[NCTFFI Freelance] Dyre (Chapter 2)

Genre  : School Life, Friendship, Love, Comedy, Drama

Main Cast       : [NCT’s] Mark Lee, Johnny Seo, Jung Jaehyun, Jung Hana (OC), Choi Yora (OC), Yoo Raein (OC)

Sub cast          : Other NCT Members, SM Rookies, and others figuran

Rating : Teen

Summary        : Dyre is another word for love

[2.0 Choi Yora’ Story]

Pulang Bareng

.

.

.

Yora terlalu asyik berada dibalik tembok ruang musik yang lebih tepatnya adalah lobi sekolahnya. Hari sudah mulai gelap, tapi tangan kecilnya masih saja lincah mengusap-usap layar ponsel pintarnya. Sesekali ia tersenyum sesekali ia menutup mulutnya dengan tangan takut kalau-kalau ada yang mengetahui Yora sedang bersembunyi, oh bukan, dia kan sedang menguping pembicaraan Mark dengan Hana.

 “Kamu mau sampe kapan disini, Ra?” tanya seorang pria bersuara berat yang sukses membuat Yora kaget
“Ka Johnny?!” mata Yora membulat manakala maniknya bertemu milik pria bule yang berdiri didepannya
“Udah sore, loh, pulang yuk” ajak Johnny sembari refleks menganggukkan kepalanya
“Bentar kak, aku lagi nguping” kata Ynra tidak menghiraukan ajakan Johnny dan mendekatkan badannya pada ujung tembok ruang musik untuk lebih jelas mendengar pembicaraan yang bahkan sudah selesai setengah jam yang lalu
“Nguping siapa sih? Orang gak ada siapa-siapa” kata Johnny yang ikut mendekatkan badannya ke Yora

Badannya terasa sedikit berat, ia sadar ada yang menindihinya, sontak ia cepat-cepat bangun dan mundur kemudian membalikkan badannya melihat benda apa atau siapa yang membuat tubuh mungilnya barusan terasa berat. Johnny menatap polls raut wajah Yora yang tidak jelas antara mau marah atau malu karena ternyata Yora tahu bahw Johnny sedikit menindihi tubuh mungil gadis yang ia suka barusan.

Johnny adalah kakak sepupu Raein, sahabat Yora lainnya yang sama-sama sekolah ditempat yag sama namun ada dikelas yang berbeda dengannya dan Hana. Ia mengenal Ynra karena Ynra sering main kerumah Raein bersama Hana, yup, cinta Johnny bertepuk sebelah tangan setelah ditolak mentah-mentah oleh Hana setahun lalu, dan sekarang Johnny malah suka Yora, yang selalu sebal dengan tingkah konyol Johnny.

 “Ka Johnny ko masih disini sih, bukannya udah jemput Raein?”
“Dia udah pulang duluan gara-gara aku lama jemputnya, kamu sendiri kenapa belum pulang?”
“Jam berapa sih…astaga jam 6? Ih Hana parah baget lupain aku, aku pulang sendiri dong, huhu” kata Yora yang baru saja melihat jam tangah laki-laki yang ia pakai dipergelangan tangannya yang kecil itu
“Pulag sama aku aja, aku anterin sampe depan rumah deh, kalo perlu depan pintu, pintu kamar sekalian” ledek Johnny
“Ih apaan sih, kak” kata Yora memutar bola mata nya malas karena jengkel melihat tingkah pria yang lebih tua 3 tahun darinya yang kemudian memutuskan untuk kembali kekelas mengambil tasnya dan pulang
“Eh mau kemana? Ayo, aku beneran loh ini, kapan lagi pulang bareng orang ganteng?” tanya Johnny sembari menahan Yora dengan memegang pergelangan tangan Yora
“Apaan sih, kak, orang aku mau ambil tas dikelas” Yora dengan cepat terdiam disekon berikutnya saat ia sadar ada yang memegang pergelangan tangannya
“Eh maaf, refleks, yaudah kalau gitu aku tunggu dimobil ya” kata Johnny segera melepaskan genggamannya dan kabur saat Yora sukses membuat pria Seo itu takut dengan mata Yora yang melotot seperti akan melepaskan bola matanya dan melemparnya pada Johnny
“Siapa juga yang mau pulang bareng kak Johnny… eh kalo aku pulang sendiri, terus kalo ada yang nyulik, ah bodoh banget, tapi masa sam ka Johnny?” tanya Yora pada dirinya sendiri sambil beriidik geli membayangkan kalau memang mereka berdua ada didalam satu mobil yang sama
“Silahkan masuk, nona Choi” perkataan Johnny lagi-lagi membuat gadis yang bahkan belum genap berusia 18 tahun, tahun ini bergidik disamping pintu mobil Johnny yang Johnny bukakan untuk Yora yang terpaksa memutuskan untuk menerima tawaran pulang bareng dari Johnny

Disepanjang perjalanan Yora hanya bermalas malasan dengan menyandarkan kepalanya ke kursi yang ia duduki sembari menyetel lagu dari ponselnya yang ia dengarkan dengan menggunakan earphone. Sementara Johnny terus saja mengoceh, sesekali tertawa sambil terus memerhatikan jalan didepannya dan mengatur kendali mobil.

Johnny yang mulai sadar bahwa dari tadi ia hanya bicara sendiri lantas melirik kearah Yora duduk, tepat disebelahnya. Gadis itu hanya memasang muka datar sambil terus mengusap-usap layar ponselnya. Tanpa basa-basi, Johnny melepas paksa earphone sebelah kanan telinga Yora, yang membuat sang empunya –lagi-lagi–sukses memelototi pria kelahiran Chicago itu.

Untungnya perjalanan  dari sekolah menuju rumah Yora tidak memakan waktu yang lama. Jadi Yora bisa cepat-cepat turun dari mobil kakak sahabatnya itu dan masuk kedalam rumah karena ia sudah sangat lelah untuk diajak bicara. Ia ingin sesegera mungkin menuju kamarnya, memeluk guling yang sepereinya bergambar artis favoritnya, Moon Taeil yang sedari tadi ia lihat berita atau gambarnya diponselnya.

 “Kamu gak mau bilang apa-apa gitu sama aku?” tanya Johnny yang bergegas keluar dan bertanya pada Yora sebelum si gadis asli Korea itu masuk dengan cepat kedalam rumahnya
“Ah iya, makasih banyak udah nganter aku pulang ya, kak” kata Yora membungkuk dihadapan Johnny
“Yakin itu doang?” tanya Johnny mengangkat salah satu alisnya
“Apa lagi? Kakak mau mampir? Silahkan aja, tapi ngobrolnya sama mama ya, papa lagi keluar kota, aku juga udah capek banget, nih lihat kantung mataku udah menghitam” kata Yora memamerkan kantung matanya yang sudah menyerupai mata panda
“Aku mau ngomong sesuatu sama kamu, plis, kali ini aku serius”  ujar Johnny menatap serius manik Yora yang hanya terlihat setengah tertutup kelopak matanya karena sudah sangat mengantuk
“Iyaudah kalau gitu, ngomong aja” ujar Yora ikut terbawa suasana serius wajah Johnny
“Aku Cuma mau ngomng…kalau jangan lupa mikirin aku sebelum tidur dan jangan lupa kangen sama aku ya!” ujar Johnny dengan nada tinggi, bahagia
“Kak!” bentak Yora ditengah tertawaan Johnny
“Iya ada apa?” tanya Johnny yang masih tidak bisa berhenti tertawa
“Itu sama sekali ga lucu, TAU?!” sekali lagi Yora membentak, ia benar-benar jengkel pada Johnny, dan seakan sudah siap menyemprotkan umpatan-umpatan tingkat dewa kepada pria didepannya yang hanya memasang tatapan konyol padahal sudah membuat Yora kesal
“Aduh maaf deh, abisnya kamu keliatan capek banget gitu, aku cuma mau liat kamu tersenyum, sedikit aja, kok, beneran” ujar Johnny yang membentuk jarinya seperti huruf V
“Lupakan” kata Yora yang sekarang sudah masuk kerumahya dan menutup kasar pintu rumahnya
“Eh! Choi Yora kamu beneran marah sama aku?!” teriak Johnny
“Berisik tau ga kak, pulang gih sana, daripada aku panggil satpam, mau, aku paggilin satpam?” ancam Yora yang melongo sedikit dari jendela rumahya dan sukses membuat Johnny akhirnya masuk kedalam mobil dan segera melajukan kendaraannya menuju rumahnya
“Kamu lucu banget sih, Choi Yora, aku jadi makin suka sama kamu, awas aja, aku bakal bikin kamu juga suka sama aku” gumam Johnny didalam mobil yang sekarang sudah jauh meniggalkan rumah minimalis bercat abu-abu milik Yora

tbc

Advertisements

3 thoughts on “[NCTFFI Freelance] Dyre (Chapter 2)

  1. Mic test a a. This is yamakoo speaking. Sebelumnya makasih y, kupikir ff ku g ada yang komen. Eh ternyata ada wkwk. Komennya Bagus2 lagi

    Ngasih masukkan buat ff ku biar lebih Bagus. Sebenernya itu emang masih berantakan banget, aduh aku g tau deh kenapa bisa berani nitip post.

    Sekali lagi makasih banyak, aku butuh banget masukkan dari kalian. Ohya yang punya wattpad boleh difollow @yamakoo, disana ada dyre tapi yang versi edited. Nuhun~

    Like

  2. Whahaha njir om John pede amir :’v Jadi ngakak bacanya. Karakternya pas banget sama Om John, cuman di sini dia agresif banget. Habis suka sama Hana, eh gara2 bertepuk sebelah kuping, jadinya malah lari suka sama Yora -.,- Emang dasar cowok Chicago yg satu ini wajib dikasih belaian #krikk

    Oh ya kak, saranku sih, mending dialognya gk perlu di italic, biar bacanya lebih enak. Terus habis kalimat itu dikasih titik :))) Terus ada banyak preposisi yg salah di situ. Jadi aku agak gk nyaman bacanya, padah ceritanya seru loh 😀 Sebenarnya aku paling nunggu bagiannya jaehyun sih hehehe :’v

    Keep writting kak !!! ❤

    Like

  3. Aduh terharu aku tuh ternyata author tetap disini ada yang respect sama ff aku. Makasih sarannya y kak, jangan capek baca ff ku dan jangan capek Kasih saran juga hehe, sekali lagi makasih banyak!

    Like

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s