[Ficlet] Candaan Basi Haechan

Candaan Basi Haechan

Berly Lm ©2018

1.

Tangan kanan gadis remaja bermarga Jung itu meraba kuncir rambutnya, lantas menggerai, bermaksud untuk merapikannya dengan bersisir ria menggunakan jemari. Siang ini cuaca panas sekali, membuat gadis itu tak betah dikuncir panjang, alhasil ia menyepol rambutnya asal-asalan saja, lalu lanjut mengerjakan tugas-tugas dari Guru Hong di kelas.

Di belakangnya terdapat sosok yang kini malah melamun jauh karena semerbak harum shampo milik Mika Jung—nama lengkapnya.

Hmm … wangi strawberry, batin seorang remaja laki-laki.

“Renjun! Psst! Hey!” bisik Haechan di bangku sebelah laki-laki yang membatin tadi, namun Haechan tak digubris.

Renjun senyum-senyum sendiri, sampai Haechan tahu-tahu menoyor dahinya, “Hey, sleting celanamu belum dinaikkin tuh,”  kata Haechan.

Mika mendengar dan menolehkan pandang ke belakangnya lantaran—mungkin sedikit risih. Buru-buru Renjun melihat ke arah ritsleting celananya!

Seketika runtuh lamunan indahnya tentang Mika, karena dendam kesumatnya terhadap Haechan. Ia baru saja kena jebakan batman.

Kera Haechan itu benar-benar sialan!

“Renjun, boleh aku pinjam penghapusmu?” Mika berbicara seraya menahan tawa yang tak kentara.

O, Renjun kira Mika mau berkomentar tentang ritsleting atau candaan basi milik Haechan, atau … ahh sudahlah!

“B-boleh.”

.

2.

Jeno sedang dalam posisi siap bersama tongkat baseball-nya di lapangan sekolah. Latihan rutin baseball dalam bidang non-akademik adalah salah satu kegiatan yang Jeno minati di sekolah.

Jeno! Jeno! Jeno! Jeno fighting!

Remaja laki-laki itu bisa mendengar suara teman-teman perempuan bersorak-sorai meneriaki namanya dari kejauhan. Rasa percaya diri Jeno begitu membara kini!

Hingga … entah dari mana tahu-tahu sosok Haechan muncul melewatinya sembari membawa dua gelas es teh manis yang terlihat segar. Sebelum berlalu, Haechan sempat membisikkan sesuatu kepada Jeno.

“Jeno, celanamu belum disleting, tuh.”

Jeno melirik sinis Haechan yang langsung berlalu sembari tersenyum menjengkelkan. Huh?!, tentu saja ia tidak akan terkena jebakan batman semacam itu. Candaan basi dari Haechan tidak akan membuatnya tunduk di lapangan!

Tak berapa lama kemudian, Mika Jung, si manis—kalau kata Jeno—lewat di sampingnya. Wangi strawberry dan aroma roti piza menyebar di sekeliling gadis remaja itu, karena Mika sedang membawa dua roti piza di kedua tangannya, membuat Jeno terpikat dan terpukau akan eksistensi tersebut.

Mika berhenti melihat Jeno, lalu membisikkan sesuatu secara privasi, persis seperti apa yang Haechan lakukan beberapa detik yang lalu.

“Jeno, celanamu belum disleting, tuh,” kata Mika, membuat Jeno keheranan.

“Mika, kemarilah!” teriak Haechan di pinggir lapangan yang terhalang sekat jaring-jaring, Haechan sedang duduk di sana menunggu Mika datang membawa roti pizanya. Kemudian Mika berlalu, setelah sebelumnya gadis pemilik senyum manis itu mengucapkan, “Semangat latihannya, Jen!”

Jeno menunduk melihat ritsleting celananya. Kedua pipinya memerah.

Shit. Kali ini bukan candaan basi. Tapi betulan!

.

3.

Buah jakun Na Jaemin bergoyang, ketika ia meneguk cairan bening dingin di sore hari yang terik ini. Rencananya remaja laki-laki itu ingin mengambil sepedanya di parkiran sekolah, lalu cepat-cepat pulang dan tidur di rumah, kabur dari segala hal yang melelahkan di sekolah.

“Jaem! Mau mengambil sepeda, ya? Ayo bareng!” Suara Haechan merasuki telinga Jaemin dari kejauhan, membuat aktivitas meneguknya terhenti. Kini Jaemin melihat ada Haechan dan Mika sedang berjalan bersama. Mereka berdua sudah resmi pacaran?

Haechan pun merangkul pundak Jaemin, lalu mereka berjalan sejajar.

“Jaemin, kata Mika Jung kamu ganteng sekali,” suara Haechan memulai kembali percakapan.

“Masa, sih? Emang iya, Mik?” Jaemin menyahut, lantas menanyakan kebenaran ucapan Haechan pada Mika.

“Iya,” singkat Mika sambil tersenyum malu-malu.

“Makasih, Mik,” Jaemin berterimakasih.

Mika diam.

“Jaemin, kata Mika Jung senyuman kamu maniiiis banget, kaya macaroon rasa anggur,” ucap Haechan lagi.

“Ah biasa aja,” timpal Jaemin, sok cool—kegeeran yang minta ditimpuk.

Mika masih diam saja sambil senyum-senyum.

“Jaemin, kata Mika Jung kamu tinggi sekali dan berisi, pasti kamu akhir-akhir ini sering berolahraga!” Haechan mengendus bau badan Jaemin sejenak, “Dan meski hari sudah sore, tapi kamu masih wangi cokelat Jaem!” ucap Haechan lagi.

Jaemin menatap Haechan heran. Ada apa dengan tingkah dua kucrut ini? Jaemin kembali melirik Mika yang tak mau melihat ke arahnya sedaritadi, “Makasih ya, Mik.”

“Sama-sama,” kali ini Haechan yang menjawab.

“Tapi, dari mana kamu tahu kalau Mika bicara seperti itu, sedangkan Mika saja sedaritadi diam, Chan?” Jaemin bingung.

“Lewat telepati,” jawab Haechan dengan mimik wajah serius seraya menepuk sebelah pundak Jaemin.

Jaemin berhenti dari jalannya, ia melongo melihat punggung Haechan yang sudah menghampiri sepeda.

“Jaemin,” kali ini Mika yang memanggil.

“Iya, Mik?”

“Awas, celanamu ….”

“—Sletingnya udah aku benerin, kok,” Jaemin siap siaga kalau akan diberi candaan.

“Ah, bukan. Itu loh, celana kamu basah,” Mika senyum-senyum sendiri sembari menyusul Haechan yang sudah naik sepeda.

Jaemin menunduk ke bawah memperhatikan celananya …

Apaan basah sih??? Dasar dua cecunguk kurang kerjaan!

“Jaemin! Ganteng sih boleh, tapi jangan ngompol di celana! Malu diliatin temen-temen sekolahan, ah,” Haechan menimpali, Mika naik di sepasang pijakan roda belakang sepeda Haechan dengan senyum yang mengembang, “Aku duluan, ada perlu sama Mika, dah Jaemin!”

“Jaem, aku ngomong gitu disuruh sama Haechan, lho! Tapi yang soal kamu ganteng dan manis, Haechan gak bohong, kok! Kamu memang ganteng dan manis!” Mika senyum sambil melambai-lambaikan tangan kepada Jaemin.

Jaemin sangat menyayangkan, Si Cantik Mika kini berkelakuan garing dan tidak jelas seperti Haechan, shit, keadaan yang kejam bagi dunia saat ini. Tapi … oh, barusan ia benar dipuji tampan ya sama Mika. Jaemin nyengir perlahan.

Ia tak sengaja meraba-raba pantatnya yang dirasa seperti basah, nyatanya celana Jaemin memang basah—basah di belakang! Jaemin langsung ingat kalau tadi Mika membawa botol minuman juga! Sial, sore ini ia dikerjai dua kera itu!

.

.

.

Fin

Not really my comeback, but, congratulations for NCT Debut and comeback in 2018!!! I’m so excited! Dan yang Na Jaemin ganteng, ya penulisnya juga gak bohong nulis itu hehehe. Yasudah segitu dulu cuap-cuapnya, saya tahu ini receh, enjoy dan pyong! 

Advertisements

10 thoughts on “[Ficlet] Candaan Basi Haechan

      • aku hampir lupa kalo aku ngutang komen astaga
        btw ber, ini
        BIKIN PANIK TAU
        BAYANGKANLAH ANAK COWOK DIBILANG RESLETINGNYA GA KEKANCING MAKSUDNYA GIMANCE
        bisa ae lu chan.
        tapi yg di bagian jaemin itu mengapa ada konspirasi/? haha
        keep writing mbak ber ditunggu fic-fic sedeng lainnya hoho

        Liked by 1 person

      • Hehehe emang bikin panik ih kak Liana, cewek juga gitu kadang gelagatnya, sama kaya cowok, kalo resletingnya diliat orang belum ketutup wkwkwk. Makasih ya kak liana udah mau mampir baca fic receh ini. Di bagian Jaem kan candaan resleting udah basi banget gitu kak, si ecan sering nyebar itu di sekolaan, terus yang ngompol itu ceritanya inovasi baru ecan, kerjasama sama mika lol xD

        Like

  1. Kujadi ingin mengeplak haechan pake kasih sayang. Si mika juga diem2 gaada bedanya kayak jaemin duuuuh jadi kepingin timpuk tapi aku sayang haechan /apasih

    Iya jaemin ganteng kak. Sanngat ganteng. Entah aku harus komentar apa lagi sama duplikatnya dilan itu yawlah terimakasih udah nyiptain dia haha

    Btw, kangen kakber 😘 Maaf kaber komenku gaje haha mana gaada titik komanya lagi. Semoga gak puyeng

    Liked by 1 person

    • Jiyo! Aku juga kangen hehehe, sebelumnya makasih ya udah mampir dan komentar, aku udah lama writers block karena sibuk, tapi sekarang karena terlalu gemes sama nct 2018, jadi akhirnya nulis ff lagi deh wkwk /curhat nonfaedah/, anyway, have a nice day Jiyo! 😉

      Like

  2. ASYEMMM WKWKWKWKWKWKKW

    SA AE HACEHAN “EH CONG RESLETING LU KEBUKA” ANJAI SIAPA YANG GA KAGET ASTAGHFIRULLAH TAUBATLAH WAHAI MANUSIA :”)
    aseli ngakak wkwkwkwk ‘kucrut’ ‘cecunguk’ asyique kaber aku punya dua kosakata baru buat ngatain temenku /GA/

    tetaplah menjadi pemuda sableng wahai haechan, tapi renjun jangan……nanti kak jane ilfeel /krik/

    DAH SEGITU AJA KABER WKWKWKWK KEEP WRITING!!! ❤

    Liked by 1 person

Feedback Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s