 poin, itu menjadi kekalahan telak bagi kelompok Taeyong.

Saat itu Taeyong menjadi pemain terakhir dan semua orang tahu bahwa Taeyong adalah pria ‘topi’ karena kecintaannya menggunakan topi dimanapun kapanpun. Sicheng buruk dalam bermain ping pong kepala, tetapi kecerobohan Taeyong lebih buruk. Sulit mencetak poin kalau memakai topi. Akhirnya, kelompok Taeyong kalah.

Kedua. Ketika anggota Klub Neo digemparkan dengan kabar bahwa Sooyeon dan Sicheng telah resmi berpacaran. “Sicheng itu sedikit kikuk, kenapa bisa dia menggait princess kita?” Mulut Kun berkomentar.

Di rapat Klub Neo.

“Winwin bagus dalam tari tradisional China. Nanti ketika kita membungkuk, dia bisa melakukan salto.” Johny mengusulkan koreografi untuk penampilan Klub Neo pada projek selanjutnya.

“Winwin siapa?” Pertanyaan Ten mewakilkan pertanyaan seluruh anggota.

“Siapa lagi kalau bukan Dong Sicheng? Lebih enak kalau memanggilnya Winwin, menang menang.”

Wah, Johny sangat jenius.

#11 Tebak-tebakkan

Klub Neo punya cabang, memang bukan cabang resmi tetapi beginilah kebanyakan anggota memanggilnya. Salah satu cabang itu adalah Kelompok Junior, berisi anggota yang paling muda di antara anggota Klub. Ketua kelompoknya adalah Mark.

Mark bijaksana, sangat teratur, mengayomi, dan menjadi penghibur anggota yang lebih muda darinya.

Ada satu lagi tentang Mark Lee, si Ketua Kelompok Junior. Kebijaksanaannya terlihat samar ketika dia menjadi objek bully-an anggota lain. Seperti saat bermain tebak-tebakkan seusai rapat.

“Ini sulit, ko (hidung) apa yang besar?” Jisung memulai tebak-tebakkan.

“Ah, ini mudah. Meksiko. Cheonjae-ya.” Haechan menjawab dengan benar, semua orang terkejut mendengar jawaban dari pertanyaan sesulit itu.

“Jangan  terlalu dipikirkan, aku pernah mendapat tebakan seperti itu dari Kak Jaehyun. Sekarang giliranku kan? Mark Hyung menang di MotoGP.”

Aedeur-a. Tadi malam Marquez menang di MotoGP, apa kalian lihat itu? Aku, Yuta, dan Kun nonton bersama semalam.” Taeyong tiba-tiba menghampiri mereka.

#12 Moomin Renjun

Hari itu Renjun mencari Kun di ruang kelasnya tetapi tidak ada satupun orang di sana, hanya Sooyeon sendirian. Renjun pikir ia bisa menyatakan perasaannya sekarang toh dia sudah menyukai gadis itu semenjak bergabung dengan Klub Neo.

“Kak Sooyeon!”

“Eh Injun, ada apa? Mencari siapa? Sayang ya, semuanya sudah keluar kelas.”

“Aku mencarimu, ehehe. Kak, mau tidak menjadi pacarku?” Renjun blak-blakan menyatakan perasaannya.

“Begini Jun, maaf ya. Tapi aku tidak bisa denganmu soalnya kamu bukan tipe yang kusukai.”

“Apa yang kurang dariku Kak? Tampan iya, pandai menyanyi iya, apanya yang kurang?”

“Iya benar kamu itu hampir sempurna, tapi aku yakin kamu pasti lebih sering memperhatikan Moomin daripada aku sampai-sampai di kamarmu ada empat boneka Moomin. Hayo, kamu tidak bisa mengelak.”

#13 Jeno−Aku tidak

Pak Kris memasuki ruang kelas, seperti biasa dengan perawakan tampan namun galak. Hal yang seperti biasa pula dilakukan sebelum memulai pelajaran adalah menanyakan tugas yang ia berikan kepada murid-muridnya.

“Tugas terstruktur yang kuberikan sudah kalian bawa bukan? How it be? Haechan?”

Jega? Yes Sir!” Haechan maju ke depan, memberikan hasil kerjanya.

“Jeno?”

I’m done Sir!” Jeno juga maju ke depan.

“Chenle?”

Yes Sir.” Chenle maju ke depan.

 “Jeno!” Renjun memanggil Jeno dengan nada pelan tetapi ia tidak mendengarnya.

“Mark?”

Je? Of course yes Sir.” Mark maju ke depan dengan percaya diri terhadap pekerjaannya.

“Renjun?”

“Jeno!” Sekali lagi Renjun memanggil Jeno namun dengan nada yang tinggi, Jeno langsung menoleh.

“Apa katamu Renjun?” Pak Kris marah besar kepada Renjun.

Renjun membawa tugas itu sebenarnya, tapi Pak Kris terburu-buru berburuk sangka pada Renjun.

#14 Irit

Kisah cintanya Joa itu rumit.

Dan, akhirnya aku juga ditolak oleh Yuta.

Sasaran berikutnya Haechan.

Setelah Taeil dan Yuta menolak Joa, ia jadi sedikit bicara. Banyak yang merasa kasihan dengannya tetapi tidak bisa membantu. Mengenai Joa yang jadi sedikit bicara, tidak perlu cemas. Hal itu tidak berlangsung lama setelah Haechan membuatnya melting di pesta ulang tahun Jaehyun.

Bukan karena suka, memang sudah dari sang pecipta Haechan punya sifat peduli kepada siapapun. Joa saja yang mengambil hati kebaikannya, padahal tidak selamanya jomblo itu buruk.

Langkah pertamanya dengan mengirim surat. Joa mulai menulisnya ketika semua murid telah meninggalkan kelas.

Selesai dengan surat, ia segera memberikannya kepada Haechan. Rencananya ia ingin menaruhnya di loker Haechan−ruang Klub Neo.

Esoknya Joa sudah membayangkan akan bagaimana sikap Haechan kepadanya setelah mendapatkan surat itu. Tetapi yang diharapkannya justru tidak sesuai realita.

“Kak, aku bukan anggota kegiatan amal tetapi kenapa aku diberi surat undangan rapat kegiatan amal bulan ini?” Haechan menghampiri Joa yang ada di kantin bersama Sooyeon.

“Loh, harusnya kan surat cinta. Kok bisa, eh?”

“Seo Joa!” Park Chanyeol memanggil nama Joa dari kejauhan.

“Joa-si, kamu tahu bukan aku sudah pacaran? Kenapa memberi surat cinta ini?”

“Eh, bukan! Itu bukan untukmu, itu untuk Haechan!”

“Tapi kenapa di sini ditulis ‘Hai-Chan!’?”

“Iya ‘Hai-Chan’, Haechan maksudku! Suratnya tertukar.”

Jadi kesimpulannya, surat mereka tertukar karena warna amplopnya sama. Parahnya karena tinta bolpoin Joa sedikit lagi habis jadi ia menulis surat dengan irit.

#15 Kencan langka remaja

Jaemin masih remaja tetapi punya ketertarikan yang kuat terhadap seorang wanita. Ia sudah kencan dengan Hina tiga bulan yang lalu. Begini ceritanya.

Hina pernah bilang kalau dia ingin berkencan di sepanjang jalan dekat sungai Han. Tempat paling tepat untuk menghilangkan beban terlebih seorang pelajar disibukkan dengan banyak hal dan terkadang menimbulkan stres terlebih dia orang asing di Korea.

Jaemin punya ide bagus tentang bagaimana bentuk kencannya. Tidak akan ada lilin atau bunga yang identik dengan kencan.

“Hina, cepatlah!” Jaemin melihat Hina dari kejauhan kemudian menyuruhnya untuk cepat-cepat menghampiri Jaemin.

“Hai, rasanya segar ya? Apa yang akan kita lakukan?” Hina membuka topik pembicaraan.

“Ya, sangat segar. Emmm, kamu sudah pandai mengendarai hoverboard bukan? Kencan ini tidak romantis sih, rencananya kita akan berjalan-jalan di sini dan nanti akan kutraktir snak. Bagaimana menurutmu?”

“Aku suka, kita bisa lakukan itu. Boleh tahu alasannya?”

“Kita masih 16 tahun dan belum boleh mengendarai mobil, anggap saja hoverboard ini adalah mobil. Hehehe.” Hina beruntung sekali.

#16 Latihan Vokal

“Kira-kira siapa yang bisa mengajariku vokal untuk melatih nada tinggiku?”

“Zhong Chenle.”

Chenle sedang makan ramen di kantin. Anak itu sudah dimarahi oleh guru lesnya karena terlalu sering makan ramen. Katanya, usus Chenle bisa-bisa terlilit karena ramen. Tetapi apa daya anak seperti Chenle sedang mengalami pertumbuhan pesat dan bergairah dalam berbagai hal.

Mengabaikan tentang usus terlilit, Chenle kedatangan tamu spesial. Sooyeon meminta Chenle untuk mengajarinya−membentuk nada tinggi yang baik. Anak itu langsung menyetujuinya.

“Eh kalau boleh bertanya, kenapa ingin aku melatih nada tinggi untuk Kak Sooyeon?”

“Hmmm, tadi aku bertemu Doyoung. Aku juga meminta dia mengajariku tapi katanya lebih baik aku berlatih denganmu karena suara tawamu sampai 6 oktaf.” Chenle hanya cengar-cengir.

#17 Yaja Time

Setelah gagal dengan ‘Vroom Vroom’ terkutuk itu, Doyoung kembali membuat kegiatan spesial di sela-sela liburan. Beberapa anggota belum pernah mencoba pesta api unggun sehingga Doyoung berpikir untuk mengadakan pesta api unggun di malam hari sebelum tidur.

Haechan dan Jaehyun mengusulkan Yaja Time sebagai salah satu game saat pesta api unggun berlangsung. Tidak ada alasan khusus mengapa mereka menginginkan adanya Yaja Time, memang sudah hal wajib diadakan Yaja Time selagi seluruh anggota berkumpul. Sooyeon dan Joa juga turut dalam pesta api unggun tersebut.

“Lima menit, kita lakukan lima menit.” Chenle bersemangat seperti biasanya.

“Kau mau hidup hanya untuk lima menit?” Haechan mengisyaratkan tidak setuju dengan permintaan Chenle.

“Tiga menit, tiga menit cukup. Sekarang, mulai!” Jaehyun membuka Yaja Time.

“Hansol, nyanyi dong!” Sasaran pertama Ten.

“Ten, diamlah! Biarkan Hyung bicara dahulu.” Winwin ikut-ikutan.

“Winwin, berdiri! Katakan putus pada Sooyeon!” Suara Jisung yang menginterupsi Winwin membuat semua orang kaget.

Wae?”

Wo shi ni de gege! Biarkan kami kencan dengan Kak Sooyeon juga!”

Jangan takut Winwin, Jisung hanya bercanda. Jangan katakan putus padanya.

Ps: Member NCT memang banyak. Ekspektasi penulis yang ber-genre comedy akan lucu tetapi sepertinya enggak ya :’) Maaf sekali apabila tidak lucu :’) Atau bagi yang gak tau cerita itu maksudnya gimana, biarkan penulis menjelaskan.

#1 Moon dalam bahasa korea artinya Pintu

#2 Hansol lahir di Busan

#3 Nama Korea Johny adalah Seo Youngho

#4 Nama panjang Taeyong kalau dibaca asli bacanya ‘I Taeyong’ jadi kedengarannya mirip dengan Itaewon.

#5 Beberapa fans menyingkat nama Yuta dari Nakamoto Yuta menjadi Na Yuta

#6 Qian bukan marganya Victoria tapi Abi cuma tau kalo nama marga orang Asia Timur bisa dibolak balik jadi dia mikirnya Song Qian bisa jadi Qian Song

#7 Vroom Vroom pertama Doyoung di NCT Life Bangkok tidak berjalan mulus

#8 Ten artinya sepuluh dalam bahasa inggris dan kalian semua pasti tau kan?

#9 Jaehyun lahir di hari valentine

#10 Win artinya menang

#11 Namanya juga remaja, Mark sama Marquez cuma mirip nama depannya.

#12 Renjun bilang dia punya 4 boneka moomin di kasurnya

#13 Je dalam bahasa korea artinya Aku/saya dan No dalam bahasa inggris artinya tidak

#14 Haechan dan Chanyeol sama-sama ada Chan-nya

#15 Kangen Jaemin? Penulis kangen sama Jaemin jadi keinget Chewing Gum era dan era itu identik dengan hoverboard

#16 Di NCT Life ent.retreat, Chenle ketawanya keras kayak lumba-lumba

#17 Yaja Time itu singkatnya permainan dimana diantara kelompok itu yang paling muda pura-puranya jadi yang paling tua dan bisa melakukan apa aja untuk si tua yang menjadi muda.

Dan membutuhkan masukan apabila ada kaidah kebahasaan yang tidak sesuai. Sekian :’) ^-^

Advertisements

11 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Strony 17 (Drabble-Mix)

  1. Wow.. Cerita yang unik, apalagi tentang klub neo.. Yang paling lucu pas bagian bahwa klub neo punya cabang.. “cabang?” enatah kenapa lucu aja gitu sama kata tersebut.

    Nice fanfic

    Like

  2. Haloo hansekyung✋
    Hana disini~

    Wah aku baca ff kamu pas baru bangun tdur loh, msh blm melek sbnarnya tp waktu baca ff kamu lgsg melek beneran (?) /ini aku ngomong apa sih

    Ceritanya lucu kok, walau ada beberapa yg gak aku paham awalnya. Jd kyk cerita renjun yg lupa bawa pr, cerita taeil sm pintu, aku awalnya agak kurang ngeh sm ceritanya tp setelah baca a/n kamu…. Blam! Aku ketawa. Jadi intinya aku baru paham waktu kamu ngejelasin detail semua cerita di a/n😂😂
    Tapi ga semua cerita kyk gitu kok. Aku paling suka bagiannya jaemin, ceritanya manis bikin aku tambah kangen sm dia😢
    Cerita haechan yg suratnya ketuker jga lucu. Aku ngakak loh sumpah

    Maaf kalo komennya kepanjangan ya~ intinya, aku terhibur bgt sma ff kamu. Keep writing❤

    Like

  3. Halo hansekyung! Sebelumnya kenalan dulu ya, Ocha dari garis 02, salam kenal!

    Fiksi kamu moodbooster banget! Asli aku ngebayangin anak NCT main reality show yang ceritanya kayak gini hahaha. Yang aku suka sih pas bagian Itaewon, sumpah lawak abis!

    Koreksi sedikit ya;
    Ku kira → Kukira
    Istilah yang menggunakan bahasa asing seperti hyung, cheonbokki, hoverboard, dll itu sebaiknya diitalic

    Maaf kalo komentarku kepanjangan. Keep writing! ❤

    Like

    • Hai juga!^^ aku hansekyung 00 line baru first time bikin miix drabble xD iya waktu aku baca lagi ternyata ada kata yang lupa di italic dan ada typo juga setelah tanda tanya hehehe… makasih banget koreksinya ya^^ makasih juga udah baca^-^

      Like

  4. Hai kak Hansekyung, Ji hadir 😀

    Wah Ji suka banget fic ini, serius! Pagi2 tapi udah menghibur banget. Apalagi pas bagian Johnny, Winwin, Kun, dan Itaewon itu :’v Dan sebenernya aku bingung pas bagian Njun yang bolak-balik panggil Jeno, tapi entahlah aku kok malah ngakak ya? Trus pas baca author note-nya baru ngeh 😀 Tapi ini bagus banget, bener2 moodbuster!!!

    Keep writting kak Hansekyung ^^ Ditunggu karya selanjutnya ya :))))) Big laf dari Jiyo ❤

    Like

  5. Ngakak banget lobaca fanfic kamu ini.

    Sumpah nggak bisa berhenti ngakak pas Renjun bilang “Jeno!” , rasanya kaya aku baru menanh ngibulin Renjun deh hahaha. Nggak kuat bayangin wajah cengonya Renjun pas dibentak sama Pak Kris. Andaikan gue di situ pasti bakal gue ingat tu absurd moment.

    Yang lucu lagi pas Haechan bilang “Kau mau hidup hanya untuk 5 menit?” Asli tu si Haechan kaya mau nelen Chenle idup idup.

    Nice fanfic deh, ga bosen baca kalo ffnya comedy kaya gini.

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s