[Taeil’s Birthday] Pria dengan Banyak Bunga

Angelina Triaf ©2017 Present

Pria dengan Banyak Bunga

Taeil & OC | Fluff | G | Ficlet

0o0

Kadang aku tak habis pikir kenapa kau selalu menanyakan hal-hal aneh yang tidak masuk akal, Taeil. Aku tahu kalau dirimu itu tipe pria yang terlalu baik dan tak pernah ingin membuat orang lain tidak nyaman. Tapi, sungguh, ucapanmu yang seperti itu selalu membuatku ingin tertawa.

“Bahkan jika aku tidak tampan? Kau tetap suka padaku?”

Terhitung bisa sampai ratusan kali dirimu bicara begitu, membuatku hafal dengan sendirinya tiap kali kau akan mulai mengungkit hal itu.

“Aku tahu kau adalah pria paling tampan dalam kelompok mainmu.”

“Bagaimana kau bisa tahu?”

Kurasakan tangannya menyentuh jari-jariku, memainkan kuku panjangku yang tanpa sengaja kurawat lantaran malas memotongnya―lebih kepada sering lupa, sih.

“Bahkan kau adalah pria paling tampan dalam divisimu,” kataku, tentu saja berhasil membuat Taeil kaget untuk sesaat.

“Wah ….” ia menghela napas beberapa kali, entah ingin bicara apa padaku. Tak lama, sampai kurasakan deru napasnya semakin dekat dengan wajahku, sepertinya ia sedang menatapku tepat di kedua mata. “Kau yakin kalau dirimu tidak dapat melihat? Kenapa sekarang aku jadi ragu, ya?”

Tawa yang ingin kukeluarkan urung begitu mendengar pernyataan tersebut. Aku mengangkat tangan kananku, meraba udara untuk kemudian menemukan pipinya. Tangan Taeil ikut memegang tanganku. Untuk beberapa saat, aku seperti bisa mendengar detak jantungnya.

“Kenapa kau tak percaya padaku?” tanyaku, masih memasang senyuman yang sama.

“Ya … kautahu, kau itu bahkan lebih normal daripada orang normal, sayang.”

“Uh, sejak kapan kau memanggilku sayang?”

“Ayolah, jawab pertanyaanku.” suaranya sedikit merajuk, padahal setahuku Taeil tak terlalu suka bertingkah imut di depan orang lain. “Bagaimana kau tahu kalau aku ini tampan?”

Walau terkadang ia bisa jadi sangat kekanakan, tapi entah kenapa aku justru tak bisa berhenti mencintainya. “Karena ada banyak bunga di sekitarmu.”

“Apa?”

Mungkin aku memang tak bisa melihat ekpresi apa yang sedang Taeil tunjukkan setiap hari, tapi nada bicara, detak jantung dan juga instingku selalu tepat dalam membaca situasi. “Menjadi tunanetra selama tujuh tahun membuat indra lain dalam diriku jadi berfungsi, Taeil.”

Tak ada respons darinya, jadi aku kembali melanjutkan. “Dalam penglihatanku, dirimu itu adalah sosok pria di mana di sekitarmu terdapat banyak bunga. Warnanya merah muda dan sangat cantik, seperti sakura. Jadi, kusimpulkan saja bahwa kau itu tampan.”

Moon Taeil, aku bertemu dengannya enam tahun lalu. Saat itu aku masih begitu lemah dan belum bisa menerima takdir.

Tapi, ia seperti malaikat yang datang dan membuat hari-hariku penuh warna dalam kegelapan ini. Mencerahkan hidupku, dan selalu membuat hatiku hangat.

“Wah … hatiku jadi sangat tersentuh, kautahu?” nada suaranya yang merendah membuatku tahu kalau ia berkata jujur. Sepertinya aku membuat dirinya sedikit syok.

“Jadi, jangan pernah menanyakan hal konyol semacam itu lagi, ya? Karena aku sudah bosan menjawabnya. Lagi pula, mau tampan atau tidak, selama aku cinta aku bisa apa?”

Ucapanku yang tadi sebenarnya serius, tapi Taeil justru tertawa kencang dan sibuk mencubiti kedua pipiku―katanya gemas. Bisa jadi ia kini tengah menutupi rasa gugup dalam dirinya.

Ah … padahal Taeil sudah tua, tapi kenapa masih manis begini, sih?

FIN

Advertisements

2 thoughts on “[Taeil’s Birthday] Pria dengan Banyak Bunga

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s