[Ficlet] Sinting Series : Taeil Masuk Angin

Written by Berly ©2017
• ᴥ •

—Taeil Masuk Angin—

Starring by NCT’s Moon Taeil, Winwin & OC’s | Genre : Comedy, Crack, Friendship, Romance | Length : Ficlet | Rating : PG

Related Story:

Sinting | Kegalauan Mark | Celana Silver Haechan | Gimbal | Percobaan Bunuh Diri |  Dua Sejoli

“—Demi celana boxer Sailormoon milik Hansol! Ekspresimu membuatku ingin muntah.”

Flashback Si Mbah Taeil di semasa hidupnya~

.

.

“Mooo ….”

“Mas Il! Kamu sangat tidak sopan!”

Taeil menggaruk-garuk tengkuk lehernya dengan mata melek-merem.

“Makanya, jangan sukanya pakai baju kurang bahan kalau lagi manggung! Baju bolong-bolong seperti itu kamu pakai dengan percaya dirinya. Aku sebagai pacarmu saja malu memandanginya!” Seorang gadis dengan roll-an rambut warna hijau tosca di ubun-ubunnya itu sedang sibuk mengoreskan tanda merah memanjang menggunakan koin dan minyak merk Yahuuut di permukaan kulit punggung Taeil.

“Tapi itu adalah baju model zaman sekarang, sayang. Itu adalah tuntutan pekerjaanku, kamu tidak bisa protes kepadaku begitu saja, dong.” Sambil kembali bersendawa dan mengerutkan dahinya malas, Taeil meraba-raba kulit lengannya yang ditempeli koyo rasa cabe merk Ten—atau merk John ya?—Taeil lupa sungguhan tentang merk koyonya. Tapi rasanya ia akan lebih sering berlangganan membeli dan menggunakan koyo merk itu seterusnya hingga akhir hayat, karena panasnya pas dan sangat meresap hingga ke lambung ….

“Mas Il, kamu itu habis makan apa, sih?! Sendawamu itu bau bangkai walang sangit, tahu?! Ih.” Gadis yang sedang memasang ekspresi garang itu pun menoyor-noyor pundak Taeil dari belakangnya.

“Wah, memangnya baunya sampai ke belakang ya, Ka? Mulutmu itu pedas sekali, sih, kalau lagi mengomel, sama kaya rasa koyo cabe yang sedang kupakai ini nih, duh … aw!” Taeil meringis, menggeliat karena tubuhnya merasakan sakit akibat goresan koin di punggung dari sang kekasih sangatlah keras dan tidak berperasaan.

“Kalau tidak salah, sih, tadi siang aku makan jengkol bakar dari keluarga Ji. Mereka membawa hasil panen dari Indonesia seminggu yang lalu, kemudian karena aku berbaik hati memberikan seekor bebek kepada mereka karena salah satu saudara mereka ada yang mengidam bebek panggang, akhirnya aku diberikan bingkisan tas brand mahal yang kuberikan padamu kemarin sebagai hadiah cuma-cuma, beserta tiga lusin risol mentah yang siap digoreng, dan lauk jengkol bakar yang spesial—kalau kata Tuan Ji.”

“Ah, jadi karena makan jengkol ya … pantas saja, Korri akhir-akhir ini menjauhimu, anjing kecil itu biasanya tidak ingin lepas denganmu, kan, tapi karena kamu bau seperti ini, dia jadi galau berkepanjangan di halaman rumah menunggumu yang tak pasti.”

“Iya Eka sayang, nanti aku gosok gigi sembilan puluh sembilan kali, deh, biar tidak bau lagi. Kamu jangan ngomel terus dong, ayo lanjutin ngerokinnya, punggungku merah tidak?” Ocehan Taeil terus menguar, membuat si jelita malas-tak-malas menjawab pasrah saja. Untung masih cinta.

Ting nong …

Bunyi bel rumah Taeil berbunyi, siapakah yang bertandang malam-malam begini ke rumah Taeil? Tumben sekali. Biasanya, sih, hanya kepala orang iseng yang mengetuknya. Tapi kali ini—

“Taeil Hyung!”

— tampaknya itu suara yang dikenal Taeil, alias Winwin.

“Sebentar, ya, sayang, aku buka pintu dulu.” Karena mendengar suara yang tak asing—suara teman kerjanya di agensi, akhirnya Taeil menunda kegiatan aduhai malamnya bersama sang kekasih hati (kerok-mengkerok maksudnya—hayooo jangan ambigu mikirnya).

“Ada apa, Win, datang malam-malam begini?” Taeil membuka pintu dengan keadaan tidak memakai baju atasan, dan mendapati Winwin sedang mengupil di beranda rumahnya.

Winwin melotot, lalu menutup matanya tersipu.

Ih. Menggelikan sekali ekspresi Winwin itu—seperti ekspresi bencong yang ada di perempatan “taman cabe krisis tapi eksis dan hawt” … (tempatnya sekitar 2km dari rumah Taeil). Taeil menyipitkan pandangan tajam ke arahnya, mengawasi kalau-kalau Winwin bakalan meper ke tembok rumahnya.

“Kenapa kau berekspresi seperti anak gadis yang sedang melihat pemuda tampan sedang toples, hah?! Demi celana boxer Sailormoon milik Hansol! Ekspresimu membuatku ingin muntah.”

“Ah, aku tidak apa-apa, kok, Hyung … ini bajumu untuk manggung besok lusa dari manajer. Kau sedang masuk angin, ya?” Winwin masih malu-malu memandangi Taeil, ia memberikan satu plastik yang di dalamnya terdapat baju berharga milik Taeil.

Oh, Winwin baik hati sekali datang malam-malam begini hanya untuk keperluan mengantar bajunya dari manajer dengan selamat. Pikir Taeil menghargai jerih-payah Winwin.

“O, begitu. Oke, makasih, Win.”

Brak.

Taeil menutup pintunya setelah mengucapkan terima kasih. Sementara Winwin hanya melongo, karena Taeil tak berbasa-basi apapun lagi padanya.

Tok tok tok …

Tak sampai dua detik berlalu, Taeil kembali mengerutkan keningnya, seraya membuka pintu rumahnya lagi, “Ada apa lagi?”

Winwin memasang senyum terpaksa dengan sedikit geram, “Ongkir-nya belum dibayar, Pak, ehe.”

Taeil berdecak. Akhirnya karena merasa kasihan, ia merogoh kantung celananya yang ternyata terdapat banyak recehan dan uang dollar di dalamnya, “Ini, kukasih kau receh saja, ya, Win.” Taeil memberikan uang dollar kepada pemuda berwajah imut itu.

Mata Winwin berbinar memandangi uang yang sudah berada di telapak tangannya. “Wah, kau kaya sekali, ya, Hyung! Dollar dibilang recehan?!”

“EH!? KEBALIK! KENAPA UANG RECEHNYA YANG MALAH DIMASUKIN LAGI KE KANTONG, TERUS GUE NGASIH DOLLAR KE ELU!?” Taeil mengambil uang dollar-nya dan memasukkannya kembali ke kantung, lalu menggantinya dengan uang recehan.

Winwin sedikit cemberut memandangi Taeil yang sangat pelit, “Mungkin itu efek masuk angin, Hyung?”

“Ih, kok, kamu tahu kalau aku masuk angin? Kan aku belum ngasih tahu ke kamu kalau aku lagi sakit.”

“Makanya, Hyung, kalau masuk angin, minum obat Tolak Mimi Peri, cuma 3 dollar, kok, harganya. Dijamin masuk anginmu bakalan sembuh buh buhh!” ucap Winwin sembari mengeluarkan produk yang mendadak ia asongi kepada Taeil.

Yeeeeeuh, malah promosi dagangan lagi ente di sini. Eh tapi seriuz itu bisa bikin masuk angin ini hilang, Win? Kok, mahal banget, sih, pakek uang dollar segala lagi ngehargainnya.”

“Iyalah mahal, soalnya ini obat ampuh banget! Ya gapapa, dong, numpang cari rezeki dan keberkahan. Apa lagi niat Winwin, kan, nolong Hyung … supaya Hyung bisa cepet sembuh dari masuk angin, bukan niat komersil, kok, ehe.”

Taeil berpikir sejenak. Sepertinya Taeil kemakan pengaruh jualan Winwin yang sangat jitu deh. Sampai akhirnya ia pun merelakan uang-uang dollar-nya lenyap diambil Winwin, hanya demi membeli obat Tolak Mimi Peri.

Selesai menyepakati jual-beli yang hampir membuat Eka jamuran menunggu Taeil tak kembali-kembali, akhirnya Taeil pun kembali ke ruangan tv bersama sebuah plastik bening yang ditentengnya.

Eka yang penasaran dengan barang yang dibawa Taeil pun mengambil apa yang sedang digenggam oleh Taeil, “Winwin ngasih apa itu, sayang?”

Oh, ini. Dia nganterin baju buat manggungku besok lusa, dan nawarin obat masuk angin yang katanya itu adalah obat jitu buatku. Sehabis selesai dikerok, aku mau minum obat itu.”

“Tolak Mimi Peri? … Dan … baju rombeng-rombeng macam apa ini?!” Sontak Eka membulatkan kedua matanya tak percaya. Masa manggungnya pakai baju model rombeng-rombeng dan bolong-bolong begini lagi, sih?!

Yah. Mau bagaimana lagi kalau memang baju rombeng-rombeng itu adalah sebuah tuntutan pekerjaannya. Taeil harus menerimanya saja dengan lapang dada, demi sebutir nasi dan sebongkah berlian untuk Eka. Ia rela masuk angin berkali-kali, itu supaya Eka bisa makan, kok.

“Makan tuh Tolak Mimi Peri! Aku pulang, capek ngerokin kamu terus kalau bakalan masuk angin lagi nantinya!” sembur Eka tak tahan karena malu.

Brak.

Hidup tak seindah ekspektasi … Taeil harus menerima semua ini. Dengan lapang dada …. Harus.

Eh, iya. Kan ada Tolak Mimi Peri dari Winwin. Setidaknya Taeil bisa sembuh kali ini dengan meminum obat tersebut, kan?

fin.

Kabur, sebelum digebuk budir. ehe.
Just for your information : Gambar kemasan “tolak mimi peri”nya adalah model tereksotis mimi peri sepanjang masa.
Maaf kalau ada kata-kata yang menggelikan, yha, lagi khilaf buat beginian.
Yaampun, tulisanqu maqin qesini maqin-maqin unfaedah /_\
Sekian.

Advertisements

16 thoughts on “[Ficlet] Sinting Series : Taeil Masuk Angin

    • Biarkan mba Eka berjelajah ria dulu di dalam dunia fiksi ehe. /apasiber/
      Makasiiiiih mba incess udah mampir kemariii~ ditunggu seo fams series berikutnya lho /uhuk. eheee, kode keraz/
      (dibuang)

      Like

  1. “Flashback Si Mbah Taeil di semasa hidupnya~” <<< kalimat opening aja udah bikin salto sambil makan krupuk nih HA HA HA TERKUAK SUDAH MBAH TERNYATA UANG PESUGIHANMU BERASAL DARI MINYAK TOLAK MIMI PERI ((sembah sujud))
    asli ini lawak parah kaber, kayanya emang pengen banget ngebalikin simbah dari alam baka tapi GAGAL MANING. ((digebuk))
    tolong aku bayangin kaeka pake roll rambut terus nyanyi "apado gencanaaa saranghagi ttaemune……" sambil ngerokin simbah HA HA HA pengen ketawa tapi kayak ngelamak gitu ya XD XD

    "… Taeil harus menerimanya saja dengan lapang dada, demi sebutir nasi dan sebongkah berlian untuk Eka." <<< kaeka @janedoe319 jangan lanjutin hubunganmu sama mas il, dia bisa beli sebongkah berlian tapi beli nasi cuma sebutir………
    DUH GUSTI, AWTAEIL WITH BAJU JALA-JALA AKAN SEGERA KAMBEK BERSAMA NCT127 BULAN JUNI NANTI YA GENGS!

    muehehehe, keep writing as always kaber! ❤

    Liked by 1 person

    • Halo dooon, salto sambil makan kerupuk yha. anjay. Winwin sama Xiao harus nyobain gaya baru itu jugak don mestinya xD.
      —Tolong aku bayangin kaeka pake roll rambut terus nyanyi “apado gencanaaa saranghagi ttaemune……”— << Nah ini dia… ber juga ngbayangin gini kok ngakak yha. /lalu sungkem ke mbaeka/
      —-kaeka @janedoe319 jangan lanjutin hubunganmu sama mas il, dia bisa beli sebongkah berlian tapi beli nasi cuma sebutir………—- anjay don! kamu bener juga! XDDD ngakak asli.
      DUH GUSTI, AWTAEIL WITH BAJU JALA-JALA AKAN SEGERA KAMBEK BERSAMA NCT127 BULAN JUNI NANTI YA GENGS! (2)

      Makasih banyak ponakan om John yang cimit sudah mau mampir!!! Keep writing juga buat dirimu yhaaaaaaaaaa ❤

      Liked by 1 person

  2. Kaber, untuk pertama kalinya aku kepingin lempar meteor ke kaber. Sumpah, dari awal udah ngeh sama “otaknya” simbah. Setengah baper soalnya ini cuma flashback, soalnya simbah kan sudah mati ya HAHAHA setengah geli juga bayangin dia dikerokin 😀 Ternyata cogan juga bisa masuk angin wkwkwkwk Eh tadi juga ada kata “Seriuz” => ‘Z’ nya itu loh yang bikin ngakak :v Ini lucu sekali kaber, beneran. Gak bohong. Dan sebenernya aku udah baca ini dari kemarin sih, cuma mager mau komen, ditambah keadaan sudah malam dan saya mengantuk //plakk//pulang Ji

    Itu apaan bawa-bawa tolak angin mimi peri. Winwin pake promozi zegala. Sempat bayangin mukanya dia pas malu gegara ketahuan ngupil itu aduuuuuuuuuuuuuuh kok jadi mual sendiri ya? wkwkwkwk

    Percayalah kaber, meskipun kepsloknya cuma sedikit, tapi sebenernya aku terhibur banget puasa-puasa baca kek ginian hahaha. Keep writting Kaber~ Big laf ❤ ❤ ❤

    Liked by 1 person

    • Halo Jiyooo wkwk, ber berasa manggil Jiyo twice ih /plak/
      Wah, lemparkan saja meteor itu nak :”), orang2 yang bikin series ini memang patut ditenggelamkan oleh cinta para oppa /ga/
      Wah, makasih banyak ya sudah mampir dan meninggalkan jejaknya xD senang bisa menghiburmu. Btw ber belum sempet menjelajah-menjelajah lagi nih huhu bikos sedang makanin tugas analisis sama proposal (: /nan gwenchana/ nulis ini aja ngebut aneh gitu karena saking qangennya ngetik ff lagi…. /gausah curhat dong ber/ ehe he he…..
      Keep writing for you too yaaa Jiyo! ^^ ❤ Selamat, kamu abis baca ini pulang bisa bawa oleh-oleh 1 lusin Tolak Mimi Peri, yha. /plak/

      Like

  3. ternyata cogan bisa masuk angin juga WKAWWKAWKA XD

    duhh sumpah ya tampangnya si Winwin tolong dikondisikan pas liat Taeil topless-an

    atau jangan” /.\
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .

    Jangan” Winwin tersangka kasus pesta G*ay di Kelapa Gading /dibacok/

    and why oh why kak ber :’v
    Mimi Peri disangkut pautkan disini?! :’v
    mungkinkah nntinya Taeil suka sama dia?! *kuharap iya!* /dihajar/

    dah itu aja yg mau ku bilang :v
    ku mau kabur dlu kak :v
    paypay ~ :v
    #sekianterimadonatcoklat *PUASA WOY!* /ditendang ke kolam piranha/

    Liked by 1 person

    • Wah, bisa dong, cogan juga manusia xD
      (Jangan” Winwin tersangka kasus pesta G*ay di Kelapa Gading /dibacok/) << Ini perlu dikutipin jangan?! kok ber mau ngakak tapi gimana gitu bhahahak
      Makasih banyak Rio sudah mampir ke lapak receh ini yha! Have a nice day! :")

      Like

  4. INGIN BERKATA SANGAT HALUS TAPI LAGI PUASA TAKUT BATAL…

    SIYAL
    SIYAL
    SIYAL
    SIYAL
    SIYAL

    KUALAT INI GEGARA SERING MENISTAKAN OM JOHN INI…

    @berlyvirgiyani @angelinatriaf @thehunlulu anak-anakku, sekarang itu bulan ramadhan.. Jadi, kurang-kurangin lah berbuat dosa. Durhaka kalian sama simbah. Ga diikutsertakan lagi dalam acara pesugihan simbah nanti. Ga dikasih warisan kalian sama simbah :”))

    Liked by 2 people

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s