[NCTFFI Freelance] Suaranada Senja (Chapter 4)

Suaranada Senja#4

Angestita

Mark NCT – Nada (OC)

Jung Jaehyun (NCT 127)

PG – 13 II AU – HGTG – Romance

Chaptered

FF ini ditulis untuk menghibur. Tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan para tokoh. Tidak berniat untuk mengambil keuntungan dari penulisan ini. Tidak mencontoh karya penulis lainnya dan harap anda bisa melakukan hal yang sama.

4

Pagi ini ketika Nada baru sampai di meja kerjanya ada sebuah kotak hitam berbentuk lingkaran. Gadis cantik yang mengenakan atasan berwarna putih tulang itu, hanya mampu memandang bingung kotak cantik di hadapannya.

Setelah meletakkan tas yang dia bawa di atas kursi, Nada membuka kotak tersebut. Dia mengerjapkan mata beberapa kali, memastikan bahwa yang dia alami ini sebuah kenyataan. Memang terdengar lucu, tapi bagi Nada yang baru kali mendapatkan kejutan, berbeda.

Kotak itu dipenuhi bunga mawar berwarna merah muda yang masih terlihat segar kelopaknya. Mungkin baru saja dipetik pagi buta. Sisa-sisa embun pagi terlihat bergelayut di dalam beberapa lembar kelopak.

Perasaan wanita itu tercampur-aduk. Antara terkejut, heran dan curiga. Namun dia mencoba untuk tetap tenang. Dia harus tahu siapa yang mengirim satu kotak bunga ini padanya dan maksud dari si pengirim. Ketika tangan kanannya mengangkat tutup kotak, dipermukaan bagian dalamnya tertulis sebuah pesan.

Berbunyi, “Miss Nada yang terhormat. Semoga Anda menyukai bunga yang saya kirimkan. Dengan hormat, J.”

Satu, dua, …tiga detik!

Suara dengusan baru terdengar. Dia tidak tahu siapa yang dengan berani mengirim kotak bunga ini padanya. Dia tidak punya teman dengan nama J. Lagipula, dia juga tak tertarik. Dengan sedikit kasar wanita cantik itu menutup kembali kotak tersebut dan menyimpannya di dalam kolong meja.

Jadwal hari ini cukup padat, jadi, jangan salahkan Nada jika dia tidak sempat memikirkan bunga yang tadi padi dia dapatkan.

4

“Jadi, apakah ada pertanyaan dari yang saya sampaikan?” Nada bertanya setelah menyelesaikan penjelasannya di depan kelas.

Beberapa mahasiswa yang duduk dibagian belakang terlihat mulai berisik. Entah apa yang mereka bicarakan. Sembari menunggu mahasiswa yang mungkin ingin bertanya, Nada mengedarkan pandangan matanya ke seluruh penjuru kelas.

Tanpa sengaja tatapan matanya bertemu dengan sepasang manik hitam milik Mark. Ada senyum tipis yang tersungging di bibir Mark, membuat jantung milik Nada debarannya sedikit meningkat.

Mark Lee, masuk ke dalam mahasiswa pintar di kelas. Tidak pernah terlambat mengumpulkan tugas dan belum izin selama di kelasnya. Dia tergolong mahasiswa yang pendiam dan hanya aktif saat waktu-waktu tertentu saja.

Bagi Dosen lain mungkin itu adalah hal yang biasa. Tapi, di mata Nada semuanya berbeda. Mark sudah banyak menarik perhatiannya dan Nada suka dengan hal-hal yang berbau dia. Mark seolah pasir hisap. Sekali tenggelam dalam kelembutan yang pria itu tawarkan, kamu tak punya kemampuan untuk keluar. Kamu akan semakin masuk ke dalamnya. Tenggelam kian dalam.

Nada tersenyum lembut ke arah pria itu sembari perlahan melepaskan tatapan matanya. Melawan dorongan dalam hatinya untuk tetap diam dan menikmati gelombang lembut dari mata indah itu.

“Nada, sadarlah!” bantin si wanita berontak. “Dia mahasiswamu.”

Dia berdehem beberapa kali sembari memfokuskan kembali kerja otaknya. Sudah cukup larut dalam kelembutan yang Mark miliki. Sayang, walaupun demikian, letupan-letupan dalam hatinya kian meledak. Menghantarkan gelombang aneh yang mencuri konsentrasi.

Walau bagaimanapun, Nada harus mengontrol perasaan dan pikirannya. Dia harus professional. Saat ini Mark adalah mahasiswanya. Sebagai dosen, Nada dilarang memiliki perasaan lebih kepada salah satu mahasiswa apabila sedang di dalam kelas.

“Jika tidak ada yang bertanya saya anggap kalian semua paham. Saya minta kalian membuat makalah tentang Hukum Acara Makamah Konstitusi. Minggu depan sebelum pelajaran saya, semuanya sudah harus ada di meja saya.”

Helaan nafas terdengar memenuhi kelas. Nada hanya tersenyum kecil. “Baiklah kita akhiri kelas hari ini. Terimakasih kalian sudah datang dan jangan lupa tugas saya.”

Sampai tubuh milik Nada menghilang dari pandangan mata, Mark belum melepaskan tatapan matanya.

4

Malam minggu dimanfaat banyak orang untuk menghabiskan waktu di luar bersama orang-orang tersayang. Baik itu orang tua, sanak-saudara, atau pun kekasih hati. Sayangnya itu tidak berlaku untuk Nada.

Wanita muda itu memilih menghabiskan waktunya bersantai di ruang keluarga sembari bermain ponsel. Dia sedang membuka instagram. Sudah lama akun itu tidak dia buka. Ada dua ratus pemberitahuan yang masuk. Terakhir kali dia upload foto saat wisuda.

Maka dari itu dia ingin mengirim foto baru. Ada banyak foto yang dia ambil selama dia di Yogyakarta. Setelah melihat foto-foto yang ada di galeri ponselnya, Nada menemukan foto yang menurutnya bagus. Dia segera mengupload foto tersebut.

Instagram

Suaranada_Senja

Hapiness Delight

♥ 122

25 komentar

@JungJaehyun You are very beautiful

@MarkLee Tolong lihat dm, miss.

Nada terpaku melihat komentar yang baru masuk ke dalam postingannya. Beberapa detik dia hanya mampu mengerjapkan matanya. Dia tidak percaya Mark mengetahui akun instagramnya. Selama ini dia tidak pernah memberitahu siapa-siapa soal ini di Universitas.

Sedikit tergesa-gesa, Nada melihat Direct Message miliknya. Ada banyak pesan masuk dan pesan milik Mark ada di tempat paling atas. Dia segera membaca pesan itu dan setelah selesai membaca, Nada hanya bisa terdiam. Jantungnya berdebar kencang.

TBC

Advertisements

8 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Suaranada Senja (Chapter 4)

  1. Aku masih enggak rela Jaehyun suka sama Nada huwaaaaaaaaaaaa >. Gimana tuh maksudnya kotak setengah lingkaran?

    Btw kak, boleh tahu emailmu? Ji mau ngomong sesuatu /plakk (tapi ini serius)

    Liked by 1 person

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s